Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Ekonomi Dan Bisnis 

Eka Sri Rahayu, Kabid Sarpras Tanaman Pangan Disperta Ngawi
Disperta Akui Adanya Pengurangan Alokasi Pupuk Bersubsidi
Kamis, 23-01-2020 | 06:27 wib
Oleh : Ito Wahyu
Ngawi pojokpitu.com, Dinas pertanian Kabupaten Ngawi mengakui adanya pengurangan terhadap jatah alokasi pupuk bersubsidi. Serta Dinas pertanian (Disperta) Kabupaten Ngawi tidak dapat berbuat banyak terkait dengan keluhan petani terhadap sulitnya mendapat jatah pupuk bersubsidi.

Disperta mengaku permasalahan pupuk bukan merupakan kebijakan dari daerah, melainkan langsung dari pemerintah pusat. Kepala Bidang Sarana Dan Prasarana Tanaman Pangan Disperta Kabupaten Ngawi, Eka Sri Rahayu menjelaskan, pada tahun 2020 terdapat pengurangan yang sangat drastis terhadap alokasi atau jatah pupuk bersubsidi. Dibanding dengan tahun sebelumnya. "Berdasar data dari 19 Kecamatan di wilayah setempat, total luas lahan area tanam padi mencapi 203.606,77 hektar dengan asumsi 3 kali masa tanam dalam setahun," kata Eka Sri Rahayu.

Dari jumlah tersebut sesuai ususal yang masuk dalam elektronik rencana definitif kebutuhan kelompok (e-RDKK) tahun 2020, untuk pupuk jenis urea 50.130 ton alokasi 22.727 ton, SP-36 24.424 ton alokasi 4.436 ton, ZA 30.538 ton alokasi 11.662 ton, NPK 61.299 alokasi 30.400 ton, dan organik 82.612 alokasi 10.163 ton. Dari jumlah tersebut dapat diketahui alokasi pupuk bersubsidi berkurang sekitar 45 persen dari e-RDKK.

Upaya yang dilakukan Disperta hanya sebatas berusaha meyakinkan petani. Bahwa pengurangan alokasi pupuk bersubsidi ini merupakan kebijakan dari pemerintah pusat. Selain itu petani disarankan untuk meningkatkan kembali pupuk organiknya. Atau jika lebih senang dengan pupuk kimia maka disarankan menggunakan pupuk non subsidi. (pul)

Berita Terkait


Pupuk Subsidi Makin Langka, Harganya Juga Mahal

Muhtarom Ungkap Faktor Kelangkaan Pupuk Bersubsidi

Komisi B DPRD Jatim Meminta Kementerian Meninjau Ulang Pembatasan Pupuk

Pupuk Langkah, Petani Tambak Terancam Gagal Panen


Jatah Pupuk Bersubsidi Untuk Petani Kabupaten Madiun Berkurang

Pupuk Bersubsidi Urea Langkah, Petani Mengeluh

Polisi Amankan Puluhan Sak Pupuk Bersubsidi yang Ditimbun

Memasuki Masa Tanam Padi, Alokasi Pupuk Bersubsidi Belum Ditetapkan
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber