Berita Terbaru :
Tetek Melek, Lukisan Filosofi Yang Eksis Lagi di Masa Pandemi
Atrian Panjang Saat Uji Coba Tiket Kapal Online Pelabuhan Ketapang
Satlantas Polres Madiun Kota Cek Posko Mudik Observasi Covid 19
PSBB 19 Titik Dihentikan, Pemkot Akan Evaluasi
Penumpang Kereta Terancam Tidak Bisa Naik, Jika Tidak Gunakan Masker
Gubernur Jatim Sebut Pengajuan PSBB Harus Memiliki Plan Of Action
KOI Jatim Bantu 22 Ton Beras ke Gubernur Jatim
Cek Kesehatan Penumpang dan Awak Bis, Petugas Temukan Dua Penumpang Bis ODP
Pemkab Ponorogo Akan Kucurkan Sembako Senilai Rp 200 Ribu
Kerap Bertengkar, Istri Diduga Nekat Curi Mobil Milik Suami
Tebing Longsor, Lalu Lintas Jatim Jateng Terganggu
Peternak Ayam Petelur Mulai Kehilangan Pelanggan
Satreskrim Polres Ngawi Bekuk Pelaku Pencurian Gabah
Spesialis Pencuri Toko Pakaian Lintas Kota Ditembak Polisi
Tim Medis Terus Pantau Kesehatan 3 Pasien Positif Corona Ponorogo
   

Ular Kontes Berharga Jutaan Rupiah
Rehat  Jum'at, 31-01-2020 | 16:40 wib
Reporter : Edwin Adji
Pacitan pojokpitu.com, Sebagian masyarakat menganggap bahwa ular sebagai ancaman, karena sebagain dari spesiesnya memiliki bisa racun yang mematikan.

Namun hal tersebut tak berlaku bagi bima nursalam warga Pacitan ini. Menurutnya memelihara ular berbisa tak sekedar menjadi hobi, namun bisadi jadikan bisnis yang menguntungkan.

Salah satunya adalah Bima Nursalam, warga asal Dusun Ndruju,Desa Kecamatan Donorojo Pacitan Jawa Timur. Pemuda berusia 25 tahun tersebut, menggandrungi ular sebagai binatang peliharaan sejak tahun 2009 lalu.

Menurutnya memelihara ular terbilang gampang-gampang susah. Karena ular yang ia pelihara bukan hanya ular lokal saja seperti jenis piton,melainkan  berbagai spesies ular dari negara asing.

Ular yang dirinya pelihara saat ini antara lain adalah,ular bandotan pohon. Dengan nama ilmiah trimeresuru puniceus, ular tersebut berada dalam deretan ular berbisa mematikan  yang wilayah endemiknya meliputi asia tenggara.

Selain itu, ular jenis viper hingga ular pipe snake yang tergolong ular langka karena beberpa orang menyebut ular berkepala dua, hal ini karena  bentuk kepala dan pangkal ekornya yang tak terbedakan. Selain itu, ular yang ia pelihara tersebut kerap menjuarai kontes di berbagai wilayah.

Untuk masalah pejualan biasanya Bima menggunakan jual beli onlie. Bahkan beberapa dari spesies ular yang ia pelihara tersebut, kerap ditawar oleh sejumlah kolektor dengan harga yang fantastis. Seperti ular pipe snake ini,yang  sudah ditawar seharga Rp 35 juta rupiah per ekor.

Menurut Bima, kini memelihara ular tak sekedar hobi biasa,namun bisa menjadi bisnis yang menguntungkan. Dimana omset yang ia peroleh bisa mencapai puluhan juta rupiah setiap bulannya. (yos)

Berita Terkait

Cegah Penularan Covid - 19, Walikota Larang ASN Mudik Lebaran

Prof Purnawan Sebut 3 Sumber Penularan Corona, Jangan Remehkan!

Penangkapan Ular Piton di Perhutani Berlangsung Dramatis

Penangkapan Ular Piton di Rumah Warga Berlangsung Dramatis
Berita Terpopuler
Nekat Pulang Kampung, 65 orang Dikarantina di Hotel Selama 14 Hari
Covid-19  9 jam

Rujak Bawean Menjadi Kuliner Pelepas Rindu Perantau Dari Pulau Putri
Icip - Icip  18 jam

Baru Bebas Lantaran Progam Asimilasi, Residivis Dihajar Warga Usai Kepergok Cur...selanjutnya
Peristiwa  21 jam

Keterlaluan, Baru Bebas Progam Asimilasi, Lalu Dimassa Lagi Karena Curi Motor
Peristiwa  11 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber