Berita Terbaru :
Wujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat, Prajurit Koarmada II Gelar Karbak di Bangkalan
Sidang Pelanggar Protokol Kesehatan Mulai Diberlakukan, Pelanggar Harus Membayar Denda
Operasi Masker Dengan Sanksi Sosial Masih Diterapkan
Kampanyekan Gebrak, Polres Bojonegoro Bagikan 20 Ribu Masker
Menjaga Tradisi Warga Gelar Lomba Layang Layang
Pendeta Cabuli Anak Bawah Umur Divonis 10 Tahun Penjara
Sedot Duit Debitur Rp 2,1 M Untuk Keperluan Judi, Karyawan BRI Diborgol Jaksa Tipikor
Aktivis Forum Kota Gresik Demo Di depan Pintu Masuk JIIPE
Demo Pemain Seni Jaranan, Diwarnai Aksi Kesurupan
500 Guru se-Surabaya Jalani Tes Swab
Gubernur Jatim Lantik Teno Jadi Walikota Pasuruan
Satu Tersangka Terpapar Covid 19, Seluruh Pegawai BNNK Kota Mojokerto Jalani Tes Swab
15 Pegawai Rumah Sakit Swasta di Lamongan Terinfeksi Covid 19
Tidak Hanya Untuk SD - SMP, Siswa PAUD dan TK Bakal Kebagian Kuota Gratis
Gus Muhdlor Ali Galang Dukungan Kaum Milenial
   

Peringati Perayaan Wulan Kepitu, Resmi Ditutup Untuk Kendaraan Bermotor
Tapal Kuda Dan Madura  Sabtu, 25-01-2020 | 00:05 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Peringati perayaan wulan kepitu atau bulan ketujuh warga suku tengger, di Probolinggo Jawa Timur, pada Jumat (24/1) pagi wilayah kaldera atau laut pasir gunung bromo resmi ditutup, untuk kendaraan bermotor selama sebulan ke depan atau car free month.

Pengunjung tetap bisa masuk ke  kaldera hanya saja harus berjalan kaki, naik kuda atau naik sepeda angin. Suasana di loket pintu masuk gunung bromo, melalui loket cemoro lawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo Jawa Timur.

Aktifitas masih seperti biasa, loket masuk juga masih dilayani. Hanya saja, pengunjung harus memarkirkan kendaraannya di sekitar Terminal Cemoro Lawang.

Pengunjung selanjutnya bisa berjalan kaki, atau naik ojek kuda atau sepeda angin bila ingin ke kaldera bromo atau ke kawah bromo.
Selama sebulan ini pengelola wisata, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru memberlakukan car free month atau selama sebulan lauatan pasir bromo bebas kendaraan bermotor. Tepatnya mulai tanggal 24 Januari sampai 24 Februari 2020 mendatang.

Pemberlakuan tersebut untuk menghormati warga suku tengger, yang merayakan ritual wulan ke pitu atau bulan ketujuh kalender tengger.
Rutini pengunjung asal Kabupaten Bangkayan, Kalimantan Barat misalnya, meski sedikit kecewa tidak bisa mendekat ke kawah bromo, namun dia sangat menghormati perayaan warga suku tengger. Menurutnya kawah bromo dari jauh sangat indah, apalagi kalau dilihat dari dekat.

Hal senada diungkapkan Delvina dan Alfani dari Palu, provinsi Sulawesi Tengah, dia bersama rombongan berjalan kaki yang berjarak sekitar hampir 5 kilo meter dari Dusun Cemoro Lawang ke kawah bromo. Sesampai di kawah, lelah terbayar dengan keindahan gunung eksotik ini.
 
Sementara itu menurut Sarmin, Kepala Seksi 1 Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, penutupan untuk kendaraan bermesin ini berdasar dari permintaan warga suku tengger dari 4 kabupaten, yakni Malang, Lumajang, Pasuruan dan Probolinggo, yang merayakan ritual wulan ke pitu.

Jika terlalu jauh berjalan kaki ke kawah bromo, pengunjung bisa menikmati spot bagus bromo dari jauh, yakni dari Cemoro Lawang, Seruni Point, Mentigen dan penanjakan satu jalur Pasuruan. (yos)

Berita Terkait

Berkah Ojek Kuda Disaat Car Free Month di Kaldera Bromo

Peringati Perayaan Wulan Kepitu, Resmi Ditutup Untuk Kendaraan Bermotor
Berita Terpopuler
Sedot Duit Debitur Rp 2,1 M Untuk Keperluan Judi, Karyawan BRI Diborgol Jaksa Ti...selanjutnya
Hukum  5 jam

Bus Sugeng Rahayu Tabrak Pohon, 4 Terluka
Peristiwa  9 jam

Demo Ricuh, Pemasok Kayu Tagih Hutang Miliaran Rupiah Kepada Bondowoso Indah Pl...selanjutnya
Peristiwa  9 jam

Bacok Polisi, Satreskoba Tembak Mati Dua DPO Narkoba
Metropolis  11 jam



Cuplikan Berita
Diduga Jaringan Internasional, Polisi Tembak Mati Gembong Narkoba
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Gudang Mebel dan Dua Rumah Hangus Terbakar
Pojok Pitu

Ratusan Driver Online Unjuk Rasa dan Sweping Rekan
Jatim Awan

KPU Surabaya Segera Publikasikan DPS Pada Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber