Berita Terbaru :
Bawaslu Gandeng Santri Jadi Mitra Pengawasan Pilkada
Ribuan Pohon Ditanam di Bumi Perkemahan Glagah Arum Senduro
Masa Pandemi Bisa Tingkatkan Imun Untuk Refreshing di Coban Bidadari
Sekretaris DPC PPP: Meski Sudah Bukan Ketua DPC, Status Ra Mamak Tetap Kader PPP
Usai Pilkada Nanti, 22 Desa di Ngawi Gelar Pilkades
Pemkot Siapkan Pembelajaran Tatap Muka
   

Pelukis Lansia Sukses Pasarkan Karyanya Hingga Mancanegara
Mataraman  Senin, 10-02-2020 | 08:22 wib
Reporter : Edwin Adji
Pacitan pojokpitu.com, Di usianya yang sudah renta, tak menghalangi usaha kakek berumur 67 tahun untuk terus berekspresi atau berprestasi. Hal ini dibuktikan oleh seorang pelukis lansia di Pacitan Jawa Timur. Bahkan lukisan karyanya berhasil go internasional, karena telah diperbanyak dengan berbagai bentuk dan dipasarkan hampir di seluruh negara.

Lihai menggoreskan tinta di kanvas, jeli membuat sketsa dengan berbagai gaya aliran, dia adalah Pranoto Ahmad Raji (67), warga Kelurahan Sidoarjo Kecamatan Pacitan, yang masih cinta dengan seni lukis.

Meski sudah memasuki usia senja, namun tangan kakek bercucu dua ini masih lincah dalam menggoreskan tinta di lembaran kanvas untuk menghasilkan sebuah karya yang menakjubkan. Ciri khas lukisannya mengandung warna-warna cerah, yang menggambarkan panorama asri, dan keseharian masyarakat sekitar. Tak hanya itu, namun beberapa lukisannya juga menggambarkan tokoh pewayangan.

Pria kelahiran Sragen 1952 ini akrab dengan dunia seni rupa sejak kecil. Bahkan pada usia 14 tahun, dirinya sudah memutuskan untuk menjadi seniman. Karena menurutnya menjadi seorang seniman merupakan panggilan jiwa yang mengasyikan. Hingga pada tahun 1996 ini, dirinya mulai berkembang dan mencoba memasarkan hasil karyanya tersebut.

Tak hanya diminati oleh penikmat seni lukis di dalam kota, namun hasil goresan indah tanganya, juga sudah banyak tersebar luas hingga mancanegara, seperti Jepang, Australia, Amerika, hingga Eropa. Tidak tanggung-tanggung, satu buah lukisan bisa mencapai  Rp 43 juta sampai dengan Rp 80 juta.

Bagi Pranoto, berhasil atau tidaknya seniman itu tidak begitu penting, karena yang paling penting bisa menjadi seniman yang baik. Untuk  tingkat keberhasilan sendiri, menurutnya seorang seniman harus berani memamerkan karyanya agar lebih banyak dikenal orang.

Di usianya yang saat ini, dirinya pun membuka les gratis untuk para kaum milenial. Hal tersebut dilakukan karena selain terkenal dengan wisatanya, Pranoto ingin kesenian di bumi 1001 goa bisa dikenal dunia.(end)

Berita Terkait

Pelukis Lansia Sukses Pasarkan Karyanya Hingga Mancanegara
Berita Terpopuler
Pemkot Siapkan Pembelajaran Tatap Muka
Malang Raya  5 jam

Usai Pilkada Nanti, 22 Desa di Ngawi Gelar Pilkades
Pilkada  4 jam

Masa Pandemi Bisa Tingkatkan Imun Untuk Refreshing di Coban Bidadari
Malang Raya  2 jam

Sekretaris DPC PPP: Meski Sudah Bukan Ketua DPC, Status Ra Mamak Tetap Kader PPP...selanjutnya
Pilkada  3 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan

Polisi Amankan 169 Orang Dalam Aksi Demo Lanjutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber