Berita Terbaru :
Tetek Melek, Lukisan Filosofi Yang Eksis Lagi di Masa Pandemi
Atrian Panjang Saat Uji Coba Tiket Kapal Online Pelabuhan Ketapang
Satlantas Polres Madiun Kota Cek Posko Mudik Observasi Covid 19
PSBB 19 Titik Dihentikan, Pemkot Akan Evaluasi
Penumpang Kereta Terancam Tidak Bisa Naik, Jika Tidak Gunakan Masker
Gubernur Jatim Sebut Pengajuan PSBB Harus Memiliki Plan Of Action
KOI Jatim Bantu 22 Ton Beras ke Gubernur Jatim
Cek Kesehatan Penumpang dan Awak Bis, Petugas Temukan Dua Penumpang Bis ODP
Pemkab Ponorogo Akan Kucurkan Sembako Senilai Rp 200 Ribu
Kerap Bertengkar, Istri Diduga Nekat Curi Mobil Milik Suami
Tebing Longsor, Lalu Lintas Jatim Jateng Terganggu
Peternak Ayam Petelur Mulai Kehilangan Pelanggan
Satreskrim Polres Ngawi Bekuk Pelaku Pencurian Gabah
Spesialis Pencuri Toko Pakaian Lintas Kota Ditembak Polisi
Tim Medis Terus Pantau Kesehatan 3 Pasien Positif Corona Ponorogo
   

Anggota DPRD Desak Dikbud Segera Ajukan Status SDN 7 Kare Sekolah Terpencil
Pendidikan  Rabu, 29-01-2020 | 10:20 wib
Reporter : Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com, Angggota DPRD Kabupaten Madiun mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, untuk segera mengajukan status sekolah terpencil untuk SDN 7 Kare. Karena sekolah yang berada di tengah perkebunan kopi tersebut, butuh perhatian khusus dari pemerintah daerah setempat.

Menyikapi status Sekolah Dasar Negeri 7 Kare yang lokasinya berada di tengah perkebunan kopi kandangan, anggota dewan DPRD Kabupaten Madiun, menyesalkan jika status sekolah tersebut bukan lagi sekolah terpencil sejak tahun 2014. "Sebab secara geografis sekolah tersebut dinilai jauh dari perkampungan masyarakat. Untuk menuju ke sekolah saja butuh waktu lama dan jalanan yang terjal berlumpur," kata Didik Rudianto, anggota DPRD Kabupaten Madiun.

Apalagi kondisi sekolah yang saat ini sudah tidak terpakai dan tidak layak, sehingga tenaga pendidik atau guru setempat mengajar di rumah muridnya. Anggota DPRD yang juga merupakan warga Kecamatan Kare, mengatakan, menyayangkan jika sekolah tersebut saat ini statusnya bukan lagi sekolah terpencil. "Sehingga siswa dan tenaga pendidiknya pun tak mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah setempat," kata Didik Rudianto.

Untuk itu, pihaknya mendesak kepada dinas pendidikan setempat untuk segera mengajukan status sekolah terpencil ke Kementrian Pendidikan.

Diketahui dari data sekolah setempat, SDN 7 Kare memiliki tenaga pendidik berjumlah 2 guru dan memiliki murid yang berjumlah 7 murid. (yos)

Berita Terkait

Anggota DPRD Desak Dikbud Segera Ajukan Status SDN 7 Kare Sekolah Terpencil
Berita Terpopuler
Nekat Pulang Kampung, 65 orang Dikarantina di Hotel Selama 14 Hari
Covid-19  9 jam

Rujak Bawean Menjadi Kuliner Pelepas Rindu Perantau Dari Pulau Putri
Icip - Icip  19 jam

Baru Bebas Lantaran Progam Asimilasi, Residivis Dihajar Warga Usai Kepergok Cur...selanjutnya
Peristiwa  21 jam

Keterlaluan, Baru Bebas Progam Asimilasi, Lalu Dimassa Lagi Karena Curi Motor
Peristiwa  11 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber