Berita Terbaru :
Dua Paslon Kampanye, Calon Walikota Petahana Teno Bagi Masker, Gus Ipul Menyapa Warga Terdampak Banjir
Monumen Kresek Saksi Bisu Sejarah Kekejaman PKI di Madiun
Tren Naik Perkara Perceraian di Tengah Pandemi
Aliansi Cinta NKRI Dukung Polda Jatim Bubarkan Deklarasi KAMI
Tim Patroli Air Jatim Pantau Pembuangan Limbah Industri
Mayat Seorang Perempuan Ditemukan di Lahan Tebu Gegerkan Warga
Seni Lukis Gentong Bekas Jadi Karya Bernilai Tinggi
Ruko Jual Aneka Kerupuk di Area Pasar Baru Ludes Terbakar, Petugas Butuh 3 Jam Padamkan Api
Bawaslu Temukan Oknum ASN Beri Dukungan, Unggah Gambar Salah Satu Paslon Di Medsos
Tim Cyber Polres Blitar Kota Patroli Dunia Maya Temukan Indikasi Kampanye Hitam
Hipakad Jatim : Jika Aksi KAMI Adalah Makar , Maka Mestinya Diproses Hukum
Sampai Saat Ini Pemprov Jatim Belum Menyerahkan KUA PPAS Kepada DPRD Jatim
Lpg Melon Cepat Habis, Diduga Digunakan Untuk Pertanian
Hutan Pohon Pelangi, Spot Selfie Apik Bagi Pengunjung
Angka Pernikahan Dini di Kabupaten Madiun Meningkat 100 Persen
   

Pembunuh Pasutri Juragan Kasur Divonis Seumur Hidup
Hukum  Selasa, 28-01-2020 | 15:40 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Terdakwa kasus pembunuh pasangan suami istri juragan kasur di Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, divonis penjara seumur hidup. Vonis ini lebih ringan jika dibandingkan tuntutan jaksa penuntut umum yang terdakwa dengan hukuman mati.

Masih ingat dengan pembunuhan sepasang suami istri juragan kasur di Desa Plumpang, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban? pelaku pembunuhan tersebut adalah Widji, Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro.

Selasa (28/1) siang, terdakwa Widji menjalani sidang vonis di ruang sidang garuda, Pengadilan Negeri Tuban. Sidang vonis ini dipimpin oleh hakim ketua, Carolina D. Yuliana Awi.

Dalam sidang vonis ini, hakim ketua menyatakan terdakwa Widji Bin Mardjuki terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan, yang mengakibatkan pasutri tewas. Pembunuhan dilakukan oleh 2 orang atau lebih secara bersama-sama, sebagaimana dalam surat dakwaan kedua primair pasal 365 ayat 4 KUHP.

Terdakwa Widji dijatuhi vonis pidana penjara seumur hidup. Vonis ini lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum, yakni hukuman mati. Karena terdakwa dinilai sadis dengan membunuh pasangan suami istri ini saat melakukan pencurian. Atas vonis tersebut, terdakwa menyatakan pikir-pikir.

Sementara itu, Humas Pengadilan Negeri Tuban, Donovan Akbar, mengatakan, vonis seumur hidup ini berdasarkan pertimbangan majelis hakim atas uraian perbuatan yang dilakukan oleh terdakwa.

Vonis hukuman penjara seumur hidup ini lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum, yakni hukuman mati. Karena dalam persidangan terdakwa dinilai kooperatif, sopan dalam persidangan dan mengakui semua perbuatannya.

Sebelumnya, pada 12 Juli 2019 lalu, sepasang suami istri bernama Sukamto (60) dan Sri Endangwati (55), tewas dibantai perampok rumahnya.

Mayat kedua korban ditemukan sang anak tergeletak bersimbah darah di toko sekaligus gudang kasur, di Desa Plumpang, Kecamatan Plumpang, Tuban. Polisi kemudian menangkap pelaku Widji saat lari di Surabaya. Sedangkan 2 pelaku lain kini belum tertangkap. (yos)

Berita Terkait

Pembunuh Pasutri Juragan Kasur Divonis Seumur Hidup

Mayat Suami Istri Korban Perampokan Diotopsi

Tragis, Suami Istri Pengusaha Kasur Tewas Dihabisi Perampok
Berita Terpopuler
Hutan Pohon Pelangi, Spot Selfie Apik Bagi Pengunjung
Mlaku - Mlaku  12 jam

Tim Patroli Air Jatim Pantau Pembuangan Limbah Industri
Metropolis  2 jam

Monumen Kresek Saksi Bisu Sejarah Kekejaman PKI di Madiun
Tempo Doeloe  54 menit

Angka Pernikahan Dini di Kabupaten Madiun Meningkat 100 Persen
Peristiwa  12 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
Pojok Pitu

Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Pojok Pitu

Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas ...selanjutnya
Jatim Awan

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber