Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Pramesty Ardita Cahyani, Mahasiswa Lamongan Dikarantina di Wuhan China
Selasa, 28-01-2020 | 11:03 wib
Oleh : Ahmad Zainuri
Lamongan pojokpitu.com, Pramesty Ardita Cahyani, mahasiswa Unesa, Surabaya, warga Desa Brondong, Kecamatan Brondong, Lamongan, Jawa Timur, masih menjalani proses karantina di Wuhan, provinsi Hubei, China.

Pasca serangan virus corona, pihak keluarga resah dengan kondisi  Pramesty Ardita Cahyani. Keluarga berharap pihak pemerintah Indonesia, melalui KBRI di China, segera memulangkannya karena khawatir sebaran virus tersebut  menular.

Keberadaan Pramesty di Wuhan, dalam rangka memperdalam ilmu bahasa mandarin. Mahasiswa semester akhir Universitas Surabaya ini sudah 6 bulan berada di China. Pramesty bersama 12 mahasiswa Unesa lainnya menimbulkan kekhawatiran keluarga, karena pramestyberada di daerah peyebaran virus corona.

Berdasarkan penuturan keluarganya di Desa Brondong, Kecamatan Brondong, kondisi pramestyhingga saat ini dalam kondisi sehat dan tidak terpapar virus corona.

Hanya saja saat ini dia harus mejalani karantina disebuah ruangan khusus bersama 12 mahasiswa Unesa, asal Indonesia. Perlakuan karantina ini guna menghindari penularan virus corona yang berbahaya.

Pihak keluarga saat ini masih menunggu rencana kepulangan Pramesty, yang rencananya akan pulang  pada 3 Februari 2020, karena masa tugas belajarnya selesai. "Namun pihak keluarga berharap, supaya pramesty  segera bisa  dipulangkan untuk menghindari penularan virus coronan yang ganas tersebut," kata Ely Riyatin.

Masih menurut keluarganya, jika nanti Pramesty dipulangkan, seluruh barang miliknya harus ditinggal. "Hal ini untuk meghidari penyebaran virus yang menempel  dibarang barang Pramesty masuk ke Indonesia," imbuhnya.

Pihak keluarga juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak rektor Unesa dan menurut keluarga, pihak universitas juga sudah melakukan langkah cepat dengan menghubungi KBRI di China, untuk meminta bantuan pemulangan mahasiswa Unesa di China secepat mungkin.

Pihak keluarga berharap, kepulangan Pramesty bisa lebih cepat dari agenda kepulangan sebelumnya.  Sehingga keluarga tidak menahan cemas seperti yang dialami saat ini. Keluarga berdoa semoga kondisi kekebalan tubuh Pramesty dalam kondisi membaik, sehingga tidak rentan tertular virus corona. (yos)

Berita Terkait


FK Unair Edukasi Siswa SMA Terkait Virus Corona

KRI dr Soeharso Siap Jemput 74 ABK di Diamond Princess

3 WNI Kru Kapal Diamon Positif Terjangkit Virus Korona

Pasien yang Sempat Dirawat di RSUD Blambangan Negatif Virus Corona


Seorang Profesor Asal Surabaya, Temukan Penangkal Virus Corona

Dewan Minta Pemkot Tetap Siagakan Petugas Antisipasi Virus Corona

Wabah Virus Corona Tak Pengaruh Aktivitas Pencari Codot

Semakin Mewabah, Dokter Paru Sosialisasi Virus Corona Pada Kepala SMA se-Surabaya
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber