Berita Terbaru :
Satlantas Polres Madiun Kota Cek Posko Mudik Observasi Covid 19
PSBB 19 Titik Dihentikan, Pemkot Akan Evaluasi
Penumpang Kereta Terancam Tidak Bisa Naik, Jika Tidak Gunakan Masker
Gubernur Jatim Sebut Pengajuan PSBB Harus Memiliki Plan Of Action
KOI Jatim Bantu 22 Ton Beras ke Gubernur Jatim
Cek Kesehatan Penumpang dan Awak Bis, Petugas Temukan Dua Penumpang Bis ODP
Pemkab Ponorogo Akan Kucurkan Sembako Senilai Rp 200 Ribu
Kerap Bertengkar, Istri Diduga Nekat Curi Mobil Milik Suami
Tebing Longsor, Lalu Lintas Jatim Jateng Terganggu
Peternak Ayam Petelur Mulai Kehilangan Pelanggan
Satreskrim Polres Ngawi Bekuk Pelaku Pencurian Gabah
Spesialis Pencuri Toko Pakaian Lintas Kota Ditembak Polisi
Tim Medis Terus Pantau Kesehatan 3 Pasien Positif Corona Ponorogo
Covid Apalagi
Nekat Pulang Kampung, 65 orang Dikarantina di Hotel Selama 14 Hari
   

Keterangan Saksi Meringankan Terdakwa Ungkap Semua Kebohongan Pelapor
Hukum  Jum'at, 07-02-2020 | 08:46 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Beginilah persidangan kasus tuduhan penyerobotan rumah yang dikontrak sejak 2003 oleh pasangan suami istri, Soetopo dan Yulianna Satya ini, yang kembali digelar dengan agenda mendengarkan keterangan saksi meringankan bagi terdakwa. Foto: Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Sidang kasus tuduhan penyerobotan rumah kembali digelar diPengadilan Negeri Kepanjen, Kabupaten Malang. Kali ini, persidangan mengagendakan keterangan saksi meringankan bagi terdakwa yang seorang tukang ojek online, dan adanya ikatan bersedia menjual dengan harga Rp 200 juta kepada pengontrak juga ditunjukkan dipersidangan.

Dalam mendengarkan keterangan saksi meringankan yang merupakan tetangga sendiri yang berjarak hanya 3 rumah ini, membenarkan bahwa mereka mengontrak sejak 2003 hingga 2008 dengan adanya kwitansi pembayaran sewa rumah.

Dimana sudah menyepakati permintaan pemilik rumah dengan sewa pertahun Rp 1.250.000 dan mengalami kenaikan setiap 5 tahun sekali menjadi Rp 1.500.000 dan terakhir Rp 1.750.000.

Bahkan, kwitansi pembayaran hanya dilakukan beberapa tahun saja, lantaran pengontrak sudah dianggap sebagai saudara dan bahkan rumah diperbaiki oleh pengontrak menjadi bagus hingga membayar kontrak hingga 2025 mendatang.

Namun, tahun 2018 pemilik rumah, Sadi yang kini tinggal diSurabaya datang dan mengusir pengontrak dengan alasan akan dijual yang seharusnya sudah disepakati akan dijual kepada pengontrak dengan harga Rp 200 juta.

Namun, pemilik rumah tidak merespon lantaran adanya penawaran yang lebih dari itu hingga Rp 250 juta, dan mereka ingin mengusir pengontrak dengan cara apapun, namun dibantu para tetangga yang juga menjadi saksi ini, Chandra Febrianto.

Sidang yang dipimppin Hakim Ketua Edi Antonno ini juga sempat menanyakan kebenaran itu kepada saksi, yang langsung melempar pertanyaan kepada JPU, suami dan kuasa hukum terdakwa, Awang Choirul.

Sementara itu, menurut Awang Choirul, kuasa hukum terdakwa yang tidak ditahan ini mengatakan, bahwa atas kesaksian dari tetangga sangat memuaskan dalam persidangan, yang bisa memberikan gambaran untuk agenda pledoi mendatang, dan seharusnya masuk dalam ranah perdata urusan ini bukannya pidana.

Kini, pihak terdakwa dan kuasa hukum berharap JPU dan hakim mau membuka mata untuk kasus tersebut, yang nyata-nyata mereka mendapatkan tuduhan atas penyerobotan yang tidak dilakukannya. (yos)

Berita Terkait

Keterangan Saksi Meringankan Terdakwa Ungkap Semua Kebohongan Pelapor

Sidang Tuduhan Penyerobotan Rumah Oleh Pengontrak Hadirkan Saksi Pemilik Rumah

Pasca Diusir Anak Kandung, Yantoro Tinggal Bersama Anak Kedua

Enam Tahun Berjuang, Penjual Kopi Berhasil Rebut Kembali Rumah Peninggalan Ortu
Berita Terpopuler
Nekat Pulang Kampung, 65 orang Dikarantina di Hotel Selama 14 Hari
Covid-19  7 jam

Rujak Bawean Menjadi Kuliner Pelepas Rindu Perantau Dari Pulau Putri
Icip - Icip  17 jam

Baru Bebas Lantaran Progam Asimilasi, Residivis Dihajar Warga Usai Kepergok Cur...selanjutnya
Peristiwa  19 jam

Keterlaluan, Baru Bebas Progam Asimilasi, Lalu Dimassa Lagi Karena Curi Motor
Peristiwa  10 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber