Berita Terbaru :
Relawan Gas Satu Deklarasi Dukung Paslon 01
Wisata Religi di Bulan Maulid Dengan Mengunjungi Museum Rosulullah
Tingkatkan Efektif Sekolah Daring di Sekolah Luar Biasa
Pandemi, Warga Sulap Atap Toko Menjadi Kebun Tanaman Hidroponik
Obyek Wisata Budug Asu Bisa Lewati 2 Jalur Berbeda
Usaha Tidak Terdampak Pandemi, Terus Alami Peningkatan Konsumen Timbang Tebu
Bekerja Sebagai Mekanik Sepi Mencari Kutu Air Bernilai Fantastis
Polisi Ungkap 10 Kasus Narkoba Dan Mengamankan Belasan Tersangka
Untuk Beli Susu Anak, Ojol Nekat Curi Sepeda Bermerek
Jual Beli Online Motor Lewat Medsos, Bilang Nyoba Malah Dibawa Kabur
Ubah Pandemi Jadi Rejeki
Pantai Biru, Tempat Sampah Disulap Menjadi Wahana Wisata Baru di Bangkalan
   

Prostitusi Berkedok Sewa Villa Dibongkar Polisi, Satu Orang Mucikari Muda Diamankan
Mataraman  Selasa, 28-01-2020 | 17:32 wib
Reporter : Aminuddin Ilham
Mojokerto pojokpitu.com, Praktek prostitusi berkedok sewa villa di kawasan wisata Pacet, Kabupaten Mojokerto, dibongkar anggota Satuan Reserse Polres Mojokerto. Dari pengungkapan ini, seorang pemuda yang diduga sebagai mucikari diamankan. Tarif prostitusi di kawasan villa yang ditawarkan senilai Rp 900 ribu sekali kencan.

Ratusan penginapan atau villa di kawasan Pacet yang biasanya digunakan untuk tempat menginap para pengunjung wisata, ternyata disalahgunakan untuk praktek prostitusi terselubung yang menawarkan sejumlah wanita untuk dikencani para lelaki hidung belang.
 
Praktek prostitusi berkedok sewa villa ini, dibongkar anggota reserse Polres Mojokerto, setelah polisi mendapatkan informasi dari pengunjung dan warga setempat. Mereka kerap melihat beberapa orang yang diduga sebagai mucikari menawarkan wanita untuk dikencani di dalam villa tertentu di kawasan Pacet, Kabupaten Mojokerto.
 
"Dari pengungkapan ini, petugas berhasil mengamankan seorang pemuda bernama Aditiya Afandi, warga Desa Padusan, Pacet, yang diduga sebagai mucikari. Tarif yang ditawarkan untuk lelaki hidung belang senilai Rp 900 ribu satu kali kencan. Rp 500 ribu untuk wanita yang dikencani, Rp 150 ribu untuk mucikari dan Rp 250 ribu untuk sewa vilanya," kata AKBP Feby Hutagalung, Kapolres Mojokerto.
 
Dari pengungkapan prostitusi yang berkedok sewa villa ini, akan terus dikembangkan oleh petugas Polres Mojokerto, karena diduga masih banyak lagi mucikari yang kerap menawarkan wanita pada lelaki hidung belang yang bisa membuat kawasan wisata pacet menjadi tempat prostitusi liar yang terselubung.(end)

Berita Terkait

Satu Laki-Laki dan Enam Perempuan Diamankan Polisi Dugaan Bisnis Prostitusi Online

Pemkab Rehabilitasi 3 Korban Prostitusi Anak

Polisi Tetapkan Tersangka Kasus Prostitusi Anak Di Bawah Umur

Janda Mucikari Jual Anak Bau Kencur Tarif Rp 800 Ribu
Berita Terpopuler
Ubah Pandemi Jadi Rejeki
Malang Raya  10 jam

Jual Beli Online Motor Lewat Medsos, Bilang Nyoba Malah Dibawa Kabur
Malang Raya  9 jam

Pantai Biru, Tempat Sampah Disulap Menjadi Wahana Wisata Baru di Bangkalan
Mlaku - Mlaku  11 jam

Bekerja Sebagai Mekanik Sepi Mencari Kutu Air Bernilai Fantastis
Metropolis  6 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan

Polisi Amankan 169 Orang Dalam Aksi Demo Lanjutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber