Berita Terbaru :
KPU Surabaya Segera Gelar Debat Publlik Pada 4 November
Banyaknya Kendaraan Pribadi, Trayek Pedesaan Hampir Punah
Kokedama, Inovasi Serabut Kelapa Jadi Media Tanaman Hias
Eksotisme Goa Ngerong yang Dihuni Ribuan Ikan dan Kelelawar
Sarung Kain Batik Tulis Jetis Sidoarjo Ramai Dipesan
Menikmati Bakso Lobster Saat Libur Panjang
Rayakan Maulid Nabi Muhammad Saw, Pengemudi Ojol di Tulungagung Pasang Tarif Seikhlasnya
Selama Juni, PMI Surabaya Sudah Menerima 282 Pendonor Plasma Untuk Penderita Covid-19
Banyak Pelanggar, Polisi Edukasi Pelanggar Dengan Diberi Masker dan Helm
Long Weekend, KWJ Mulai Dipadati Wisatawan
Kisah Nenek 105 Tahun Sembuh Covid-19
   

Cap Goh Meh, Menjadi Ajang Menjaga Kerukunan dan Toleransi
Metropolis  Sabtu, 01-02-2020 | 17:34 wib
Reporter : Bagus Setiawan
Seperti inilah perayaan cap goh meh yang digelar dirumah salah seorang warga keturunan china yang tinggal dikawasan Rungkut Mapan Barat Surabaya. Foto: Bagus Setiawan
Surabaya pojokpitu.com, Di Surabaya terdapat kampung yang masih eksis melestarikan tradisi merayakan cap goh meh. Meski berbeda agama dan etnis, warganya tetap menjaga kerukunan dan toleransi beragama, dengan saling mengunjungi rumah warga keturunan china.

Meski berlangsung sederhana, perayaan cap goh meh dikampung ini tetap meriah. Lampu-lampu lampion dan spanduk perayaan imlek juga menghiasi  disepanjang jalan kampung tersebut.

Warga ditempat ini memang memiliki tradisi unik dalam merayakan imlek maupun cap goh meh. Meski berbeda agama dan etnis, warga setempat tetap menjaga kerukunan dan toleransi.

Tania Guan, warga keturunan China, mengatakan, layaknya hari raya lebaran, ibu - ibu dikampung ini menjaga tradisi saling berkunjung di salah satu rumah warga yang merayakan cap goh meh.

"Tak hanya bersilahturahmi, kita juga bisa menikmati hidangan makanan khas china yang disuguhkan oleh tuan rumah. Seperti kue, permen kembang gula, manisan dan buah-buahan," kata Tania Guan.

Warga berharap dengan perayaan imlek dan cap goh meh, bisa menjadi moment saling menjaga kerukunan dan toleransi antar umat beragama. (yos)






Berita Terkait

Cap Goh Meh, Menjadi Ajang Menjaga Kerukunan dan Toleransi

Tahun Tikus Logam, Ini Arah Fengsui untuk Keberuntungan

Libur Imlek Bongkar Muat di Pelabuhan Rakyat Gresik Sepi

Imlek, Tradisi Unjung - Unjung di Kampung Pecinan Kapasan Dalam
Berita Terpopuler
Rayakan Maulid Nabi Muhammad Saw, Pengemudi Ojol di Tulungagung Pasang Tarif Sei...selanjutnya
Sosok  7 jam

Banyak Pelanggar, Polisi Edukasi Pelanggar Dengan Diberi Masker dan Helm
Peristiwa  9 jam

Kokedama, Inovasi Serabut Kelapa Jadi Media Tanaman Hias
Life Style  3 jam

Kisah Nenek 105 Tahun Sembuh Covid-19
Covid-19  11 jam



Cuplikan Berita
Kapal Motor Muatan Solar Terbakar di Dermaga Pulau Gili Ketapang
Pojok Pitu

Jalan Penghubung Antar Kecamatan Longsor, Kendaraan Roda 4 Tidak Bisa Melintas
Pojok Pitu

Truk Penambang Pasir Terseret Banjir Lahar Semeru
Jatim Awan

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber