Berita Terbaru :
Kejati Jatim Bidik Penyelewengan Anggaran DD di Lamongan
Diberi Donatur HP, Akhirnya Wahyu Bisa Belajar Daring
Alat Cuci Tangan Dengan Sensor Infrared
Siswa Pegunugan Dapat Wifi Gratis Untuk Pelajaran
Upacara Kemerdekaan 17 Agustus di Kabupaten Madiun Dikonsep Minimalis
Pemkab Ngawi Siapkan Bantuan Rp 500 Ribu Hingga Rp 1 Juta Untuk Pelaku Usaha
Berawal Ketangkap Mencuri Ponsel Disebuah Salon, Ternyata Pelaku Juga Seorang Curanmor
Bebas Asimilasi, Bandar Narkoba Kembali Edarkan Sabu
Pandemi, Penjual Bendera Asal Bangkalan Takut Jualan Keluar Kota
Saat Pandemi Corona Permintaan Bendera Turun Drastis
Bupati Sangat Dukung Pengembangan Paralayang di Blego Parang
   

Cap Goh Meh, Menjadi Ajang Menjaga Kerukunan dan Toleransi
Metropolis  Sabtu, 01-02-2020 | 17:34 wib
Reporter : Bagus Setiawan
Seperti inilah perayaan cap goh meh yang digelar dirumah salah seorang warga keturunan china yang tinggal dikawasan Rungkut Mapan Barat Surabaya. Foto: Bagus Setiawan
Surabaya pojokpitu.com, Di Surabaya terdapat kampung yang masih eksis melestarikan tradisi merayakan cap goh meh. Meski berbeda agama dan etnis, warganya tetap menjaga kerukunan dan toleransi beragama, dengan saling mengunjungi rumah warga keturunan china.

Meski berlangsung sederhana, perayaan cap goh meh dikampung ini tetap meriah. Lampu-lampu lampion dan spanduk perayaan imlek juga menghiasi  disepanjang jalan kampung tersebut.

Warga ditempat ini memang memiliki tradisi unik dalam merayakan imlek maupun cap goh meh. Meski berbeda agama dan etnis, warga setempat tetap menjaga kerukunan dan toleransi.

Tania Guan, warga keturunan China, mengatakan, layaknya hari raya lebaran, ibu - ibu dikampung ini menjaga tradisi saling berkunjung di salah satu rumah warga yang merayakan cap goh meh.

"Tak hanya bersilahturahmi, kita juga bisa menikmati hidangan makanan khas china yang disuguhkan oleh tuan rumah. Seperti kue, permen kembang gula, manisan dan buah-buahan," kata Tania Guan.

Warga berharap dengan perayaan imlek dan cap goh meh, bisa menjadi moment saling menjaga kerukunan dan toleransi antar umat beragama. (yos)






Berita Terkait

Cap Goh Meh, Menjadi Ajang Menjaga Kerukunan dan Toleransi

Tahun Tikus Logam, Ini Arah Fengsui untuk Keberuntungan

Libur Imlek Bongkar Muat di Pelabuhan Rakyat Gresik Sepi

Imlek, Tradisi Unjung - Unjung di Kampung Pecinan Kapasan Dalam
Berita Terpopuler
Bebas Asimilasi, Bandar Narkoba Kembali Edarkan Sabu
Peristiwa  7 jam

Bupati Sangat Dukung Pengembangan Paralayang di Blego Parang
Politik  10 jam

Pandemi, Penjual Bendera Asal Bangkalan Takut Jualan Keluar Kota
Ekonomi Dan Bisnis  9 jam

Saat Pandemi Corona Permintaan Bendera Turun Drastis
Ekonomi Dan Bisnis  9 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber