Berita Terbaru :
Bupati Pacitan Imbau Waspadai Potensi Tsunami 20 Meter di Pesisir Selatan Jawa
Masa Pandemi Yang Berimbas Pada Ekonomi Menambah Angka Penyebab Penceraian
Antisipasi Gelombang Tsunami, Pemerintah Lumajang Pasang Lima Alat Pendeteksi Dini
Kantor KPID Jawa Timur Ditutup Pasca Salah Satu Komisioner Meninggal Karena Covid 19
Klarifikasi Kapolres Blitar Terkait Resignya Kasat Sabhara
Mantan Perangkat Desa Menggelar Aksi Di Depan DPRD
Polisi Perairan Fasilitasi Pembelajaran Daring Masyarakat Pesisir
Pengadaan Mobil Alphard Buat Bupati di Era Pandemi
Dilakukan Pencarian Selama 2 Hari, Korban Laka Air Remaja 14 Tahun Diketemukan
Pj Bupati Sidoarjo Akan Tancap Gas Dan Akan Menambah Jumlah Ruang Isolasi
Terpeleset Seorang Ibu Tewas Dilindas Truk Boks
1 ASN Meninggal Dunia Terpapar Covid-19
Mantan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Zaenal Abidin Divonis 4 Tahun Penjara
Diduga Salahgunakan Kewenangan Untuk Kepentingan Paslon Nomer 1, KIPP Laporkan Risma Ke Bawaslu
Ratusan Pelanggar Protokol Kesehatan Disidangkan dan Dikenakan Denda Hanya Rp 50 Ribu
   

Orangtua Berharap Amanda Segera Pulang Karena Berada di Luar Wuhan
Metropolis  Selasa, 28-01-2020 | 17:21 wib
Reporter : Juli Susanto
Surabaya pojokpitu.com, Salah satu orang tua dari peserta program pertukaran pelajar di China, berharap anaknya bisa segera pulang dengan selamat dan berkumpul kembali dengan keluarga di Surabaya.

Pihak orangtua mahasiswi Kampus Unesa berharap anaknya segera pulang ke tanah air. Diungkapkan orangtua tersebut, kota tempat anaknya menempuh pendidikan terpisah dari 11 teman mahasiswi lainnya.

Salah satu orang tua mahasiswa yang menempuh studi di Negeri Tirai Bambu, adalah Afifudin, warga Jalan Simo Sidomulyo gang 4, Kelurahan Petemon, Kecamatan Sawahan , Surabaya.

Afifudin menceritakan, anaknya yang bernama Amanda Nurintani Pratiwi mengikuti program pertukaran pelajar ke negara China bersama 11 orang temannya.

Namun, mahasiswi jurusan Bahasa Mandarin Universitas Negeri Surabaya itu berada di luar Kota Wuhan. Ia seorang diri menempuh studi di Zhejiang Agricultural and Foreatry University, yang terletak di Kota Hangzhou, Zhejiang.

Ia berharap anaknya bisa segera pulang ke tanah air, karena berada di luar Wuhan, yang menjadi tempat mewabahnya virus corona.

Afifudin juga menyarankan, 7 orang teman Amanda yang berasal dari negara lain, untuk bersepakat kembali ke negara asalnya.(end)

Berita Terkait

Pasien Positif Virus Corona Dijemput Paksa

Peneliti Unair Temukan Mutasi Virus Corona

Belum Aman Dari Covid, Sebaran Pasien di Jatim Masih Naik Turun

Jumlah Pasien Terconfirmasi Covid 19 Ponorogo Melejit
Berita Terpopuler
Diduga Salahgunakan Kewenangan Untuk Kepentingan Paslon Nomer 1, KIPP Laporkan R...selanjutnya
Pilkada  5 jam

Laka Adu Jangkrik, Satu Tewas Empat Luka-Luka
Peristiwa  12 jam

Pengadaan Mobil Alphard Buat Bupati di Era Pandemi
Peristiwa  4 jam

Dilakukan Pencarian Selama 2 Hari, Korban Laka Air Remaja 14 Tahun Diketemukan
Malang Raya  4 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
Pojok Pitu

Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Pojok Pitu

Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas ...selanjutnya
Jatim Awan

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber