Berita Terbaru :
Pemkot Surabaya Gelar Seleksi Kompetensi Bidang CPNS
KPU Surabaya Pastikan Penetapan Paslon Dilakukan Secara Internal
Terdakwa Kasus Watu Dakon Divonis 10 Bulan
Empat Staf Terpapar Covid 19, Kantor Dispenduk Capil Ditutup Sementara
16 Nakes RSUD Dr. Soedono Terkonfirmasi Positif Covid-19
KPU Gelar Tahapan Tanggapan Masyarakat Terkait DPS
Modus Cari Rongsokan, Seorang Pemuda Curi Motor Hingga Dikeroyok Warga
Pengungsi Syiah Kini Menjadi Jamaah Ahlussunah Wal Jamaah
Polsi Melakukan Kordinasi Dengan KPU Gesik Jelang Penetapan Calon Bupati dan Wakil Bupati
Bunuh Akibat Cemburu, Tiga Tersangka Ditangkap
Machfud-Mujiaman Prioritaskan Pembangunan Pasar Jadi Nyaman, Aman, Sehat dan Murah
Innalillahi Wainnna Ilaihirrajiun, Mantan Bupati Kabupaten Gresik Dua Periode Meninggal Dunia
Sopir Ngantuk, Truk Terjun ke Jurang Sedalam 6 Meter
Bahaya, Lantai Sekolah Dasar Kemayoran 1 Bangkalan Bergetar
Jenazah Pria Paruh Baya Ditemukan di Dalam Kamar Mandi Pasar
   

Prof Hwang Sik Jiu, Arsitek RS Penderita Corona di China Ternyata Asalnya Jember
Sosok  Selasa, 11-02-2020 | 14:36 wib
Reporter : Syadid Fahmi
Jember pojokpitu.com, Hwang Sik Jiu belakangan senter menjadi bahan perbincangan seluruh dunia, karena berhasil membangun Rumah Sakit khusus penderita corona di China. Rumah Sakit berkapasitas 1000 pasien tersebut dibangun hanya dengan waktu 10 hari, dan siap digunakan untuk perawatan pasien corona.

Viralnya sosok Hwang Sik Jiu ini membuat sebagian guru, teman, hingga tetangganya saat di Jember ikut bangga mendengar prestasi Hwang. Karena berhasil mengarsiteki pembangunan Rumah Sakit khusus corona di China, dengan waktu 10 hari dan kini telah digunakan untuk perawatan pasien corona.

Hwang Sik Jiu pernah bersekolah di Chuang Hua School, lalu berubah nama menjadi SR dan SMP Tionghowa terletak di Kawasan Toko Mutiara Plaza Jember atau yang lebih dikenal sebagai Johar Plaza. Gedung sekolah Tionghowa tersebut kini masih berdiri kokoh, namun sudah alih fungsi sebagai kompleks toko.

Sekolah Tionghwa di Jember tutup sejak tahun 1966 karena konflik orde baru kala itu. Usai lulus SMP di Jember Hwang Sik Jiu lalu melanjutkan pendidikannya di Surabaya selama setahun, lalu pindah ke China sampai pendidikan profesor. Rekam jejak sejarah ini masih diingat oleh salah satu guru yang pernah mengajar di Chuang Hua Scholl Iwan Natawidjaja.

Iwan yang dulu mengajar bidang olahraga, tidak sempat bertemu dengan Hwang Sik Jiu. Karena waktu dirinya datang untuk mengajar, Hwang sudah lulus dan melanjutkan pendidikan di Surabaya. Namun dirinya masih sempat mengajar adik Hwang Sik Jiu. "Hwang merupakan sosok yang cerdas dan tidak banyak bicara, sehingga tidak salah kini bisa menjadi sosok yang pintar dan sukses," kata Iwan Natawidjaja.

Sementara itu menurut salah satu tetangga Hwang di Jalan Samanhudi, Nardi Hermanto, saat kecil Hwang sosok yang ramah tidak banyak tingkah, serta terkenal pintar. "Bahkan saat kedatangannya ke Jember terakhir kali pada tahun 2010 lalu, sikapnya sangat sopan dan tidak sombong. Padahal di China cukup terkenal di kalangan pemerintahan karena keahliannya dalam bidang arsitektur," kata Nardi Hermanto tetangga Hwang Sik Jiu

Orangtua Hwang Sik Jiu merupakan perantau asal Malang dan menetap di Jember sampai meninggal dunia. Hwang Sik Jiu beserta adiknya dilahirkan di jember. Namun usai menempuh pendidikan di Jember hingga jenjang SMP,  seluruhnya melanjutkan ke Surabaya lalu melanjutkan dan menetap di China hingga sekarang. (pul)

Berita Terkait

Pasien Positif Virus Corona Dijemput Paksa

Peneliti Unair Temukan Mutasi Virus Corona

Belum Aman Dari Covid, Sebaran Pasien di Jatim Masih Naik Turun

Jumlah Pasien Terconfirmasi Covid 19 Ponorogo Melejit
Berita Terpopuler
Adu Banteng Truk,Penyelamatan Supir Berlangsung Dramatis
Peristiwa  8 jam

Sebanyak 600 Santri Al Izzah Diisolasi
Malang Raya  6 jam

Bahaya, Lantai Sekolah Dasar Kemayoran 1 Bangkalan Bergetar
Peristiwa  4 jam

Sopir Ngantuk, Truk Terjun ke Jurang Sedalam 6 Meter
Peristiwa  4 jam



Cuplikan Berita
Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Jaringan Internasional, Polisi Tembak Mati Gembong Narkoba
Pojok Pitu

Jatim Kekurangan Pengawas Sekolah
Jatim Awan

Kekeringan, Warga Andalkan Sumur Tua di Tengah Hutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber