Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Kesehatan 

Pulang Karantina Dari Natuna, Tak Perlu Diisolasi Lagi
Jum'at, 07-02-2020 | 09:10 wib
Oleh : Atiqoh Hasan
Surabaya pojokpitu.com, Dinas Kesehatan Jatim memastikan masyarakat Jawa Timur yang ikut dikarantina di Natuna tidak akan diisolasi lagi begitu tiba di Jatim. Pasalnya, selama di Natuna sudah berada dalam pengawasan kesehatan.

Herlin Ferliana Kepala Dinas Kesehatan Jatim memastikan puluhan masyarakat Jatim yang berasal dari Wuhan dan menjalani masa karantina di Natuna tidak akan kembali diisolasi, begitu tiba di Jatim. "Sebab, mereka yang diisolasi sudah melewati tahap screening kesehatan selama di China," ujarnya.

Kemudian juga intens diawasi selama di Natuna, sampai 2 kali masa inkubasi virus corona lewat. Hal ini perlu untuk memastikan bahwa tidak ada virus corona yang menetap di tubuh mereka.

Herlin menyebut, masyarakat Jatim yang datang dari China di luar Kota Wuhan pun tidak akan menjalani perawatan khusus, jika memang tidak ditemukan indikasi medis, yang membahayakan. "Saya mengingatkan agar masyarakat lebih rutin mencuci tangan dengan sabun serta memakai masker agar terhindar dari virus corona yang telah menelan korban jiwa hingga lebih dari 450 orang, dan 20 ribu orang lain dinyatakan terpapar virus corona," imbuhnya. (yos)

Berita Terkait


Pasca Pulang Dari China , Mahasiswa Bojonegoro Cerita Kondisi di Wuhan

Seorang Profesor Asal Surabaya, Temukan Penangkal Virus Corona

Dua Mahasiswa Asal Lamongan di China Sudah Pulang

Khofifah Pastikan 65 Warga Jawa Timur Pasca Menjalni Observasi Tidak Terpapar Corona


Berangsur Membaik, Pasien Dicurigai Virus Corona Masih Diisolasi

Terdampak Virus Corona, Harga Buah Impor Cina Naik

Dampak Virus Corona, PJTKI Kurangi Pengiriman BMI

Begini Bentuk Virus Corona dan Cara Pencegahannya
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber