Berita Terbaru :
Laga Persahabatan Antara Polres Malang Melawan Jurnalis Malang Raya, Polres Malang Unggul 2 - 0
Diduga Korsleting Listrik, 3 Gudang Barang Bekas Ludes Terbakar
Nylonong, Tabrak Truk Dua Bocah dan Ibunya Meninggal Dunia
Ketua Aisyiyah Surabaya : MA-Mujiaman Satu-Satunya Figur yang Tepat Pimpin Surabaya
Dua Nakes Positif Corona, Puskesmas Sanan Kulon Ditutup
Aksi Pelaku Pembobolan Lima Kotak Amal Masjid Terekam CCTV
Dijanjikan Bisnis Dengan Keuntungan Besar, Biduan Ini Malah Ditipu Ratusan Juta Oleh Teman Sendiri
Deteksi Dini Santri dan Pengasuh Tebuireng di Rapid Test Antigen
Pembelajaran Tata Surya Melalui Augmented Reality
Nokia C1, Hp Di Bawah 1 Juta Yang Oke
Bos Facebook Pilih Smartphone Ini Ketimbang Iphone
Mobil Wuling Ludes Terbakar di Tol Gempol-Pandaan
Kecanduan Pil Koplo, Seorang Anak Nekat Aniaya Kedua Orang Tuanya
Masih Banyak Warga Terjaring Razia Yustisi
Bupati Madiun Beranikan Diri Senam Bareng Pasien Positif Covid
   

Jarang Tersentuh Perbaikan, Jalan Kendal-Gendingan Rusak Parah
Sorot  Selasa, 11-02-2020 | 10:37 wib
Reporter : Ito Wahyu
Kerusakan Jalan Kendal-Gendingan hingga kini belum tersentuh perbaikan. Sejumlah warga sempat menanami jalan rusak dengan pohon pisang, namun kini sudah dicabut setelah ada kesepakatan dengan pihak desa. Foto Ito Wahyu
Ngawi pojokpitu.com, Jalan yang menghubungkan Wilayah Desa Karanggupito, Kecamatan Kendal, dan Desa Ngrayudan, Kecamatan Jogorogo kondisinya rusak parah. Bahkan setiap selesai hujan selalu terjadi genangan, hingga menyebabkan rawan kecelakaan.

Kerusakan akses itu merata mulai ruas Kendal-Gendingan. Warga sempat menanaminya dengan pohon pisang untuk menandai adanya jalan berlubang.

Nanang, warga Dusun Tanon, Desa Sidorejo, Kecamatan Kendal mengatakan kerusakan jalan sebenarnya terjadi sudah cukup lama. Menurutnya total panjang yang rusak mencapai 2,5 km. "Kami berharap agar jalan tersebut segera diperbaiki, mengingat merupakan jalan poros dan penghubung antar desa dan kecamatan sekitar," kata Nanang.

Sementara, kepala Desa Sidorejo, Djarman, tak menampik sebelumnya warga sempat menanami pohon pisang di jalan yang rusak tersebut. Maksud warga menanami pohon pisang sebagai tanda jika ada lubang. Tapi saat ini pohon pisang sudah diambil dan jalan yang berlubang mulai di urug dengan swadaya masyarakat.

Kondisi tersebut jika tidak segera mendapat penanganan dapat membahayakan pengguna jalan. Karena bisa terperosok ke dalam lubang. Penyebab kerusakan jalan selain karena tergerus aliran air dari tebing saat hujan juga sering dilintasi truk overtonase. (pul)

Berita Terkait

Puluhan Kilo Meter Jalan di Kepulauan Belum Beraspal

Jalan Berlubang Kerap Timbulkan Kecelakaan di Madyopuro

Tak Kunjungi Diperbaiki, Warga Pamekasan Tanami Jalan Rusak Dengan Pohon dan Bakar Sampah

Pengalihan Arus Lalin Pengaruhi Konstruksi Jalan dan Jembatan
Berita Terpopuler
Kecanduan Pil Koplo, Seorang Anak Nekat Aniaya Kedua Orang Tuanya
Peristiwa  9 jam

Nylonong, Tabrak Truk Dua Bocah dan Ibunya Meninggal Dunia
Peristiwa  2 jam

Sulap Limbah Popok Bayi Jadi Pot Bunga yang Indah
Life Style  20 jam

Mobil Wuling Ludes Terbakar di Tol Gempol-Pandaan
Peristiwa  9 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber