Berita Terbaru :
TNI Akan Akan Lakukan Latihan Tempur Sikatan Daya
Kabupaten Trenggalek Terapkan Lelang Ikan Online Berbasis Aplikasi, Pertama di Jawa Timur
Tekan Penyebaran Covid-19, Pemkot Malang Kembali Tutup Jalan Ijen dan Veteran
Imam Masjid Girilaya : Machfud Arifin Pemimpin Yang Terbukti Peduli, Bukan Pemimpin Obral Janji
Waspada Bencana, BPBD Gandeng Badan Geologi Teliti Potensi Likuefaksi di Jatim
Warga Panen Ikan Saat Debit Air Waduk Dawuhan Mengering
Seorang Pemuda Ngaku Dapat Bisikan Gaib Untuk Begal Payudara Wanita
Polrestabes Surabaya Terima 100 Ribu Masker Kesehatan Untuk Masyarakat Miskin
Pemkot Tutup Karanggayam, 20 Club Persebaya Mengadu dan Dukung MA-Mujiaman
Pemkab Gresik Sangat Serius Untuk Meningkatkan Pelayanan Kesehatan
Euphoria Sepak Bola Usia Dini
Dewan Adat Majapahit Protes Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Sejumlah Karyawati Pabrik
Dua Pasang Calon Walikota Blitar Deklarasikan Kampanye Damai dan Sehat
Deklarasi Damai, Kampanye Pilkada Kota Surabaya Harus Sesuai Protokol Kesehatan
Bawaslu Ajak Kedua Paslon Disiplin Menerapkan Protokol Kesehatan Saat Kampanye
   

Penemuan Situs Kerajaan di Dekat Area Pembangunan Bandara
Tempo Doeloe  Selasa, 04-02-2020 | 15:00 wib
Reporter : Unggul Dwi Cahyono, Muhammad Zainurofi
Kediri pojokpitu.com, Sebuah situs yang diyakini peninggalan era kerajaan ditemukan dekat area terdampak pembangunan bandar udara kediri. Benda bersejarah tersebut berupa struktur batu bata kuno yang menyerupai bangunan drainase.

Terkait temuan tersebut, pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata setempat tengah melakukan koordinasi dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur.

Struktur batu bata kuno ini, ditemukan di Dusun Tanjung Etan, Desa Grogol, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, tepatnya di dekat punden pandu kusumo wiryo. Ada 2 struktur bangunan dari bata berukuran besar yang berada di tebing sungai tersebut.

Pada struktur yang lebih luas terdapat 31 lapis bata yang kelihatan dengan beberapa cluster ruangan. Sementara, salah satu cluster terdapat sebuah terowongan yang dalam dengan diameter sekitar 20 centimeter.

Yuli Marwantoko , Kabid Sejarah Dan Purbakala Disbudpar Kabupaten Kediri, mengatakan, bangunan tersebut ditengari sebuah instalasi keairan atau drainase dimasa kerajaan.

"Untuk memastikannya, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kediri, melakukan koordinasi dengan Balai Pelestari Cagar Budaya Jawa Timur di Trowulan. Terlebih lokasi situs berada di dekat proyek strategis nasional bandara Kediri," kata Yuli Marwantoko.

Untuk diketahui, Desa Grogol masuk dalam area terdampak pembangunan bandara kediri. Di sekitaran lokasi penemuan situs kini telah dibebaskan oleh PT Surya Doho Investama, Sdi, anak perusahaan gudang garam yang bertindak sebagai investor.

Berita Terkait

Penemuan Situs Kerajaan di Dekat Area Pembangunan Bandara
Berita Terpopuler
Puluhan Santri Pesantren Terpapar Covid 19
Covid-19  10 jam

Dispendukcapil Tolak Permintaan RSUD Soal Perubahan Akta Bayi
Peristiwa  7 jam

Padat Karya Mangrove bagi Pemulihan Ekonomi Nasional
Peristiwa  16 jam

LSM Yakini RSUD Tak Melakukan Mal Administrasi
Peristiwa  22 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber