Berita Terbaru :
Hibur Anak-Anak, Polisi Berikan Edukasi Anak di Tempat Wisata
Antusias Petani Menanam Tembakau di Suasana Covid-19
Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Malang Kota Malang
Bus dan Kru Harus Lakukan Protokol Kesehatan Ketat
Keramaian dan Kerumunan Massa Tetap Dilarang di Bangkalan
Hama Ulat Mulai Serang Tanaman Jagung
Tahapan Relokasi Pedagang Ojokan Masih Lamban
Tugu Polisi Monumen Perjuangan Polri Karesidenan Besuki Akan Direnovasi
Kembali Dibuka, Tempat Wisata di Blitar Terapkan Protokol Kesehatan
   

Bupati Dukung Usulan Bangunan Bersejarah Masuk Cagar Budaya
Tempo Doeloe  Sabtu, 01-02-2020 | 20:11 wib
Reporter : Ito Wahyu
Ngawi pojokpitu.com, Bupati Ngawi Budi Sulistyono mendukung rencana usulan 5 bangunan bersejarah, masuk cagar budaya. Terlebih keberadaan bangunan kuno dan bersejarah tersebut nantinya akan menjadi ikon kekayaan budaya di Kabupaten Ngawi.

Pada tahun 2020 ini Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga  (Disparpora) Kabupaten Ngawi, mengusulkan 5 bangunan yang memiliki nilai sejarah tinggi, diusulkan untuk masuk dalam potensi cagar budaya. Ke-5 bangunan tersebut yakni, Kepatihan, Jembatan Doengoes, Makam Kerkop, Pendopo Pemkab, dan klenteng.

Langkah tersebut mendapat apresiasi dan dukungan penuh oleh Bupati Ngawi, Budi Sulistyono "Kanang". Menurut Bupati, dengan adanya usulan untuk menjadi cagar budaya, maka pemerintah daerah akan lebih optimal dalam memberikan perlindungan terhadap bangunan kuno dan bersejarah. "Keberadaan bangunan, nantinya akan menjadi ikon kekayaan budaya dari Kabupaten Ngawi," kata Budi.

Seperti pada banteng Van Den Bosch atau Pendem, sudah menjadi daya tarik tersendiri bagi warga luar yang akan berkunjung ke Ngawi. Diakui Bupati saat ini Pemkab terus berupaya mencarikan sumber dana untuk pelestarian bangunan kuno yang akan masuk dalam cagar budaya, karena keberadaan bangunan ini, menunjukkan adanya sejarah yang lewat di Ngawi dalam perjuangan bangsa.

Seperti diketahui, ke-5 bangunan yang diusulkan menjadi cagar budaya tersebut memiliki nilai historis atau sejarah yang tinggi. selain itu usia bangunan sudah lebih dari 50 tahun. Penetapan bangunan tua menjadi cagar budaya sesuai amanat UU Nomor 11 tahun 2010, yakni negara bertanggung jawab dalam pengaturan perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan cagar budaya. (pul)

Berita Terkait

Lestarikan Cagar Budaya Pemuda Bersih-bersih Candi

Bupati Dukung Usulan Bangunan Bersejarah Masuk Cagar Budaya

Pemkab Ngawi Usulkan 5 Bangunan Masuk Cagar Budaya

Situs Biting Akan Ditetapkan Menjadi Cagar Budaya Nasional
Berita Terpopuler
Kembali Dibuka, Tempat Wisata di Blitar Terapkan Protokol Kesehatan
Mlaku - Mlaku  9 jam

Hama Ulat Mulai Serang Tanaman Jagung
Ekonomi Dan Bisnis  6 jam

Tahapan Relokasi Pedagang Ojokan Masih Lamban
Ekonomi Dan Bisnis  7 jam

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Malang Kota Malang
Mlaku - Mlaku  3 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber