Berita Terbaru :
Pasca Libur, Pemohon SIM di Polresta Sidoarjo Membludak
ASN Jatuh ke Jurang Saat Potong Pohon Jati
Salah Paham Suara Motor, Seorang Pemuda Dikeroyok
Seorang Warga Negatif Dari Covid 19 Setelah Menjalani Test Poliymerase Chain Reaction
Anggaran 40 M Alokasikan Pemkab Madiun Untuk Penanganan Covid-19
Viral Tim Medis Ber-APD Evakuasi Orang Terlantar Tak Beridentitas Pingsan
Kades Minta Pemkab Nganjuk Memperlakukan Khusus Ratusan Warga Berstatus OTG
Perbaiki Atap, Seorang Pekerja Tersengat Listrik
Antisipasi Aksi Borong Waspada Covid 19, Petugas Operasi Pasar
Mengaku Rugi Rp 2,3 Miliar, Arema Fc Akan Berlatih 1 Juni
Tebing Sungai Longsor Setiap Hujan Datang, Warga Kian Resah
Terhambat Status Keadaan Darurat, DPRD Tunda Sidang Pembahasan LPKJ
Hadang Penyebaran Covid 19 Warga Berlakukan Satu Pintu Masuk
Pandemi Covid-19, Gebyar Labuhan Sarangan Ditiadakan
Info Terbaru, Indonesia Datangkan 20 Alat PCR Dari Swiss
   

Mahasiswa Asal Probolinggo Masih Terjebak di Wuhan
Pendidikan  Rabu, 29-01-2020 | 15:46 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Beginilah kondisi kampus Central China Normal University, Kota Wuhan, China. Kampus ini banyak mahasiswannya berasal dari Indonesia. Foto: Istimewa
Probolinggo pojokpitu.com, Mahasiswa Indonesia hingga saat ini masih terjebak di Wuhan China. Salah satunya mahasiswa Indonesia berasal dari Kabupaten Probolinggo Jawa Timur.

Pada Rabu (29/1) siang, mahasiswa asal Kecamatan Tiris mengirimkan video kondisi terkini di kampus dan pemukiman area kampus Central China Normal University. Meski terlihat sepi, namun beberapa orang masih berlalu lalang dan melakukan aktifitas di luar rumah.

Dalam rekaman video yang direkam Arif Syaifullah, (20) tahun mahasiswa Central China Normal University, asal Desa Tiris, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, menggambarkan kondisi suasana kampus dan area pemukiman sekitar kampus.

Video ini direkam pada rabu (29/1) siang pukul 1 waktu China. Kampus terlihat sepi, karena bertepatan dengan libur kuliah dan libur imlek.
Arif yang masih 1 tahun lebih menuntut ilmu di Wuhan ini, menceritakan kondisi terkini. Dipemukiman warga sekitar kampus, ada beberapa toko yang menjual sembako buka. Biasanya mahasiswa yang tidak pulang berbelanja di toko ini.

Nyaris kota ini terlihat lumpuh, semua akses sudah ditutup. Mahasiswa atau warga Indonesia terjebak di dalam kota dan tidak bisa keluar.
Untuk kebutuhan logistik sampai sejauh ini masih aman, bahkan untuk layanan delivery order makanan sampai saat ini masih aman. Hanya saja, pemerintah China mengharuskan warga yang keluar rumah mengenakan masker.

Arif Syaifullah, merupakan satu-satu mahasiswa asal Kabupaten Probolinggo yang berada di Wuhan, China, dimana asal muasal virus ini muncul.

Dia dan mahasiswa Indonesia, serta tenaga kerja Indonesia berharap, pemerintah segera bisa memulangkan ke tanah air. (yos/VD:YAN)

Berita Terkait

Youtuber Mojokerto Berikan Bunga dan Masker untuk Tim Medis yang Berjuang Melawan Virus Corona

Sudah Lebih dari Sejuta Orang di Dunia Terjangkiti Virus Corona

DAMRI Batasi Operasional Bus Cegah Penyebaran Virus

Antisipasi Virus Corona, 49 Narapidana Pulang Bebas Lebih Cepat
Berita Terpopuler
Jelang Puasa dan Dampak Corona, Harga Daging Naik
Ekonomi Dan Bisnis  11 jam

Tebing Sungai Longsor Setiap Hujan Datang, Warga Kian Resah
Peristiwa  3 jam

Aplikasi Ini Tawarkan Gratis Kuota Selama di Rumah Saja
Teknologi  16 jam

FK Unair Sumbang Washable Hazmat ke RSUD dr Soetomo
Metropolis  12 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber