Berita Terbaru :
Jumlah Kasus Positif Covid 19 Ponorogo 24 Orang, Yang 8 Sudah Sembuh
Warga Binaan Lapas Wanita Silaturahmi Secara Virtual
Seorang Warga Ponorogo Tewas Menenggak Racun Serangga
Warga Serbu Amplop Lebaran Yang Dipasang di Pagar Rumah
Jamaah Thoriqah Syatariyah Shalat Ied Hari Ini
PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Tanpa Vaksin, Dokter Tiongkok Temukan Cara Baru Obati Pasien Covid-19
Rumah Via Vallen Didatangi Mobil Puskesmas dan Polisi
Lebaran Tim Medis Dan Pasien Covid 19, Sampaikan Pesan Protokol Kesehatan
Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
PSBB Tahap 2 Surabaya Raya Akan Berakhir, Namun Pertambahan Covid 19 Masih Tinggi
Petugas Amankan Truk Mudik Pengangkut Mobil
Cegah Covid 19, Rutan Medaeng Berlakukan Drive Thru Pengunjung
Waspada! Anak Muda Paling Rentan Alami Masalah Mental Selama Pandemi
Puluhan Napi Gunakan Fasilitas Video Call Untuk Berlebaran Dengan Keluarga
   

Warga Korban Banjir Keluarkan Perabot Untuk Dikeringkan
Metropolis  Minggu, 02-02-2020 | 19:26 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Pasca banjir Sabtu (1/2) malam, warga di Jalan Dukuh Kupang Barat akhirnya mengeringkan seluruh perabotan serta pakaian yang terendam air.

Sebelumnya hujan deras mengguyur Kota Surabaya beberapa hari terakhir menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. Air menggenang sejumlah wilayah merupakan langganan banjir. Tak hanya kawasan Wonokromo, genangan air mencapai 1 meter juga terjadi di Kawasan Dukuh Kupang Barat.

Menurut Denok warga setempat, genangan air merupakan yang terparah di banding tahun-tahun sebelumnya. Akibat genangan air, warga terpaksa mengungsikan kendaraan, barang elektronik, dan perabotan serta dokumen penting ke tempat aman. Sebagian harta benda seperti pakaian, kasur, dan berang elektronik tak bisa diselamatkan dan akhirnya terendam air. Akibat kejadian itu, warga terpaksa mengeluarkan dan mengeringkan harta benda seperti kasur dan pakaian yang telat diselamatkan.

Meski kawasan ini menjadi langganan banjir, warga telah melakukan antisipasi. Mereka menggunakan dek kayu yang dilengkapi karet untuk mencegah air masuk ke dalam rumah. Namun, banjir yang terjadi Sabtu malam dianggap paling parah. (PUL)


Berita Terkait

Dampak Pengerjaan Box Culvert, Kandangan Kebanjiran

Jasa Tirta Pastikan Banjir di Sejumlah Wilayah Jawa Timur Bukan Karena Luapan Sungai

Sistem Tata Kota Harus Dibenahi Agar Tak Banjir

Warga Korban Banjir Keluarkan Perabot Untuk Dikeringkan
Berita Terpopuler
PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Covid-19  3 jam

Petugas Amankan Truk Mudik Pengangkut Mobil
Peristiwa  5 jam

Seorang Warga Ponorogo Tewas Menenggak Racun Serangga
Peristiwa  43 menit

Honda PCX Bakal Pakai Mesin Berkapasitas Lebih Besar dari Nmax?
Otomotif  16 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber