Berita Terbaru :
Penitipan Tahanan di Lapas Lowokwaru Dibatasi
Pemberlakuan PSBB Perlu Diimbangi Dengan Perubahan Pola Sosial Dan Pola Kerja
Satu Warga Positif Covid 19, Bangkalan Berstatus Tanggap Darurat Bencana
Siaga Satu Banjir Sungai Bengawan Solo
Orang Dalam Resiko Meningkat di Kabupaten Malang
Banjir Redam Jalan Poros dan Ratusan Hektar Lahan Tambak Warga
Korban Meninggal Baik Status PDP, ODP Atau Positif Covid-19 Sebanyak 100 Orang
Dari Data Dinas Tenga Kerja Jatim Ada 21 Ribu di Rumahkan maupun PHK
Isak Tangis Warna Kedatangan Jenazah TKI Dari Malaysia
Belum Ada Daerah di Jatim yang Menerapkan PSBB
Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 Terus Meningkat di Jatim
Jokowi Larang ASN Mudik
Seorang Pengendara Motor Tewas Jadi Korban Tabrak Lari
Lima Warga Terkonformasi Positif Covid-19 di Lumajang
Satu Warga Terkonfirmasi Positif Corona, Pacitan Zona Merah
   

Siswa Juara Nasional Fisika ini Dari Keluarga Kurang Mampu
Sosok  Kamis, 06-02-2020 | 01:19 wib
Reporter : Wildan Lipu Prasasti
Sumenep pojokpitu.com, Pemberian bantuan kepada siswa berprestasi namun dari keluarga kurang mampu, terus dilakukan Pemkab Sumenep. Salah satunya dengan memberi bantuan seorang siswa usai menjuarai olimpiade fisika nasional.

Apresiasi langsung oleh Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, setelah mendengar salah satu siswa SMA atas nama Akbar Maulana berhasil mendapatkan juara 1, bidang studi Fisika SMA, pada ajang olimpiade nasional primagama "primagama mencari juara" di Yogyakarta, pada beberapa waktu lalu.

Siswa berprestasi asal Desa Pamolokan, Kecamatan Kota, Sumenep, yang duduk dibangku kelas XII di SMA 1 Sumenep ini, tergolong dalam ekonomi keluarga yang kurang mampu. Dalam proses belajarnya secara otodidak, tidak seperti siswa yang ekonomi keluarganya mampu yang bisa mengikuti bimbingan belajar.

"Bantuan yang diberikan merupakan salah satu bentuk dukungan serta apresiasi, terhadap generasi berprestasi, serta dukungan secara moral atau material yang sangat diperlukan," kata Achmad Fauzi.

Sementara itu, Akbar Maulana mengaku menyambut baik keperdulian pemerintah. Dirinya menceritakan dalam mengikuti olimpiade, murni dari hasil belajar otodidak yang memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada di sekolah. Tanpa mengikuti bimbingan belajar seperti siswa mampu lainnya.

Perlu diketahui, Akbar Maulana merupakan anak ketiga dari 4 bersaudara, hidup bersama ibu dan adiknya, ditampung Kepala Desa Pamolokan. sementara bapaknya sudah lama meninggal dunia. 

Saat ini, kondisi ibu juga sering sakit-sakitan. Bahkan sang ibu harus dibantu 2 tongkat untuk berjalan. Meski dalam keterbatasan, Akbar mengaku tetap semangat, untuk terus meraih cita-cita agar bisa membanggakan ibunya menjadi orang sukses. (pul)

Berita Terkait

Siswa Juara Nasional Fisika ini Dari Keluarga Kurang Mampu

Kejuaraan Voli Antar Pelajar se-Jatim Berakhir, Tim Tuan Rumah Hanya Sabet Juara 4

75 Sekolah Tingkat SMA/SMK dan SMP se-Jatim Ikuti Kejuaraan Bola Voli

Unggulan Utama Tumbang di Tangan Ganda Putra Indonesia
Berita Terpopuler
Positif Corona di Nganjuk Bertambah, Total 8 Orang
Covid-19  7 jam

Puluhan Rumah dan Hektaran Padi Siap Panen Terendam Banjir
Peristiwa  6 jam

Lima Warga Terkonformasi Positif Covid-19 di Lumajang
Covid-19  6 jam

Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah Menjadi 7 Orang
Covid-19  6 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber