Berita Terbaru :
30 Persen Pagu PPDB Tingkat SMP di Bangkalan Masih Kosong
Demi Efisiensi Pembelajaran, 83 SD Diregroup
Pandemi Covid19, Ribuan Petugas KPU Situbondo Ikuti Rapid Test
Jelang Musim Kemarau, BPBD Bojonegoro Mulai Petakan Daerah Rawan Kekeringan
Asap Cair Batok Kelapa Diklaim Jadi Obat Penangkal Covid-19
Bupati Sudah Memilih Calon Sekda, Tinggal Menunggu Surat Dari Mendagri Untuk Persetujuan
BKKBN Jatim Baru Tercapai 70 Ribu Akseptor
Karyawan Sier Antisipasi Gempa Jepara Susulan, Surabaya Termasuk Daerah Rawan Gempa
   

Harga Cabe Naik, Pedagang Makanan Ikut Mengeluh
Ekonomi Dan Bisnis  Sabtu, 25-01-2020 | 03:24 wib
Reporter : Selvy Wang
Dari harga semula hanya Rp 20 ribu perkilogram, kini harga cabe merangkak terus hingga angka Rp 70 ribu perkilogram. Pedagang pun mengeluh keuntungan penjualannya ikut berkurang. Foto Selvy wang
Surabaya pojokpitu.com, Dampak naiknya harga cabe rawit yang cukup signifikan, membuat resah pedagang nasi. Kenaikan harganya dirasakan sejak awal tahun 2020.

Harga cabe rawit di kisaran Rp 70 ribu perkilogram, serta harga cabe merah Rp 60 ribu per kilogram, meresahkan banyak masyarakat. Khususnya mereka yang harus membeli dengan jumlah besar untuk berjualan makanan. Salah satunya seperti Wulani, pedagang nasi yang sehari - hari berjualan di kawasan Ketintang Surabaya.

Wulani mengaku sejak awal tahun 2020 , harga cabe rawit mulai naik dari awalnya Rp 30 ribu kilogram hingga sekarang mencapai  Rp 70 ribu kilogram. Bahkan di pasar tradisional kecil, harga cabe rawit mencapai Rp 80 ribu kilogram. "Padahal setiap hari saya harus membeli minimal 2 kilogram cabe rawit, untuk memasak berbagai masakan tradisional jawa," kata Wulani.

Kenaikan harga cabe cukup meresahkan pedagang seperti dirinya. Untuk menaikan harga jual nasinya pun tidak mungkin, karena tidak ingin mengecewakan pelanggan.

Meski resah, Wulani menyadari bahwa harga cabe rawit naik dari tingkat petani dampak musim hujan. Sehingga panen tergganggu. Namun berharap harga cabe rawit dan cabe merah dapat kembali normal. (pul)

Berita Terkait

Ayo Dukung Kementan Mengantisipasi Jatuhnya Harga Cabai di Tengah Pandemi

Harga Cabai Turun Drastis, Petani Banyak Merugi

Harga Cabe Naik, Pedagang Makanan Ikut Mengeluh

Harga Cabai Naik Drastis Menjadi Rp 65 Ribu Perkilogram
Berita Terpopuler
Karyawan Sier Antisipasi Gempa Jepara Susulan, Surabaya Termasuk Daerah Rawan G...selanjutnya
Metropolis  8 jam

Bupati Sudah Memilih Calon Sekda, Tinggal Menunggu Surat Dari Mendagri Untuk Per...selanjutnya
Malang Raya  5 jam

Demi Efisiensi Pembelajaran, 83 SD Diregroup
Pendidikan  2 jam

Asap Cair Batok Kelapa Diklaim Jadi Obat Penangkal Covid-19
Kesehatan  5 jam



Cuplikan Berita
Puluhan Peserta UTBK Rapid Test di Lokasi Ujian
Pojok Pitu

Gempar, Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga
Pojok Pitu

Diduga Bawa BBM, Sebuah Mobil Terbakar di Dekat SPBU Keting
Jatim Awan

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber