Berita Terbaru :
Persebaya Masih Bingung Cari Tempat Berlabuh
Angin Kencang Disertai Hujan Deras Rusak Puluhan Rumah Warga
Empat Rumah Warga Ludes Terbakar
Diduga Mengantuk, Truck Box Tabrak Warung dan Motor, 3 Tewas
Knight Floorball Club Pantau Perkembangan Pemain Lewat Aplikasi ALSC
Lembah Indah Ngajum Ditargetkan Mampu Menjadi Wisata Alam Kelas Internasional
Pertama Kalinya, Piaggio MP3 500 HPE Sport Advanced Punya Gigi Mundur
Kemenag Bakal Bangun Kantor Layanan Haji di Arab Saudi
5 Pembalap Korban MotoGP Catalunya
Sepuluh Pilkada Paling Menarik Perhatian
Ini Pesan Mahfud MD untuk Pemuda Muhammadiyah
California Larang Penjualan Mobil Bensin Mulai 2035
Gubernur Jawa Timur Sosialisasi Bermasker di Lumajang
Diduga Bunuh Diri, Artis Cantik Ditemukan Meninggal Dunia
   

Limbah RPH Perparah Pencemaran Sungai Bengawan Solo
Pantura  Kamis, 30-01-2020 | 03:08 wib
Reporter : Avrizal Ilmi
Bojonegoro pojokpitu.com, Air sungai bengawan solo di Bojonegoro, tercemar limbah Rumah Potong Hewan (RPH). Dari hasil penelitian dinas lingkungan hidup setempat, kotoran hingga darah hewan yang dibuang ini kian memperparah kondisi pencemaran di sungai terpanjang di Pulau Jawa.

Seperti kondisi sungai bengawan solo, tepatnya di Kelurahan Ledok Wetan Kecamatan Kota Bojonegoro, air sungai terlihat berwarna keruh kecoklatan.

Kondisi tersebut diperparah adanya limbah dari Rumah Potong Hewan (RPH), yang terletak di pinggir sungai, tepatnya di utara pasar Kota Bojonegoro ini, dibuang begitu saja ke aliran sungai bengawan solo. 

Setiap hari limbah darah bercampur kotoran hewan mengalir deras ke bibir sungai terpanjang di Pulau Jawa ini. Selain mencemari sungai, keberadaan limbah juga meresahkan warga setempat karena menimbulkan bau yang tidak sedap.

Murty Asih Fatimah, Kabid Konservasi dan Pengendalian Lingkungan DLH Bojonegoro, mengatakan, dari hasil kajian Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro, limbah dari rumah potong hewan tersebut kian memperparah kondisi pencemaran sungai bengawan solo.

Sebelumnya pihak DLH melakukan uji laboratorium di 4 titik, sepanjang sungai bengawan solo yang melintasi Bojonegoro. "Hasilnya kandungan air seperti, power of hidrogen (PH), beochemical oxygen demand (BOD), chemical oxygen d3mand (COD), semua melebihi baku mutu, atau sudah tercemar berat," kata Murty Asih Fatimah.

Sementara itu, pihak pengelola rumah potong hewan, dari dinas peternakan yang berada di lokasi enggan dimintai keteranganterkait pembuangan limbah tersebut. (yos)

Berita Terkait

Musim Kemarau, Peternak Manfaatkan Limbah Pertanian Sebagai Pakan Ternak

Limbah Masker Medis Berserakan di Samping Rumah Sakit Covid

Limbah Kayu Sisa Perusahaan Kayu Terbakar

Difabel Ubah Limbah Kayu Jadi Miniatur Truk
Berita Terpopuler
Angin Kencang Disertai Hujan Deras Rusak Puluhan Rumah Warga
Peristiwa  2 jam

Diduga Bunuh Diri, Artis Cantik Ditemukan Meninggal Dunia
Infotainment  12 jam

Gubernur Jawa Timur Sosialisasi Bermasker di Lumajang
Peristiwa  10 jam

Sepuluh Pilkada Paling Menarik Perhatian
Pilkada  7 jam



Cuplikan Berita
Viral Danramil dan Anggota Bubarkan Orkes Hajatan
Pojok Pitu

Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber