Berita Terbaru :
Atrian Panjang Saat Uji Coba Tiket Kapal Online Pelabuhan Ketapang
Satlantas Polres Madiun Kota Cek Posko Mudik Observasi Covid 19
PSBB 19 Titik Dihentikan, Pemkot Akan Evaluasi
Penumpang Kereta Terancam Tidak Bisa Naik, Jika Tidak Gunakan Masker
Gubernur Jatim Sebut Pengajuan PSBB Harus Memiliki Plan Of Action
KOI Jatim Bantu 22 Ton Beras ke Gubernur Jatim
Cek Kesehatan Penumpang dan Awak Bis, Petugas Temukan Dua Penumpang Bis ODP
Pemkab Ponorogo Akan Kucurkan Sembako Senilai Rp 200 Ribu
Kerap Bertengkar, Istri Diduga Nekat Curi Mobil Milik Suami
Tebing Longsor, Lalu Lintas Jatim Jateng Terganggu
Peternak Ayam Petelur Mulai Kehilangan Pelanggan
Satreskrim Polres Ngawi Bekuk Pelaku Pencurian Gabah
Spesialis Pencuri Toko Pakaian Lintas Kota Ditembak Polisi
Tim Medis Terus Pantau Kesehatan 3 Pasien Positif Corona Ponorogo
Covid Apalagi
   

Perajin Alat Musik Tradisional Ini Masih Diminati
Ekonomi Dan Bisnis  Minggu, 09-02-2020 | 04:15 wib
Reporter : Ali Makhrus
Berawal dari ketidakpuasan kualitas alat musik tradisional, Arik seorang pelaku seni tradisional kuda lumping, mencoba membuat alat musik tradisional. Hasilnya, hasil karyanya banyak diminati masyarakat dari banyak daerah.
Malang pojokpitu.com, Minimnya perajin alat musik tradisional di Malang raya, menjadi alasan seorang seniman ikut melestarikan alat keseniannya. Dari kondisi tersebut, Arik Sugianto, salah satu pelaku seni mencoba secara otodidak menekuni pembuatan alat musik tradisional.

Dengan dibantu 2 orang, berbagai macam produk alat musik tradisional dapat diselesaikan tepat waktu dengan hasil yang terbaik. Seperti, kendang, alat musik gamelan, hingga beduk. Namun dirinya juga tidak menolak jika ada pesanan jenis alat musik tradisional dari daerah lain.

Arik mengaku tidak mematok harga terlalu tinggi, dan masih berada di bawah harga pasar. Dirinya menjual alat musik tradisional tidak semata untuk mencari keuntungan belaka, namun juga untuk membantu seniman agar dapat eksis dan terus berkarya.

Dalam memproduksi alat musik tradisional kendang dirinya tidak menemui kendala, karena ketersediaan bahan baku sangat melimpah. Seperti kulit sapi dan kayu nangka. Sementara untuk alat musik gamelan, ketersediaan bahan baku kuningan, dirinya harus mencari terlebih dahulu di wilayah Jawa Tengah.

"Konsumen alat musik tak hanya dari wilayah Malang raya saja, namun sudah menambah ke berbagai kota di Indonesia, seperti, Sidoarjo, Lumajang, Gresik, Kalimantan, Papua hingga Medan," kata Arik Sugianto.

Untuk diketahui, digerainya yang berada di Jalan Lesanpuro, Kedungkandang Kota Malang, juga menerima pembuatan alat musik tradisional semata, namun ia juga menerima jasa servis. (pul)

Berita Terkait

Perajin Alat Musik Tradisional Ini Masih Diminati
Berita Terpopuler
Nekat Pulang Kampung, 65 orang Dikarantina di Hotel Selama 14 Hari
Covid-19  9 jam

Rujak Bawean Menjadi Kuliner Pelepas Rindu Perantau Dari Pulau Putri
Icip - Icip  18 jam

Baru Bebas Lantaran Progam Asimilasi, Residivis Dihajar Warga Usai Kepergok Cur...selanjutnya
Peristiwa  21 jam

Keterlaluan, Baru Bebas Progam Asimilasi, Lalu Dimassa Lagi Karena Curi Motor
Peristiwa  11 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber