Berita Terbaru :
Lawan Covid-19, Komunitas Exodus Bagikan APD ke Puskesmas dan Ojol
Lawan Covid 19, Warga Perumahan di Mojokerto Bersama Berjemur Badan
Dampak Corona, Travel Umroh Dan Haji Alami Penurunan Omzet 75 Persen
Menyantap Gurihnya Lontong Pedal Khas Bojonegoro
Antisipasi Penyebaran Virus Covid 19, Muspika dan Pemdes Bagi Masker
Dirumahkan, Karyawan Homestay Produksi Masker
Selangkah Lagi Pasangan OK Kantongi Rekom Partai Golkar
Akibat Masker Mulai Langka, Warga Binaan Rutan Trenggalek Produksi Masker Sendiri
Bantuan 100 APD Hazmat Suit Berupa Baju Pelindung Untuk Tenaga Medis Bojonegoro
Pelaku Pembunuhan di Kebun Ternyata Suaminya Sendiri
Cerita Pengusaha Konveksi di Tengah Wabah Covid-19
Dampak Covid-19, Okupansi Hotel dan Restoran di Tulungagung Tinggal 8 Persen
Polisi Salurkan Bantuan Paket Sembako Untuk Warga Kurang Mampu
Calon Wisata Sumber Umis Dilirik Investor
Pencuri Spesialis Rumah Kosong Ditembak Polisi
   

Endang Menyesal Gorok Leher Suami, Mengaku Karena Terancam
Tapal Kuda Dan Madura  Kamis, 23-01-2020 | 11:00 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Polisi melakukan pemeriksaan intensif terhadap Endang Sulastri. Foto: Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Istri pelaku penganiayaan yang menggorok leher dan menghantam kepala suaminya menggunakan tabung gas melon, menyesal telah menyiksa suaminya. Tersangka mengaku terpaksa melakukan karena nyawanya merasa terancam.

Hasil dari pemeriksaan kepolisian Polsek Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo, tersangka dalam kondisi sehat jasmani rohani saat melakukan aksinya.

Pemeriksaan intensif terhadap Endang Sulastri (35) tahun asal Pasuruan terus dilakukan penyidik Polsek Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Dihadapan polisi, tersangka menceritakan kenapa dengan teganya dia berniat menghabisi nyawa Isbullah Huda (44), suaminya yang selama ini hidup bersama selama 20 tahun.

Alasannya tersangka karena nyawanya terancam. Hampir setiap hari bertengkar, ditambah suaminya sering memukul dirinya. Dari sanalah tersangka menganiaya suaminya saat tertidur pulas.

Menurut Endang Sulastri, dia mengaku menyesal telah menganiaya suaminya. Dia hanya bisa pasrah atas perbuatan yang dilakukannya.

Awalnya tersangka memukul kepala suaminya memakai tabung gas Lpg 3 kilogram beberapa kali, karena masih segar akhirnya
tersangka mengambil pisau dapur dan menggorok leher suami sebelah kiri.

Sementara itu menurut Iptu Agus Sumarsono, Kapolsek Kotaanyar, hasil penyelidikan kepolisian tersangka dalam kondisi sehat baik secara jasmani dan rohani.

"Status pernikahan pasutri ini dilakukan secara siri, usai menganiaya suaminya, tersangka sempat merawat luka hingga akhirnya dibawa ke rumah sakit dan tersangka menyerahkan diri," kata Iptu Agus Sumarsono.

Sampai sejauh ini, korban masih dirawat intensif di Rumah Sakit Waluyojati, Kraksaan. (yos/VD:YAN)

Berita Terkait

Pasca Operasi Kondisi Pria yang Digorok Istrinya Terus Membaik

Endang Menyesal Gorok Leher Suami, Mengaku Karena Terancam

Istri Gorok Suami dan Hantam Pakai Tabung Gas Melon
Berita Terpopuler
Keterlaluan, Bisnis Ganja di Tengah Wabah Corona
Hukum  11 jam

Isi Libur Sekolah, Siswi SMKN 1 Sidoarjo Membuat APD dan Masker
Pendidikan  9 jam

Cegah Corona, Puluhan Napi di Lapas Tuban Dibebaskan
Hukum  11 jam

Pemkab Ngawi Hentikan Sementara Kegiatan Dari Anggaran DAK
Politik  9 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber