Berita Terbaru :
Diduga Peninggalan Kerajaan Majapahit, Digali Secara Liar Oleh Oknum dan Kini Dikubur Kembali
Dampak Positif Covid, Merebaknya UMKM
Waspada Banjir, Kerja Bhakti Bersihkan Sungai Dari Sampah
Pelanggar yang Terjaring Operasi Zebra Tidak Ditilang Tetapi Dihipnoterapi
Kantor PLN Ponorogo Tutup Akibat Covid 19
Jaksa Agung Muda Pengawas Sidak Barang Bukti di Kejaksaan Negeri Sidoarjo
Sempat Ditahan di Malaysia, 154 Orang Pekerja Imigran Indonesia Asal Madura Dideportasi
Tiga Bos Nasional Turun Tangan Selesaikan Konflik Klenteng Tuban
Warga Datangi Balai Desa Tuntut Penutupan Kandang Ayam
Tolak UU Omnibus Law, BEM Malang Raya Gelar Aksi Demo
Bencana Angin Kencang, Sejumlah Pohon Tumbang Timpa Rumah
Hasil Otopsi Korban Pembunuhan Ada Tindak Kekerasan
Dinas Pendidikan Berlakukan Belajar Tatap Muka Tingkat SD-SMP Masuk Zona Hijau dan Kuning
Seorang Laki-Laki Tanpa Identitas Tenggelam di Sungai Bengawan Solo
Persebaya Tagih Hak Komersial Rp 800 Juta Per Bulan ke PSSI
   

Kanker Servik dan Payudara Bisa Diatasi dengan Deteksi Dini
Kesehatan  Selasa, 04-02-2020 | 16:43 wib
Reporter : Ayul Anhdim
Surabaya pojokpitu.com, Upaya menyadarkan masyarakat untuk hidup sehat terus ditingkatkan oleh Yayasan Kanker Serviks dan Payudara Fatma. Saat ini kesadaran masyarakat akan kesehatan kewanitaan masih tergolong rendah, padahal angka kematian akibat penyakit ini tergolong tinggi di Jatim. Dengan pemeriksaan dini bisa mencegah terjadinya kanker serviks juga payudara.

Dari data WHO ada setiap menitnya 17 orang meninggal akibat kanker payudara. Di Jawa Timur ada 10 sampai 20 persen orang terjangkit penyakit ini dan menjadi urutan pertama baik di Indonesia maupun di Jatim.

"Angka kematian akibat penyakit kanker payudara kanker serviks begitu juga tergolong tinggi, maka dari itu upaya yang dilakukan oleh Yayasan Fatma Foundation untuk mendeteksi kanker ini sangat baik agar bisa segera diatasi. Karena dengan deteksi dini kanker payudara dan serviks bisa diatasi, namun bila terlambat diatasi menyebabkan kematian," ungkap dokter Suhartono, dokter spesialis kandungan RSUD Dr Soetomo.

"Karena itu kami mengingatkan kepada masyarakat agar rutin melakukan pemeriksaan mulut rahim sejak dini juga payudara. Kanker serviks ini kebanyakan terjadi pada perempuan yang sudah pernah berhubungan badan dan cara pencegahannya dengan melakukan vaksin," tambahnya.

"Yayasan Sosial Kanker Serviks dan Payudara Fatma, terus berupaya menyadarkan kepada masyarakat agar selalu hidup sehat, agar terhindar dari penyakit ini, dan juga terus melakukan penyuluhan dan pemeriksaan dini kangker serviks gratis kepada masyarakat di Jatim, namun selama ini masih mengalami kendala, karena belum bisa menjangkau masyarakat yang ada di desa atau di pelosok pelosok desa," kata Fatma Saifullah Yusuf, Ketua Yayasan Foundation.

Kanker payudara dan serviks jadi momok terbesar, kanker memiliki angka kejadian 42.1 per 100 ribu penduduk, dengan angka kematian rata 17 per 100 ribu, sedangkan kanker servik 23.4 per 100 penduduk dengan angka kematian juga tergolong tinggi.(end)

Berita Terkait

Gema Indonesia Minta Pemerintah Suport Penderita Kanker

Kanker Serviks Bisa Dicegah

Hari Kanker Sedunia, Pasien Kanker di Jatim Meningkat

Kanker Servik dan Payudara Bisa Diatasi dengan Deteksi Dini
Berita Terpopuler
Obyek Wisata Budug Asu Bisa Lewati 2 Jalur Berbeda
Malang Raya  10 jam

Tingkatkan Efektif Sekolah Daring di Sekolah Luar Biasa
Malang Raya  8 jam

Tanaman Padi Rusak Diterjang Angin Kencang
Peristiwa  6 jam

Hasil Otopsi Korban Pembunuhan Ada Tindak Kekerasan
Peristiwa  4 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan

Polisi Amankan 169 Orang Dalam Aksi Demo Lanjutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber