Berita Terbaru :
Pengunaan Tidak Sesuai Target Menyebabkan Pupuk Langka
5 Hari Ops Yustisi, Petugas Catat Puluhan Pelanggar Protokol Kesehatan
Dua Bapaslon Mulai Gerilya Cari Aspirasi Warga
Menpora Usulkan Stadion GBT Menjadi Kandidat Pembukaan Piala Dunia U-20
Laka Truk Vs Truk Marinir, Sopir Truk Alami Cidera
Diduga Puluhan Santrinya Positif Covid 19, Pengurus Tutup Sementara Pondok Al-Mubtadiin
Terjaring Operasi Masker, Para Pelanggar Diberikan Pilihan Hukumannya Setelah Diceramahi Camat
Meski Panen Raya, Petani Garam Masih Merugi Karena Hujan yang Masih Turun
Kepala Pusjarah Polri Kunjungi Monument Brimob Bukti Menghalau Belanda Tahun 1949
Hari PMI, Sugiri Bagi Bagi Masker dan Susu Telor
Ipong Muchlissoni Temu Komunitas Pemuda Milenial
Limbah Masker Medis Berserakan di Samping Rumah Sakit Covid
Warga Digegerkan Penemuan Bayi Laki-Laki di Sawah Belakang Puskesmas
78 Bangunan Semi Permanen Tanpa Izin Dirubuhkan
Siswi Berhenti Sekolah Karena Tidak Punya HP
   

Cabuli Anak Pulang Ngaji, Pedagang Siomay Divonis 5 Tahun Penjara
Hukum  Senin, 27-01-2020 | 19:29 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com, Arif Setiawan, pedagang siomay yang tega mencabuli anak dibawah umur akhirnya divonis 5 tahun penjara. Hakim menyatakan terdakwa terbukti memaksa korban untuk memegang kemaluannya. Selain vonis 5 tahun, terdakwa juga diwajibkan membayar denda Rp 10 juta.

Dalam amar putusannya, majelis hakim yang diketuai Johanes Hehamony ini menyatakan terdakwa Arif Setiawan terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan pencabulan terhadap korban sebut saja, Dewi. Perbuatan terdakwa telah mengakibatkan korban yang masih berusia 7 tahun ini trauma.

Atas pertimbangan tersebut, hakim akhirnya menjatuhkan vonis 5 tahun penjara dan denda Rp 10 juta rupiah subsider 1 bulan penjara. Atas vonis ini, terdakwa dan jaksa penuntut umum sama-sama menyatakan menerima.

Pencabulan ini berawal saat korban pulang mengaji dan hendak membeli siomay yang dijual terdakwa. Namun korban yang tidak mempunyai uang, diberi siomay gratis oleh terdakwa. Namun terdakwa memaksa korban untuk meremas kemaluannya.(end)



Berita Terkait

Diiming-Imingi Uang, Kakek Tega Cabuli Bocah SD

Mengancam Akan Kirim Santet, Kakek Paranormal Cabuli Anak Di Bawah Umur

Bapak Cabuli Anak Kandung Ditangkap Polisi

Muadzin Mushola Cabuli Dua Bocah di Bawah Umur
Berita Terpopuler
Pasutri di Ngawi Hidup Serba Keterbatasan
Peristiwa  9 jam

Diduga Rem Blong, Truk Tronton Sasak 4 Rumah di Jalur Wisata Bromo
Peristiwa  7 jam

Bencana Kekeringan Belum Bisa Diatasi, Terutama Daerah Kering Kritis
Metropolis  7 jam

Gudang Mesin Jahit Jalan Veteran Surabaya Ludes Dilalap Api
Metropolis  7 jam



Cuplikan Berita
Diduga Jaringan Internasional, Polisi Tembak Mati Gembong Narkoba
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Gudang Mebel dan Dua Rumah Hangus Terbakar
Pojok Pitu

Ratusan Driver Online Unjuk Rasa dan Sweping Rekan
Jatim Awan

KPU Surabaya Segera Publikasikan DPS Pada Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber