Berita Terbaru :
Rekam Cewek Sedang Mandi di Klub Kebugaran, Cleaning Service Mall Diamankan Polisi
Rekam Cewek Sedang Mandi di Klub Kebugaran, Cleaning Service Mall Diamankan Polisi
Untuk UMKM Sektor Usaha Mikro Rp 2.4 Triliun, Koperasi Rp 224.45 Milyar
Bupati Pacitan Imbau Waspadai Potensi Tsunami 20 Meter di Pesisir Selatan Jawa
Masa Pandemi Yang Berimbas Pada Ekonomi Menambah Angka Penyebab Penceraian
Antisipasi Gelombang Tsunami, Pemerintah Lumajang Pasang Lima Alat Pendeteksi Dini
Kantor KPID Jawa Timur Ditutup Pasca Salah Satu Komisioner Meninggal Karena Covid 19
Klarifikasi Kapolres Blitar Terkait Resignya Kasat Sabhara
Mantan Perangkat Desa Menggelar Aksi Di Depan DPRD
Polisi Perairan Fasilitasi Pembelajaran Daring Masyarakat Pesisir
Pengadaan Mobil Alphard Buat Bupati di Era Pandemi
Dilakukan Pencarian Selama 2 Hari, Korban Laka Air Remaja 14 Tahun Diketemukan
Pj Bupati Sidoarjo Akan Tancap Gas Dan Akan Menambah Jumlah Ruang Isolasi
Terpeleset Seorang Ibu Tewas Dilindas Truk Boks
1 ASN Meninggal Dunia Terpapar Covid-19
   

Mahasiswa di Wuhan Ingin Segera Pulang, Saat Kondisi Sudah Dinyatakan Aman
Metropolis  Selasa, 28-01-2020 | 15:00 wib
Reporter : Nanda Andrianta
Surabaya pojokpitu.com, Subandi, orangtua dari Brandy Juan Verrora, mahasiswa Fakultas Hubungan Internasional, Central China Normal University Wuhan, merasa khawatir terhadap kondisi anaknya yang tengah tinggal di asrama kampus bersama teman-temannya. Merebaknya virus corona ini cukup membuat resah dan berharap anaknya segera pulang ke tanah air dengan kondisi sehat.

Subandi dalam satu hari bisa melakukan aktivitas telepon dan video call dengan sang anak hingga 5 kali berturu-turut, untuk menanyakan aktivitas kondisi atau sekedar mengingatkan kesehatan juan. Hal ini dilakukan karena kekuatiran sang ayah yang dirasakan, mengingat Brandy Juan sedang berada di kota wuhan yang tengah terpapar virus corona.

Meski sedang di lokasi terpapar virus mematikan, sang anak meyakinkan kondisinya sedang baik-baik saja, dan masih bisa beraktivitas di luar asrama. Bahkan saat komunikasi via video call, Juan baru saja keluar asrama untuk berbelanja kebutuhan logistik makanan.

Namun orangtua maupun Brandy juan tetap berharap ada kabar baik pemulangan 63 mahasiswa Indonesia yang tinggal di dalam asrama tersebut oleh pemerintah Wuhan, maupun kedutaan besar Republik Indonesia di Wuhan China.

Saat ini, sebanyak 63 mahasiswa asal Indonesia di Wuhan, China hanya berada di dalam asrama. Mereka hanya keluar ruangan untuk membeli kebutuhan di sebuah toko yang di tempuh sekitar 10 menit berjalan kaki.

Pemerintah setempat melarang warga Wuhan untuk tidak beraktivitas di luar ruangan atau mendatangi lokasi yang padat agar tidak terjadi kontak fisik, dan menghimbau agar masyarakat mengenakan masker dan untuk tetap menjaga kesehatan.

Meski begitu mahasiswa asal Indonesia, tetap berharap ada solusi terkait pemulangan mahasiswa ke tanah air. (yos)

Berita Terkait

Pasien Positif Virus Corona Dijemput Paksa

Peneliti Unair Temukan Mutasi Virus Corona

Belum Aman Dari Covid, Sebaran Pasien di Jatim Masih Naik Turun

Jumlah Pasien Terconfirmasi Covid 19 Ponorogo Melejit
Berita Terpopuler
Diduga Salahgunakan Kewenangan Untuk Kepentingan Paslon Nomer 1, KIPP Laporkan R...selanjutnya
Pilkada  7 jam

Laka Adu Jangkrik, Satu Tewas Empat Luka-Luka
Peristiwa  14 jam

Pengadaan Mobil Alphard Buat Bupati di Era Pandemi
Peristiwa  6 jam

Dilakukan Pencarian Selama 2 Hari, Korban Laka Air Remaja 14 Tahun Diketemukan
Malang Raya  6 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
Pojok Pitu

Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Pojok Pitu

Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas ...selanjutnya
Jatim Awan

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber