Berita Terbaru :
Ditetapkan Sebagai Paslon Dalam Pilkada 2020, Ketua DPRD Kabupaten Malang Diberhentikan
Gus Miftah, MA-Mujiaman Pemimpin Yang Bagus Untuk Dipilih
Ratusan Prajurit TNI Latihan Terjun di Kawasan Persawahan
Kuasa Hukum Zaenal Abidin Minta Majelis Hakim Obyektif
Usai Ikut Undian Nomor Urut, Eri-Armuji Langsung Menyapa Warga
Pasca Ambil Nomer, Machfud-Mujiaman Ziarah Makam Sawunggaling, Sapa Warga Surat Ijo dan Warga Bumiarjo
Ambil Cuti Wakil Bupati Gresik Gelar Apel Perpisahan
KPU Terbitkan PKPU Nomor 13 Larangan Kampaye Terbuka
KPU Sidoarjo Tidak Mengikutkan Kelana-Dwi Astutik Dalam Pengundian Nomer Urut
Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni : Angka 2 Simbol Damai, MA-Mujiaman Solusi Bagi Surabaya
Besok Setiap Paslon Harus Menyerahkan Laporan Dana Awal Kampanye
Pasangan Calon Bupati Achmad Muhdlor Ali-Subandi Mendapatkan Nomer Urut 2
BPN Surabaya II Sosialisasikan Program Trijuang
2 Residivis Pelaku Pembobol Brankas Berisi Uang Puluhan Juta Diringkus
BHS-Taufikuqulbar Mendapat Nomer 1
   

Ribuan Karyawan Perhutani Tuntut Dirut Dicopot
Mataraman  Rabu, 29-01-2020 | 16:46 wib
Reporter : Ega Patria
Madiun pojokpitu.com, Sebanyak 1400 karyawan Perum Perhutani di Pulau Jawa melakukan aksi damai di Stadion Wilis Kota Madiun. Sekitar 4 poin tuntutan diutarakan dalam demo tersebut. Salah satunya menuntut pencopotan jabatan Direktur Utama Perum Perhutani.

Lebih dari 1400 masa yang tergabung dalam Serikat Karyawan Perum Perhutani berasal dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, Jawa Timur, dan Kantor Pusat Perum Perhutani Jakarta melakukan aksi damai di Stadion Wilis Kota Madiun. Ada sejumlah hal yang menjadi
tuntutan karyawan, diantaranya meminta perbaikan sistem penggajian, perbaikan tata kelola sumber daya alam.

Mereka juga meminta pemberian Uang Keamanan (UK) tidak molor dan penggantian Direktur Utama Perhutani yang lebih memahami masalah hutan.

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Sekar Perhutani, Muhammad Ikhsan mengatakan, selama ini status pekerja adalah karyawan, bukan tenaga upah, sehingga seharusnya ada kesetaraan gaji.

"Kenyataannya selama ini, gaji karyawan Perhutani utamanya di Jawa Tengah diberikan sesuai UMR yang notabene lebih kecil. Padahal Jawa Tengah memiliki potensi yang cukup besar sebagai salah satu daerah penopang atau penghasil terbesar bagi perusahaan," kata Ketua Umum Sekar Perhutani, Muhammad Ikhsan.

Pada aksi ini, mereka juga meminta kepada manajemen Perhutani untuk tidak hanya mengejar profit atau keuntungan saja. Tetapi juga memikirkan kewajiban untuk menjaga hutan.

Perhutani memiliki peran strategis karena 60 persen atau 150 juta penduduk berada di Pulau Jawa menempati luas lahan sekitar 11 juta hektare. Luasan tersebut 3 juta hektare diantaranya merupakan kawasan hutan yang 2,4 juta hektarenya dikelola Perum Perhutani.(end)

Berita Terkait

Ribuan Karyawan Perhutani Tuntut Dirut Dicopot

Tak Kunjung Giling Tebu, Karyawan PG Panjie Segel Ruang Ruang General Manager

Kedatangan DPR RI Diwarnai Aksi Demo Korban Sipoa

Managemen Pabrik Keramik Sesalkan Warga Gelar Aksi Demo
Berita Terpopuler
GMNI Malang Desak Pemerintah Daerah Perhatikan Kesejahteraan Petani
Malang Raya  8 jam

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Gudang Popok Bayi Ludes Terbakar
Malang Raya  6 jam

Terdampak Kekeringan, Warga Harus Ambil Air di Tengah Hutan
Peristiwa  12 jam

Nikmatnya Kuliner Legendaris Sate dan Becek Menthok
Icip - Icip  14 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber