Berita Terbaru :
Diduga Mengantuk, Truck Box Tabrak Warung dan Motor, 3 Tewas
Knight Floorball Club Pantau Perkembangan Pemain Lewat Aplikasi ALSC
Lembah Indah Ngajum Ditargetkan Mampu Menjadi Wisata Alam Kelas Internasional
Pertama Kalinya, Piaggio MP3 500 HPE Sport Advanced Punya Gigi Mundur
Kemenag Bakal Bangun Kantor Layanan Haji di Arab Saudi
5 Pembalap Korban MotoGP Catalunya
Sepuluh Pilkada Paling Menarik Perhatian
Ini Pesan Mahfud MD untuk Pemuda Muhammadiyah
California Larang Penjualan Mobil Bensin Mulai 2035
Gubernur Jawa Timur Sosialisasi Bermasker di Lumajang
Diduga Bunuh Diri, Artis Cantik Ditemukan Meninggal Dunia
Standar Ganda Pemkot Surabaya: IBL Ditolak, Turnamen Armuji Diberi Izin
   

Sekolah Kebanjiran, Siswa Angkut Bangku Kelas ke Tempat Yang Lebih Tinggi
Peristiwa  Senin, 27-01-2020 | 16:35 wib
Reporter : Mujianto Primadi
Sidoarjo pojokpitu.com, Akibat tergenang beberapa hari terakhir, siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Tanggulangin Sidoarjo mulai mengevakuasi bangku kelas ke tempat yang tinggi. Mereka terpaksa belajar di masjid sekolah, ruang perpustakaan dan ruang keterampilan dengan harapan tetap bisa beraktivitas meski bersekolah harus memakai sandal.

Di hari masuk sekolah, seluruh siswa SMPN 2 Tanggulangin Sidoarjo terpaksa harus berangkat sekolah tanpa menggunakan sepatu sekolah. Mereka terpaksa memakai sandal japit dan menenteng sepatunya yang dimasukkan ke dalam tas plastik saat memberikan salam kepada para gurunya di depan pintu pagar masuk sekolah.
 
Kondisi ini merupakan musibah terparah yang dialami sekolah SMPN  2 Tanggulangin jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Semua halaman dan belasan ruang sekolah tergenang setinggi 30 hingga 40 centimeter sejak 1 minggu terakhir tanpa ada tanda - tanda akan surut.
 
Melihat kondisi ini, pihak sekolah akhirnya mengevakuasi seluruh bangku ruang kelas 9 ke tempat yang lebih tinggi, yaitu di ruang perpustaan dan keterampilan. Sedangkan untuk proses belajar mengajar bagi siswa kelas 9a hingga 9g, pihak sekolah telah memindahkan ke sejumlah tempat, di antaranya di dalam masjid sekolah, ruang perpustakaan, ruang keterampilan hingga ke ruang sebelah barat masjid.
 
Sri Wulandari, salah satu siswa mengaku, pemindahan kelas di sejumlah tempat dirasa kurang nyaman karena kondisi yang belum terbiasa. Meski demikian, mereka tetap giat belajar walaupun menggunakan sandal dalam beberapa hari terakhir karena genangan air yang hingga saat ini belum surut.
 
Sementara itu, menurut Kepala SMPN 2 Tanggulangin, Al Hadi mengatakan, bahwa yang terdampak genangan air banjir didominasi dari kelas 9a hingga 9g berjumlah 242 siswa. Sedangkan untuk kelas 7 dan kelas 8 masih terbilang aman karena posisi dalam kelas masih tidak tergenangi air sehingga masih dapat dipergunakan.
 
Selain 7 ruang kelas 9 yang tidak bisa dipergunakan, ruang sekolah seperti ruang UKS, BK, olahraga, OSIS, koperasi dan kantin juga ikut terendam banjir mulai hari Kamis lalu.(end)

Berita Terkait

Ratusan Rumah 2 Desa di Tanggulangin Teredam Air

Tidak Ada Hujan, Rumah Warga Makin Tenggelam Karena Banjir

Tim ITS Akan Melakukan Kajian Cepat Banjir di Sidoarjo

Pro-Kontra Atas Rencana Pembongkaran Bangunan Liar di Tanggulangin
Berita Terpopuler
Standar Ganda Pemkot Surabaya: IBL Ditolak, Turnamen Armuji Diberi Izin
Sepak Bola  10 jam

Diduga Bunuh Diri, Artis Cantik Ditemukan Meninggal Dunia
Infotainment  10 jam

Gubernur Jawa Timur Sosialisasi Bermasker di Lumajang
Peristiwa  8 jam

Sepuluh Pilkada Paling Menarik Perhatian
Pilkada  5 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber