Berita Terbaru :
Total 6 Orang Positif Covid-19 Asal Magetan Sembuh
Cegah Virus Corona, 1.262 Napi di Jatim Dibebaskan
Sudah Lebih dari Sejuta Orang di Dunia Terjangkiti Virus Corona
Warga Desa Ngablak Terapkan Karantina Wilayah Mandiri
Cegah Corona, Forkopimda Koordinasi Dengan Tokoh Agama dan Pengusaha Warkop
Kejaksaan Ngawi Pastikan Telah Ada Kerusakan di Jembatan Gempol Baru
Melihat Profesi Analis Kesehatan yang Rentan Tertular Virus Covid-19
Pemkab Malang Lakukan Physical Distancing
Bupati Bojonegoro Lantik Kades Terpilih Melalui Layar Video Teleconference
Bacabup Tuban Amir Burhanudin Sepakat Pilkada Ditunda
Puluhan Jurnalis Bagi-Bagi Vitamin C Gratis
Seluruh Penumpang di Terminal Arjosari Didata dan Diperiksa Polisi
Tim Satgas Corona Dirikan Posko Untuk Memonitor Pemudik Dadakan
   

Sindikat Pemalsu Dokumen Negara Omset Jutaan Rupiah Dibekuk Polisi
Metropolis  Kamis, 23-01-2020 | 19:23 wib
Reporter : Nanda Andrianta
Surabaya pojokpitu.com, Sindikat pemalsu dokumen negara dibekuk jajaran unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, Kamis (23/1) siang. Selain mengamankan 3 tersangka, polisi juga menyita barang bukti lembaran dokumen negara seperti, SIM, KTP, STNK, Akta kelahiran, hingga Kartu Keluarga yang seluruhnya palsu. Dari hasil penyidikan, komplotan ini biasa mematok harga Rp 400 ribu hingga Rp 1 juta untuk membuat satu dokumen negara yang diinginkan.

Sindikat pemalsu dokumen negara berhasil diamankan anggota unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, Kamis siang. Mereka adalah Ache Angkasa alias Aceng (36), warga asal Jombang Jawa Timur, Alikhun (70), warga asal Banjarbendo Sidoarjo, dan Maruf (50) warga Sukodono Sidoarjo.

Saat menjalankan aksinya ini, 3 pelaku membagi tugas, Ache Angkasa alias Aceng bersama Alikhun bertugas sebagai calo atau pencari konsumen. Sementara Maruf berperan sebagai desainer sekaligus pencetak dokumen negara sesuai dengan pesanan yang diinginkan.

Dari pengungkapan ini, polisi juga menyita barang bukti lembaran dokumen negara seperti, SIM, KTP, STNK, Akta kelahiran, Akte cerai, kartu keluarga, hingga NPWP, yang seluruhnya palsu.

Tak tanggung-tanggung untuk satu dokumen negara yang dipalsu, sindikat ini mematok harga Rp 400 ribu sampai Rp 1 juta, dengan perincian, dua calo yakni Aceng dan Alikhun menjual kepada konsumen Rp 1 juta, sementara bagian yang diberikan kepada Maruf sekitar Rp 400 ribu. Sementara untuk omzet pendapatan sindikat ini, bisa mencapai jutaan rupiah per minggu.
 
Kanit Resmob Polrestabes Surabaya, Iptu Arief Ryzki Wicaksana menegaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi anggota Satlantas Polrestabes Surabaya, yang menemukan indikasi adanya SIM palsu saat melakukan operasi cipta kondisi.

Setelah dikembangkan, pihaknya mengamankan 3 tersangka berikut barang bukti sejumlah dokumen negara, yang disimpan dalam bentuk flashdisk dan siap di print. Agar tak terlihat palsu, para pelaku sengaja menggunakan blanko dokumen negara yang sudah habis masa berlakunya.
 
Sementara itu, kepada polisi tersangka Maruf mengaku, dirinya hanya belajar secara otodidak dari youtube dan bisa membuat dokumen negara apa saja seperti yang diinginkan para konsumen. Ia juga nekat menggeluti bisnis ilegal ini selama setahun terakhir, lantaran mendapat musibah anaknya kecelakaan dan butuh banyak uang untuk biaya pengobatan.

Akibat perbuatannya, 3 tersangka dijerat dengan pasal penipuan dan pemalsuan dokumen, seperti yang diatur dalam Pasal 263 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.(end)

Berita Terkait

Polres Kediri Tangkap Sindikat Pemalsu Dokumen

Sindikat Pemalsu Dokumen Negara Omset Jutaan Rupiah Dibekuk Polisi

Sindikat Pemalsuan Dokumen Kendaraan Antar Kota Berhasil Ditangkap Satreskrim Polres Blitar

Dua Ibu Rumah Tangga Pemalsu Dokumen Negara Antar Kabupaten Ditangkap Polisi
Berita Terpopuler
Kejaksaan Ngawi Pastikan Telah Ada Kerusakan di Jembatan Gempol Baru
Peristiwa  3 jam

Cegah Virus Corona, 1.262 Napi di Jatim Dibebaskan
Hukum  18 menit

Tim Satgas Corona Dirikan Posko Untuk Memonitor Pemudik Dadakan
Peristiwa  11 jam

Total 6 Orang Positif Covid-19 Asal Magetan Sembuh
Kesehatan  13 menit



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan

Gencar Tracking, Pasca Dipastikan Positif Covid 19 di Kecamatan Geger
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber