Berita Terbaru :
Untuk UMKM Sektor Usaha Mikro Rp 2.4 Triliun, Koperasi Rp 224.45 Milyar
Bupati Pacitan Imbau Waspadai Potensi Tsunami 20 Meter di Pesisir Selatan Jawa
Masa Pandemi Yang Berimbas Pada Ekonomi Menambah Angka Penyebab Penceraian
Antisipasi Gelombang Tsunami, Pemerintah Lumajang Pasang Lima Alat Pendeteksi Dini
Kantor KPID Jawa Timur Ditutup Pasca Salah Satu Komisioner Meninggal Karena Covid 19
Klarifikasi Kapolres Blitar Terkait Resignya Kasat Sabhara
Mantan Perangkat Desa Menggelar Aksi Di Depan DPRD
Polisi Perairan Fasilitasi Pembelajaran Daring Masyarakat Pesisir
Pengadaan Mobil Alphard Buat Bupati di Era Pandemi
Dilakukan Pencarian Selama 2 Hari, Korban Laka Air Remaja 14 Tahun Diketemukan
Pj Bupati Sidoarjo Akan Tancap Gas Dan Akan Menambah Jumlah Ruang Isolasi
Terpeleset Seorang Ibu Tewas Dilindas Truk Boks
1 ASN Meninggal Dunia Terpapar Covid-19
Mantan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Zaenal Abidin Divonis 4 Tahun Penjara
Diduga Salahgunakan Kewenangan Untuk Kepentingan Paslon Nomer 1, KIPP Laporkan Risma Ke Bawaslu
   

Prostitusi Berkedok Sewa Villa Dibongkar Polisi, Satu Orang Mucikari Muda Diamankan
Mataraman  Selasa, 28-01-2020 | 17:32 wib
Reporter : Aminuddin Ilham
Mojokerto pojokpitu.com, Praktek prostitusi berkedok sewa villa di kawasan wisata Pacet, Kabupaten Mojokerto, dibongkar anggota Satuan Reserse Polres Mojokerto. Dari pengungkapan ini, seorang pemuda yang diduga sebagai mucikari diamankan. Tarif prostitusi di kawasan villa yang ditawarkan senilai Rp 900 ribu sekali kencan.

Ratusan penginapan atau villa di kawasan Pacet yang biasanya digunakan untuk tempat menginap para pengunjung wisata, ternyata disalahgunakan untuk praktek prostitusi terselubung yang menawarkan sejumlah wanita untuk dikencani para lelaki hidung belang.
 
Praktek prostitusi berkedok sewa villa ini, dibongkar anggota reserse Polres Mojokerto, setelah polisi mendapatkan informasi dari pengunjung dan warga setempat. Mereka kerap melihat beberapa orang yang diduga sebagai mucikari menawarkan wanita untuk dikencani di dalam villa tertentu di kawasan Pacet, Kabupaten Mojokerto.
 
"Dari pengungkapan ini, petugas berhasil mengamankan seorang pemuda bernama Aditiya Afandi, warga Desa Padusan, Pacet, yang diduga sebagai mucikari. Tarif yang ditawarkan untuk lelaki hidung belang senilai Rp 900 ribu satu kali kencan. Rp 500 ribu untuk wanita yang dikencani, Rp 150 ribu untuk mucikari dan Rp 250 ribu untuk sewa vilanya," kata AKBP Feby Hutagalung, Kapolres Mojokerto.
 
Dari pengungkapan prostitusi yang berkedok sewa villa ini, akan terus dikembangkan oleh petugas Polres Mojokerto, karena diduga masih banyak lagi mucikari yang kerap menawarkan wanita pada lelaki hidung belang yang bisa membuat kawasan wisata pacet menjadi tempat prostitusi liar yang terselubung.(end)

Berita Terkait

Janda Mucikari Jual Anak Bau Kencur Tarif Rp 800 Ribu

Polresta Kediri Meringkus Pasutri Pelaku Prostitusi Online

Jual Janda Muda, Pemuda Diamankan Polisi

Razia Prostitusi, Muspika Gondanglegi Amankan Belasan Penjaja Seks
Berita Terpopuler
Diduga Salahgunakan Kewenangan Untuk Kepentingan Paslon Nomer 1, KIPP Laporkan R...selanjutnya
Pilkada  6 jam

Laka Adu Jangkrik, Satu Tewas Empat Luka-Luka
Peristiwa  13 jam

Pengadaan Mobil Alphard Buat Bupati di Era Pandemi
Peristiwa  5 jam

Dilakukan Pencarian Selama 2 Hari, Korban Laka Air Remaja 14 Tahun Diketemukan
Malang Raya  5 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
Pojok Pitu

Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Pojok Pitu

Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas ...selanjutnya
Jatim Awan

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber