Berita Terbaru :
Tak Penuhi Protokol Kesehatan, THM Dilarang Buka
Warga Nduri Ponorogo Krisis Air Bersih
Petugas PPDP Temui Kendala Saat Mencoklit Data Pemilih
   

Harga Cabai Meroket Tembus Rp 80.000 Perkilogram
Ekonomi Dan Bisnis  Sabtu, 25-01-2020 | 07:30 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Harga cabai di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Tuban, semakin meroket tak terkendali. Komoditas bumbu dapur itu kini beberapa kali mengalami lonjakan harga, hingga menembus Rp 80 ribu perkilogram, mahalnya harga cabai membuat omzet penjualan pedagang turun 75 persen.

Sejak akhir Desember 2019 lalu, harga cabai terus melambung tinggi. Bahkan, setelah perayaan tahun baru, harganya tidak kunjung turun.

Salah satunya seperti terpantau di pasar baru Kabupaten Tuban, Jumat pagi. Harga berbagai jenis cabai semakin meroket tak terkendali. "Lonjakan harga telah terjadi berulang kali selama sebulan terakhir," ucap Daliyatun, salah satu pedagang cabai.

Cabai rawit merah misalnya, kini telah menembus harga Rp 80.000 Perkillogram. Lalu cabai rawit hijau naik menjadi Rp 40.000 perkilogram. "Sementara cabai merah keriting dijual dengan harga Rp 55.000 perkilogram," imbuh Daliyatun.

Mahalnya harga menyebabkan omzet penjualan pedagang menurun hingga 75 persen. "Sebab banyak pelanggan mengurangi belanja, jika biasanya sehari mampu menjaual 35 kilogram, maka kini hanya 10 an kilogram," ujarnya.

Kenaikan harga diduga dipicu minimnya pasokan, karena sejumlah daerah penghasil mengalami gagal panen. Lonjakan harga ini diperkirakan masih akan berlangsung, dan semakin parah. Pedagang dan masyarakat berharap pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga. (yos)

Berita Terkait

Dampak Korona Harga Cabe Mengalami Kenaikan

Harga Cabai Meroket Tembus Rp 80.000 Perkilogram

Pedagang Pasar Wonokromo Keluhkan Naiknya Harga Cabe

Harga Cabai Meroket Hingga Rp 85 Ribu Per Kg
Berita Terpopuler
Petugas PPDP Temui Kendala Saat Mencoklit Data Pemilih
Pilkada  3 jam

Warga Nduri Ponorogo Krisis Air Bersih
Peristiwa  1 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Jual Beli Tebu Diluar Pabrik Meresahkan PG Lestari
Jatim Awan

Dampak Pandemi, 68 Ribu Warga Bojonegoro dan Tuban Menunggak Iuran BPJS
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber