Berita Terbaru :
Pemulihan Ekonomi, Petani Keramba Apung Dapat Bantuan Bibit Lobster
Antispasi Cluster Baru, Polresta Sweeping Kendaraan Masuk Sidoarjo
Ini Beberapa Penemuan Bawaslu Selama Tahapan Kampanye
Video Eri-Armudji Sengaja Kampanye Melibatkan Anak SMP
Diresmikan Menteri Desa, Digitalisasi Desa di Tulungagung Mudahkan Urusan Warga
Budaya Perayaan Maulid Nabi di Pulau Bawean Berlangsung Meriah
Kapal Motor Muatan Solar Terbakar di Dermaga Pulau Gili Ketapang
Kemenhub Bersama Pemkab Sediakan Angkutan Gratis Menuju Ijen
Jalan Penghubung Antar Kecamatan Longsor, Kendaraan Roda 4 Tidak Bisa Melintas
Sinergi Dunia Usaha dan Dunia Industri Cetak Wirausaha Bidang Teknologi
Momen Sumpah Pemuda, Mahcfud Napak Tilas Kediaman WR Soepratman
Kakorlantas Cek Pos Pengamanan Libur Panjang
Diduga Bunuh Diri, Pengamen Ditemukan Tewas Leher Tergorok di Kamarnya
Truk Penambang Pasir Terseret Banjir Lahar Semeru
Relawan KIP Progo 5 Hadirkan Saksi Risma Belum Kantongi Izin Kampanye
   

Pengurangan Atlit Masih Menunggu PP Keluar Dari Presiden
Peristiwa  Jum'at, 24-01-2020 | 02:08 wib
Reporter : Ayul Anhdim
Surabaya pojokpitu.com, Sampai saat ini provinsi Jawa Timur masih menunggu keputusan yang pasti baik dari Presiden maupun Gubernur Papua, mengenai adanya pengurangan 13 cabor dari Jatim.

Banyak atlit yang menangis dengan adanya keputusan tersebut, karena para atlit sudah berlatih selama 3 tahun ini untuk persiapan PON di Papua dan sekarang lagi masuk finalisasi.

Namun sampai saat ini belum ada keputusan yang pasti baik dari Presiden, juga gubernur Papua terkait pengurangan 13 atlit tersebut.

Erlangga Satriagung, Ketua Koni Jatim, mengatakan, para atlit sendiri sudah melakukan persiapan selama 3 tahun ini dan biayanya yang dikeluarkan juga sudah sangat besar.

"Maka akan menjadi tidak berguna uang yang sudah di keluarkan untuk pembinaan atlit, saat ini Koni Jatim masih menunggu keputusan dari gubernur papua selaku pelaksana Pon," ujar Erlangga Satriagung.

Sementara itu menangapi hal tersebut, anggota komisi E DPRD Jatim berharap, 13 atlit yang tidak di pertandingkan bisa di pertandingkan di provinsi lain.

Berbagai upaya juga terus dilakukan oleh Komisi E dengan berkoordinasi dengan Kemenpora dan Koni pusat, seharusnya provinsi Papua sudah siap bila memang sudah di tunjuk sebagai pelaksana Pon.

Terkait keputusan 13 atlit tersebut masih menunggu PP yang keluar dari Presiden. (yos)

Berita Terkait

Pengurangan Atlit Masih Menunggu PP Keluar Dari Presiden

Jatim Siap Menjadi Tuan Rumah Pendamping Pon

PSSI Jatim Menjanjikan Berangkat Umroh Jika Mendapatkan Medali Emas
Berita Terpopuler
Relawan KIP Progo 5 Hadirkan Saksi Risma Belum Kantongi Izin Kampanye
Pilkada  5 jam

Libur Panjang, Ratusan Personil Gabungan Disiagakan
Peristiwa  18 jam

Momen Sumpah Pemuda, Mahcfud Napak Tilas Kediaman WR Soepratman
Metropolis  4 jam

Hendak Mencuri Motor Residivis Keok Ditangan Polisi
Peristiwa  18 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber