Berita Terbaru :
Ketua DPRD Sayangkan MPLS Tatap Muka SMPN 4
Kurang Hati-Hati Saat Bermain, Bocah 13 Tahun Jatuh ke Sumur
Cegah Peyebaran Virus Corona, Pengadilan Agama Akan Ditutup Seminggu
Penumpang Tewas di Dalam Bus, Evakuasi Dengan Protokol Covid-19
Petugas BPCB Eskavasi Struktur Bangunan Kaki Candi Kerajaan Kuno
Xenia Tabrak Warung Karena Sopir Berhalusinasi
Mobil Minibus Berisi Puluhan Jerigen BBM Terbakar di SPBU Pamekasan
Tak Tahan Dirawat, Pasien Covid-19 Pilih Kabur
Liga 1 Restart, Madura United Pastikan Tetap Berkandang di Pulau Garam
Ingin Ketahui Fakta Penanganan Covid 19, Kapolda Jatim Akan Berkantor di Polsek
Meminimalisir Tatap Muka, MPLS Dengan Sistem Drive Thru
Kalau Zona Merah, Sebaiknya Salat Idul Adha Ditiadakan
Menkes Akan Berkantor di Jatim Setiap Akhir Pekan, Ini Penyebabnya
Begini Gejala Awal Hingga Rudy Ermawan Yulianto Meninggal Dunia
Beda Aerosol dan Droplet, Pahami Penularan Virus Korona Lewat Udara
   

DPRD Komisi III Temukan Proyek Terindikasi Korupsi Ratusan Juta
Mataraman  Kamis, 30-01-2020 | 08:28 wib
Reporter : Achmad Syarwani
Nganjuk pojokpitu.com, Anggota DPRD Nganjuk dari Komisi III melakukan sidak ke sejumlah proyek bangunan tahun 2019 lalu. Hasilnya ada bangunan pavingisasi yang terindikasi merugikan negara sebesar Rp 100 juta lebih.

Anggota Komisi C DPRD Nganjuk menggelar sidak ke sejumlah proyek bangunan tahun 2019 lalu. Salah satunya proyek pavingisasi parkir Taman Kertosono Nganjuk dengan luas 6 x 27 meter, yang digarap oleh rekanan dari CV Jaya Persada, rekanan asal Nganjuk, dengan senilai proyek sebesar Rp 179 juta.

Pada proyek pavingisasi dengan OPD Dinas Perumahan dan Pemukiman ini, terlihat pemasangan paving asal - asalan, dan banyak paving yang rusak dan bergelombang, ada sekitar 5 titik kerusakan paving.

Kerusakan disebabkan karena pemasangan yang asal asalan, dan material yang tidak memenuhi spesifikasi dari ketentuan proyek, sehingga belum ada setahun proyek sudah rusak.

"Seharusnya proyek tersebut tidak menghabiskan dana sebanyak Rp 179 juta lebih, sebab dengan luas 6 x 27 meter itu, ditaksir hanya menghabiskan dana sekitar Rp 50 jutaan saja, sehingga dana sisa sebesar Rp 100 juta lebih yang dikorupsi oleh oknum tertentu," kata Fauzi Irwana, Wakil Ketua Komisi III DPRD Nganjuk.

Dalam waktu dekat, pihak DPRD akan memanggil para kontraktor yang bermasalah dan memanggil pihak dinas terkait, agar persoalan proyek kualitas buruk tidak terulang kembali di tahun 2020.(end)

Berita Terkait

DPRD Komisi III Temukan Proyek Terindikasi Korupsi Ratusan Juta

Proyek Gedung RSUD Dolopo Terlambat Jadi

Baru Dilantik, DPRD Langsung Sidak Proyek RSUD Nganjuk

Dewan Sidak Proyek 24 Miliar Terindikasi Ada Permainan
Berita Terpopuler
Pemkab Ancam Tutup Lagi Lokasi Wisata Yang Tidak Paruh Protokol Kesehatan
Mlaku - Mlaku  15 jam

Periksa Hewan Qurban, Petugas Temukan Hewan Terjangkit Penyakit Hipersalivasi
Peristiwa  14 jam

Cegah Peyebaran Virus Corona, Pengadilan Agama Akan Ditutup Seminggu
Politik  39 menit

Teka Teki Partai PPP di Pilkada Sumenep Belum Jelas
Pilkada  13 jam



Cuplikan Berita
Mobil Rombongan Gubernur Jawa Timur Kecelakaan di Tol Mojokerto-Kertososno
Pojok Pitu

Dendam Lama, Karyawan Pabrik Kayu Bacok Teman Kerja Pakai Samurai
Pojok Pitu

Dari 51 Peserta UTBK Reaktif, 38 Orang Ternyata Negatif Covid 19
Jatim Awan

Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber