Berita Terbaru :
Diseruduk Avansa, Ibu Anak Tewas, Ayah Kritis
BPJS Kesehatan Akan Kembalikan Selisih Kelebihan Iuran Bulanan
ITS Bagi - Bagi Nasi Bungkus Gratis Untuk Driver Ojol
Puluhan Warga Binaan Lapas Kelas 2B Ngawi Bebas
Setiap Hari RS Unair Menghabiskan 100 APD
PWI Lamogan Bagikan Ratusan Masker ke Penguna Jalan
Alhamudillah, 8 Orang Pasien Positif Corona Asal Magetan Sembuh
Dampak Corona Ratusan Narapida Kelas 2B di Probolinggo Bebas
Opresi Pekat, Puluhan Tersangka Kasus Kriminal Ditangkap Polisi Lumajang
OJK Mendorong Semua Industri Keuangan Membantu Meringankan Beban Masyarakat
Petugas Periksa Kesehatan Warga yang Masuk ke Jatim
Razia Kost, Amankan Satu Pasangan Bukan Suami Istri
Dishub Larang Bus Menaikan dan Menurunkan Penumpang Sembarangan Tempat
Meninggal Dunia Mendadak di Teras Rumah, Warga Panik Kawatir Corona
Belajar di Rumah Diperpanjang Sampai Dua Minggu ke Depan
   

Jelang Pilkada, Polisi Amankan 2 Residivis Pengedar Upal
Tapal Kuda Dan Madura  Rabu, 12-02-2020 | 16:06 wib
Reporter : Felli Kosasi
Jember pojokpitu.com, Tim Reserse Kriminal Polres Jember berhasil menangkap 2 orang residivis pengedar upal di wilayah Kabupaten Jember. Dari tangan pelaku, polisi berhasil menyita ratusan lembar uang palsu pecahan 100 ribu dan 50 ribuan.

Peredaran uang palsu di Kabupaten Jember akan terus ditekan, karena menjelang Pilkada Bupati tahun 2020 rawan penyebaran upal yang digunakan untuk money politic. Kabupaten Jember merupakan salah satu daerah yang akan menggelar Pemilu Kepala Daerah tahun 2020.

Kasus kriminal klasik yang muncul di antara momen tersebut adalah pengedaran uang palsu yang ditengarai untuk money politik.

Fakta ini terbukti dengan tertangkapnya 2 orang residivis pengedar uang palsu, yang masing-masing pernah menjalani hukuman. Berkat kerja keras Kepolisian Resort Jember, 2 orang residivis pengedar uang palsu diamankan  dan menyita uang palsu bernilai 100 ribuan dan 50 ribuan dengan total Rp 16 juta.

Dua orang pengedar uang palsu tersebut diketahui bernama Tekno Axel Syahputra, warga Kecamatan Puger, Jember, dan Sunarso, warga Jenggawah, Jember.

Para tersangka ini mengaku mendapat suplai dari pelaku pencetak uang palsu yang tinggal di Pulau Madura. Modus transaksi yang dilakukan, kedua tersangka yakni membeli dengan perbandingan.

Kepada orang asal Madura, mereka membeli dengan 1 : 5 (1 uang asli 5 uang palsu), sedangkan menjualnya 1 : 4 (1 banding 4).(end)

Berita Terkait

Jelang Pilkada, Polisi Amankan 2 Residivis Pengedar Upal

Coba Coba Buat Upal, Perangkat Desa Dijebloskan ke Bui

Jelang Lebaran, Polisi Gencar Razia Upal

Pengedar Upal Lewat Facebook Mulai Diadili
Berita Terpopuler
Total 6 Orang Positif Covid-19 Asal Magetan Sembuh
Kesehatan  6 jam

Belajar di Rumah Diperpanjang Sampai Dua Minggu ke Depan
Pendidikan  4 jam

Cegah Virus Corona, 1.262 Napi di Jatim Dibebaskan
Hukum  6 jam

Kejaksaan Ngawi Pastikan Telah Ada Kerusakan di Jembatan Gempol Baru
Peristiwa  9 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber