Berita Terbaru :
Pelaku Pembuangan Bayi Akhirnya Terungkap
Tahap 3, Bantuan Tunai Sosial Terus Berlanjut
Unras Gelar Aksi Tolak RUU HIP
Efektivitas Rendah, Rapid Tes Tak Perlu Berbayar
Kasus Covid-19 di Pacitan Meningkat Tajam, PLTU Jadi Ancaman Kluster Lokal
Akan Ada Revisi Perbup dan Perwali Untuk Percepat Penanganan Covid
Pandemi Covid 19, Kasus Narkoba Meningkat Didominasi Pengedar Lama
Sempat Rawat Inap di Puskesmas Selama 5 Hari, Santoso Tewas di Jalan Setapak Diduga Terpeleset
Polda Jatim Bentuk Satgas Nusantara Amankan Pilkada Di Masa Pandemi
Bakal Dikerjakan II Tahap, Revitalisasi Pasar Watualang Telan Biaya Hampir Rp 4 Miliar
Satpol PP Siap Turunkan Paksa Baliho Bodong
Kepala Bappeda Jatim Saat Ini Sedang Menjalani Perawatan Di Rumah Sakit Dokter Soetomo
Viral Press Ban Harga Rp 600 Ribu
Seorang Santri Gontor Ponorogo Terpapar Covid 19
Tiga Pedagang Reaktif, Pasar Kunir Ditutup
   

Upaya Merukunkan Suporter di Piala Gubernur Belum Ada Titik Temu
Olah Raga  Senin, 10-02-2020 | 11:44 wib
Reporter : Ambari Taufiq
Surabaya pojokpitu.com, Piala Gubenur Jatim 2020 yang diadakan Gubernur dan PSSI Jatim dengan tujuan merukunkan kelompok suporter di Jatim, ternyata belum berjalan mulus. Terbukti tidak semua kelompok suporter di Jatim mendatangi undangan Gubenur di Gedung Negara Grahadi.

Padahal Gubernur juga mengundang Ketua Umum PSSI Muhammad Iriawan alias Iwan bule, untuk mendamaikan kelompok suporter yang sering bersitegang di luar lapangan itu.

Dari 5 kelompok suporter liga 1 yang diundang, antara lain suporter Meduro Bersatu, Kacong Mania, LA Mania pendukung Persela, Persik Mania pendukung Persik Kediri, Aremania suporter fanatik Arema Fc dan Bonek Mania suportere Arek Suroboyo. Hanya saja dari 5 kelompok suporter tersebut yang tidak hadir dari Bonek Mania.

Menurut Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, hajatan piala Gubernur tersebut murni untuk mendekatkan dan membuat kompak suporter di Jatim. Namun keinginan Gubernur tersebut tidak semua disambut baik kelompok suporter. Terbukti Bonek Mania tidak menunjukan batang hidungnya.

Sementara itu Teguh Karembu, pentolam suporter LA Mania mengatakan, bahwa niat tersebut sangat positif.  Hanya saja kurang tepat sasaran. Sebab suporter tersebut tidak semua senang dengan pertemuan di ruangan ber AC. "Suporeter ini pantesnya berada di tribun. Namun sebagai suporter, LA Mania mendukung upaya Gubernur merukunkan suporter," kata Teguh Karembu.

Tidak berbeda jauh, Ghozali Aremania mengatakan untuk membuat rukun Aremania - Bonekmania hanya butuh waktu. "Tidak bisa Bim Salabim diundang terus salaman lalu rukun," kata Ghozali.

Sebenarnya Ghozali mengakui sudah zamannya antar kelompok suporter tersebut guyub rukun. Sebab menjadi cikal bakal tim atau klub menjadi baik dan profesional. Oleh sebab itu para kelompok Suporter tersebut berharap momen piala Gubernur menjadi momen yang pas untuk tabayyun. (pul)

Berita Terkait

Hasil Karya Boneka Muslimah dari Napi Diamalkan Untuk Warga

Begini Aksi Bonek Peduli Pagebluk Corona

Polisi dan Bonek Sterilisasi dan Bagi Nasi Untuk Ojol

Gubernur Jatim Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bentrok Persebaya - Arema
Berita Terpopuler
Dua Warga Blitar Tewas Usai Pesta Miras
Peristiwa  8 jam

Evakuasi Jasad Pendaki Lawu, Lewat Jawa Tengah
Peristiwa  8 jam

Satu Desa di Ponorogo Di-Lockdown, Puluhan Warga Diisolasi
Peristiwa  11 jam

Sopir Truk Asal Semarang Ditemukan Meninggal di dalam Truk Saat Parkir di SPBU
Peristiwa  6 jam



Cuplikan Berita
Puluhan Peserta UTBK Rapid Test di Lokasi Ujian
Pojok Pitu

Gempar, Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga
Pojok Pitu

Diduga Bawa BBM, Sebuah Mobil Terbakar di Dekat SPBU Keting
Jatim Awan

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber