Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Peringati Perayaan Wulan Kepitu, Resmi Ditutup Untuk Kendaraan Bermotor
Sabtu, 25-01-2020 | 00:05 wib
Oleh : Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Peringati perayaan wulan kepitu atau bulan ketujuh warga suku tengger, di Probolinggo Jawa Timur, pada Jumat (24/1) pagi wilayah kaldera atau laut pasir gunung bromo resmi ditutup, untuk kendaraan bermotor selama sebulan ke depan atau car free month.

Pengunjung tetap bisa masuk ke  kaldera hanya saja harus berjalan kaki, naik kuda atau naik sepeda angin. Suasana di loket pintu masuk gunung bromo, melalui loket cemoro lawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo Jawa Timur.

Aktifitas masih seperti biasa, loket masuk juga masih dilayani. Hanya saja, pengunjung harus memarkirkan kendaraannya di sekitar Terminal Cemoro Lawang.

Pengunjung selanjutnya bisa berjalan kaki, atau naik ojek kuda atau sepeda angin bila ingin ke kaldera bromo atau ke kawah bromo.
Selama sebulan ini pengelola wisata, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru memberlakukan car free month atau selama sebulan lauatan pasir bromo bebas kendaraan bermotor. Tepatnya mulai tanggal 24 Januari sampai 24 Februari 2020 mendatang.

Pemberlakuan tersebut untuk menghormati warga suku tengger, yang merayakan ritual wulan ke pitu atau bulan ketujuh kalender tengger.
Rutini pengunjung asal Kabupaten Bangkayan, Kalimantan Barat misalnya, meski sedikit kecewa tidak bisa mendekat ke kawah bromo, namun dia sangat menghormati perayaan warga suku tengger. Menurutnya kawah bromo dari jauh sangat indah, apalagi kalau dilihat dari dekat.

Hal senada diungkapkan Delvina dan Alfani dari Palu, provinsi Sulawesi Tengah, dia bersama rombongan berjalan kaki yang berjarak sekitar hampir 5 kilo meter dari Dusun Cemoro Lawang ke kawah bromo. Sesampai di kawah, lelah terbayar dengan keindahan gunung eksotik ini.
 
Sementara itu menurut Sarmin, Kepala Seksi 1 Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, penutupan untuk kendaraan bermesin ini berdasar dari permintaan warga suku tengger dari 4 kabupaten, yakni Malang, Lumajang, Pasuruan dan Probolinggo, yang merayakan ritual wulan ke pitu.

Jika terlalu jauh berjalan kaki ke kawah bromo, pengunjung bisa menikmati spot bagus bromo dari jauh, yakni dari Cemoro Lawang, Seruni Point, Mentigen dan penanjakan satu jalur Pasuruan. (yos)

Berita Terkait


Berkah Ojek Kuda Disaat Car Free Month di Kaldera Bromo

Peringati Perayaan Wulan Kepitu, Resmi Ditutup Untuk Kendaraan Bermotor

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber