Berita Terbaru :
Untuk UMKM Sektor Usaha Mikro Rp 2.4 Triliun, Koperasi Rp 224.45 Milyar
Bupati Pacitan Imbau Waspadai Potensi Tsunami 20 Meter di Pesisir Selatan Jawa
Masa Pandemi Yang Berimbas Pada Ekonomi Menambah Angka Penyebab Penceraian
Antisipasi Gelombang Tsunami, Pemerintah Lumajang Pasang Lima Alat Pendeteksi Dini
Kantor KPID Jawa Timur Ditutup Pasca Salah Satu Komisioner Meninggal Karena Covid 19
Klarifikasi Kapolres Blitar Terkait Resignya Kasat Sabhara
Mantan Perangkat Desa Menggelar Aksi Di Depan DPRD
Polisi Perairan Fasilitasi Pembelajaran Daring Masyarakat Pesisir
Pengadaan Mobil Alphard Buat Bupati di Era Pandemi
Dilakukan Pencarian Selama 2 Hari, Korban Laka Air Remaja 14 Tahun Diketemukan
Pj Bupati Sidoarjo Akan Tancap Gas Dan Akan Menambah Jumlah Ruang Isolasi
Terpeleset Seorang Ibu Tewas Dilindas Truk Boks
1 ASN Meninggal Dunia Terpapar Covid-19
Mantan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Zaenal Abidin Divonis 4 Tahun Penjara
Diduga Salahgunakan Kewenangan Untuk Kepentingan Paslon Nomer 1, KIPP Laporkan Risma Ke Bawaslu
   

Sejumlah Desa Tuban Masih Diteror Ular Kobra
Pantura  Rabu, 22-01-2020 | 13:02 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Sejumlah Desa di Kabupaten Tuban diteror ular kobra. Kondisi tersebut membuat warga takut dan resah. Foto Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Saat ini, pihak BPBD Tuban telah menerima laporan dari 3 Kecamatan di Tuban, terkait teror ular berbisa. Salah satunya terjadi di Desa Kesamben, Kecamatan Plumpang, Tuban. Sejak 4 hari terakhir, sejumlah warga resah, secara bergantian mencari keberadaan ular berbisa.

Sebab sejumlah warga melihat beberapa anakan ular kobra serta satu induk sering berkeliaran di sekitar pemukiman warga. Namun, warga tidak berani menangkapnya.

Saat ini, sudah ada 3 ekor anak cobra yang ditangkap warga. Dua diantaranya dibunuh, karena khawatir menyerang warga maupun anak-anak yang sedang bermain.

Menurut Anggun Prio Utomo warga setempat, masih belum menemukan indukan ular kobra ini. Hasil tangkapan warga kemudian dilaporkan kepada pihak BPBD. Warga juga berharap BPBD bisa menangkap indukan ular kobra yang masih bersembunyi di sekitar perkampungan.

Taufiq Kasi Kedaruratan BPBD Tuban mengatakan, sedikitnya ada 3 desa dari 3 Kecamatan yang telah melaporkan temuan binatang melata itu. Diantaranya, Desa Widang, Kecamatan Widang, Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding, dan Desa Kesamben, Kecamatan Plumpang.

Ular yang diserahkan oleh warga kepada BPBD ini, selanjutnya akan diberikan kepada pecinta reptil. Sementara BPBD akan mencari indukan kobra beserta anaknya yang meresahkan warga.

Diberitakan sebelumnya, warga di Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding, Tuban, menangkap sedikitnya 6 anak ular korba. Ular tersebut bersarang di garasi motor salah satu rumah warga.

Berita Terkait

Mangsa Berkurang, Ular Pilih Hidup di Pemukiman

Sejumlah Desa Tuban Masih Diteror Ular Kobra

Warga Tangkap 6 Anakan Ular Kobra

Anak Kobra Berkeliaran di Pemukiman Berhasil Ditangkap
Berita Terpopuler
Diduga Salahgunakan Kewenangan Untuk Kepentingan Paslon Nomer 1, KIPP Laporkan R...selanjutnya
Pilkada  7 jam

Laka Adu Jangkrik, Satu Tewas Empat Luka-Luka
Peristiwa  13 jam

Pengadaan Mobil Alphard Buat Bupati di Era Pandemi
Peristiwa  5 jam

Dilakukan Pencarian Selama 2 Hari, Korban Laka Air Remaja 14 Tahun Diketemukan
Malang Raya  6 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
Pojok Pitu

Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Pojok Pitu

Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas ...selanjutnya
Jatim Awan

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber