Berita Terbaru :
Rekam Cewek Sedang Mandi di Klub Kebugaran, Cleaning Service Mall Diamankan Polisi
Rekam Cewek Sedang Mandi di Klub Kebugaran, Cleaning Service Mall Diamankan Polisi
Untuk UMKM Sektor Usaha Mikro Rp 2.4 Triliun, Koperasi Rp 224.45 Milyar
Bupati Pacitan Imbau Waspadai Potensi Tsunami 20 Meter di Pesisir Selatan Jawa
Masa Pandemi Yang Berimbas Pada Ekonomi Menambah Angka Penyebab Penceraian
Antisipasi Gelombang Tsunami, Pemerintah Lumajang Pasang Lima Alat Pendeteksi Dini
Kantor KPID Jawa Timur Ditutup Pasca Salah Satu Komisioner Meninggal Karena Covid 19
Klarifikasi Kapolres Blitar Terkait Resignya Kasat Sabhara
Mantan Perangkat Desa Menggelar Aksi Di Depan DPRD
Polisi Perairan Fasilitasi Pembelajaran Daring Masyarakat Pesisir
Pengadaan Mobil Alphard Buat Bupati di Era Pandemi
Dilakukan Pencarian Selama 2 Hari, Korban Laka Air Remaja 14 Tahun Diketemukan
Pj Bupati Sidoarjo Akan Tancap Gas Dan Akan Menambah Jumlah Ruang Isolasi
Terpeleset Seorang Ibu Tewas Dilindas Truk Boks
1 ASN Meninggal Dunia Terpapar Covid-19
   

Disperinaker Pastikan Tak Ada PMI Asal Bojonegoro di China
Pantura  Rabu, 29-01-2020 | 15:37 wib
Reporter : Samsul Alim
Bojonegoro pojokpitu.com, Menanggapi penyebaran virus corona yang saat ini terjadi di Kota Wuhan, China. Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Bojonegoro, memastikan tidak ada warga kabupaten bojonegoro yang menjadi PMI atau Pekerja Migran Indonesia di China.

Penyebaran virus corona menjadi perhatian dunia, virus ini berasal dari Kota Wuhan, China. Beberapa negara terus mengimbau warganya yang ada di China untuk waspada, bahkan sejumlah penerbangan dari dan menuju Wuhan juga ditutup.

Terkait hal ini, Dinas Perindustrian Dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bojonegoro, memastikan bahwa tak ada warga Bojonegoro yang berada di China.

Sekretaris Disperinaker Kabupaten Bojonegoro, Mahmudi, menjelaskan, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Bojonegoro tersebar di Malaysia dengan jumlah 68 orang, Singapura 18 orang, Brunei Darussalam 4 orang dan Korea Selatan 47 orang. "Namun yang paling banyak berada di negara Taiwan dengan jumlah 133 orang dan Hongkong dengan jumlah 122 orang," kata Mahmudi.

Mahmudi, juga menghimbau kepada PMI asal Kota Ledre agar berhati-hati dan mengikuti perkembangan yang terjadi, baik melalui stasiun tv, surat kabar ataupun media sosial lainya. Sehingga, pergerekan virus asal tiongkok ini bisa dideteksi dan juga diantisipasi.
naker kabupaten bojonegoro.

Sampai saat ini, virus corona tak hanya terjadi di China. Kantor berita AFP melaporkan, virus yang mirip Server Acute Respiratory Syndrome (Sars) telah menyebar di sekitar 13 negara dunia, diantaranya Thailand, Singapura, Perancis, Amerika Serikat dan sejumlah negara lain. (yos)

Berita Terkait

Pasien Positif Virus Corona Dijemput Paksa

Peneliti Unair Temukan Mutasi Virus Corona

Belum Aman Dari Covid, Sebaran Pasien di Jatim Masih Naik Turun

Jumlah Pasien Terconfirmasi Covid 19 Ponorogo Melejit
Berita Terpopuler
Diduga Salahgunakan Kewenangan Untuk Kepentingan Paslon Nomer 1, KIPP Laporkan R...selanjutnya
Pilkada  7 jam

Laka Adu Jangkrik, Satu Tewas Empat Luka-Luka
Peristiwa  14 jam

Pengadaan Mobil Alphard Buat Bupati di Era Pandemi
Peristiwa  6 jam

Dilakukan Pencarian Selama 2 Hari, Korban Laka Air Remaja 14 Tahun Diketemukan
Malang Raya  6 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
Pojok Pitu

Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Pojok Pitu

Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas ...selanjutnya
Jatim Awan

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber