Berita Terbaru :
Warga Berebut Sembako Gratis
Solidaritas Lawan Corona Dengan Bantu APD
Tekan Covid 19, Tagana Bagi Handsanitizer Gratis
Surabaya Pastikan Belum Terapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar
Pemkot Surabaya Pastikan Masih Akan Pakai Bilik Sterilisasi
Karantina Wilayah,Warga Perumahan Bikin Bilik Sterilisasi Secara Swadaya
Sidak Dirlantas Polda Jatim, Akses Jalan Poncan dan Rungkut Menanggal Telah Dibuka
Hasil Rapid Test, Satu PDP Reaktif Virus Corona
Pemkot Mojokerto Siapkan Rumah Susun Bagi Para Pemudik
Pertimbangkan Kepentingan Masyarakat,Jalan Rungkut Menanggal-Pondok Candra Dibuka Lagi
Satlantas Polres MojokertoKota Bersama Komunitas Youtuber Membagikan 1000 Masker
Di Jawa Timur Terdapat 21 Kluster Penyebaran Covid 19
Jokowi Tegakan Tidak Bebaskan Napi Koruptor
Puluhan Wastafel Jumbo Dibagikan ke Pasar-Pasar Tradisional
Presiden Jokowi : Masyarakat Keluar Rumah Wajib Pakai Masker
   

Kakek Tewas Tertabrak Kereta Api Tak Berpalang Pintu
Metropolis  Minggu, 26-01-2020 | 16:41 wib
Reporter : Juli Susanto
Surabaya pojokpitu.com, Perlintasan kereta api tak berpalang pintu di kawasan Surabaya Barat kembali memakan korban jiwa, Minggu siang.

Seorang kakek tewas di lokasi kejadian, setelah tertabrak kereta api jurusan Jakarta - Surabaya , saat melintasi rel tak berpalang pintu dan tak berpenjaga. Diduga korban mengalami gangguan pendengaran, karena tak mengindahkan peringatan warga yang berteriak untuk memperingatkan korban.

Perlintasan kereta api tak berpalang pintu, yang terletak di kawasan Jalan Sememi Jaya 10, Kelurahan Sememi Surabaya, yang menewaskan warga setempat, setelah tertabrak kereta api saat akan melintas, Minggu siang tadi.

Korban adalah Sandiman (75) warga setempat yang tak jauh dari lokasi kecelakaan, yakni Jalan Sememi Jaya Baru.

Kejadian kecelakaan itu bermula saat korban, hendak melintasi rel kereta api yang tak berpalang pintu dan tak berpenjaga, dengan berjalan kaki.

Di saat yang sama, kereta api harina jurusan Jakarta - Surabaya, melaju dengan kecepatan tinggi di kawasan tersebut.

"Mengetahui keberadaan korban yang mendekati rel, warga pun berteriak untuk memperingatkan korban. Namun karena diduga mengalami gangguan pendengaran, korban tetap melintas, sehingga tertabrak dan terpental hingga sejauh 30 meter," tutur Santoso, petugas BPB Linmas Kelurahan Sememi.

Korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulan PMI Surabaya ke kamar jenazah RSUD Dokter Sutomo. Selanjutnya, diserahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan.

Warga setempat berharap agar pihak terkait menambah rambu tanda bahaya atau petugas jaga, agar kejadian serupa tidak terulang.(end/VD:YAN)

Berita Terkait

Kakek Tewas Tertabrak Kereta Api Tak Berpalang Pintu

Seorang Pengendara Motor Ditabrak Kereta Api di Perlintasan Tanpa Palang Pintu

Nekad Melintas, Taksi Tertabrak KA Matarmaja

Tiga Warga Banyuurip Surabaya Tewas Tertabrak Kereta Api di Sidoarjo
Berita Terpopuler
Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Covid-19  12 jam

Dua PDP Meninggal, 10 Lainnya Dinyatakan Positif
Covid-19  11 jam

Satu Warga Pamekasan Positif Covid-19, Sebelumnya Sempat Ikut Pelatihan Haji di ...selanjutnya
Covid-19  12 jam

Banjir Kiriman Rendam Puluhan Lapak Pedagang Pasar
Peristiwa  11 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber