Berita Terbaru :
Interpelasi Dinilai Sangat Prematur dan Bukan Kewenangan Komisi C
Sekolah Mulai Sosialisasikan Pembelajaran Daring Untuk Siswa Baru
Timbul Kritikan, Program Kartu Prakerja di Jatim Dihentikan
RDP Soal Program BPNT Memanas
Pemkab Bojonegoro Siapkan 1.000 Tangki Air Bersih Atasi Dampak Kekeringan
Harga Hewan Kurban Naik Jelang Idul Adha
Ratusan Warga Gelar Aksi Protes Pembangunan Double Track Tanpa Underpass
Akhirnya Bapak-Anak Kompak Tinggal di Penjara Karena Maling HP
Wisata Tematik Beiji Park Gelar Simulasi New Normal
   

Kembalikan Ekosistem Pasca Kebakaran, Pemkab Lumajang Tanam Ribuan Pohon
Rehat  Rabu, 12-02-2020 | 00:04 wib
Reporter : Achmad Arif
Selain menanam pohon, mereka juga melepas liarkan puluhan ekor burung endemis semeru. Foto Achmad Arif
Lumajang pojokpitu.com, Untuk mengembalikan ekosistem, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Pemerintah Kabupaten Lumajang bersama ribuan komunitas pecinta alam menanam ribuan bibit pohon di 4 lokasi bekas kebakaran di Gunung Semeru, Senin (10/2) siang.

Kegiatan ditengah guyuran hujan, dengan melakukan penanaman bibit pohon di 4 lokasi Gunung Semeru. Penanaman pohon dilakukan, setelah gunung api tertinggi di pulau Jawa itu diterpa bencana kebakaran hebat beberapa bulan lalu. 

Sedikitnya, 9 ribu lebih bibit pohon dari 4 jenis pohon endemis semeru yang ditanam. Seperti pohon cemara gunung, tunjung, kesek dan pohon kecubung, di tanam di 4 lokasi di Gunung Semeru.

Penanaman di 4 lokasi ini, yakni di Blok Watu Rejeng, Amprung, Bantengan hingga Blok Impressa, karena kawasan ini menjadi lokasi terparah terdampak kebakaran beberapa bulan lalu.

Selain menanam pohon, peserta nandur bareng  juga melepas liarkan puluhan ekor burung endemis semeru, seperti burung cucak ijo, perci dan burung sogo ontong. Diharapkan, kegiatan nandur bareng bisa segera mungkin mengembalikan ekosistem gunung yang sempat rusak. (PUL)

Berita Terkait

Kembalikan Ekosistem Pasca Kebakaran, Pemkab Lumajang Tanam Ribuan Pohon
Berita Terpopuler
Wisata Tematik Beiji Park Gelar Simulasi New Normal
Mlaku - Mlaku  8 jam

Akhirnya Bapak-Anak Kompak Tinggal di Penjara Karena Maling HP
Peristiwa  7 jam

Harga Hewan Kurban Naik Jelang Idul Adha
Ekonomi Dan Bisnis  5 jam

Timbul Kritikan, Program Kartu Prakerja di Jatim Dihentikan
Peristiwa  2 jam



Cuplikan Berita
Tiga Pedagang Reaktif, Pasar Kunir Ditutup
Pojok Pitu

Tolak Tracing, Warga Usir Petugas Medis Covid-19
Pojok Pitu

Budidaya Bonsai Kelapa Mulai Digemari di Mojokerto
Jatim Awan

Evakuasi Jasad Pendaki Lawu, Lewat Jawa Tengah
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber