Berita Terbaru :
Lawan Covid-19, Komunitas Exodus Bagikan APD ke Puskesmas dan Ojol
Lawan Covid 19, Warga Perumahan di Mojokerto Bersama Berjemur Badan
Dampak Corona, Travel Umroh Dan Haji Alami Penurunan Omzet 75 Persen
Menyantap Gurihnya Lontong Pedal Khas Bojonegoro
Antisipasi Penyebaran Virus Covid 19, Muspika dan Pemdes Bagi Masker
Dirumahkan, Karyawan Homestay Produksi Masker
Selangkah Lagi Pasangan OK Kantongi Rekom Partai Golkar
Akibat Masker Mulai Langka, Warga Binaan Rutan Trenggalek Produksi Masker Sendiri
Bantuan 100 APD Hazmat Suit Berupa Baju Pelindung Untuk Tenaga Medis Bojonegoro
Pelaku Pembunuhan di Kebun Ternyata Suaminya Sendiri
Cerita Pengusaha Konveksi di Tengah Wabah Covid-19
Dampak Covid-19, Okupansi Hotel dan Restoran di Tulungagung Tinggal 8 Persen
Polisi Salurkan Bantuan Paket Sembako Untuk Warga Kurang Mampu
Calon Wisata Sumber Umis Dilirik Investor
Pencuri Spesialis Rumah Kosong Ditembak Polisi
   

Beda Pilihan Pilkades, Kakek Sebatang Kara Diusir Oleh Keponakan
Pilkada  Selasa, 21-01-2020 | 14:00 wib
Reporter : Avrizal Ilmi
Beginilah aksi puluhan warga di Desa Kumpulrejo, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro. Foto: Avrizal Ilmi
Bojonegoro pojokpitu.com, Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Bojonegoro, mulai memanas. Seorang kakek yang hidup sebatang kara diusir oleh keponakannya akibat beda pilihan calon kepala desa.

Akibat kejadian ini, warga sekitar membantu dan bergotong royong memindahkan perabotan rumah tangga, ke rumah anaknya yang tak jauh dari kakek tersebut tinggal, pada Selasa (21/1) pagi. Kejadian tersebut berada di  Desa Kumpulrejo ,Kecamatan Kapas , Kabupaten Bojonegoro.

Kakek bernama Dul Ngali ini diusir keponakannya bernama Suwarni, yang merupakan pemilik lahan karena diduga tidak mau mendukung dan memilih mendukung calon lainnya.

Saat dikonfirmasi, kakek berusia 80 tahun yang hidup sebatang kara, mengaku dirinya didatangi pemilik lahan dan diusir pada Senin (20/1) siang, karena kedapatan mendukung pada saat memasang poster salah satu calon kepala desa di desa setempat.

Saat ini kakek tersebut menempati rumah anaknya yang kosong tak jauh dari tempat tinggalnya, dan harus meninggalkan rumah yang ditempati sejak 7 tahun lalu.

Di Desa Kumpulrejo diketahui ada 2 calon kepala desa yang maju mencalonkan diri, sementara untuk hak pilihnya ada sekitar 750 dalam pilkades serentak pada 19 Februari 2020 mendatang. (yos)

Berita Terkait

Sehari Jelang Pilkades, Panitia Mulai Sibuk Siapkan TPS

Ketegangan Warnai Hari Terakhir Kampanye Pilkades Serentak

Penetapan dan Pengambilan Nomor Urut 649 Calon Kades Berlangsung Serentak

Suwarni Bantah Mengusir Kakek Dul Ngali Karena Beda Pilihan Cakades
Berita Terpopuler
Keterlaluan, Bisnis Ganja di Tengah Wabah Corona
Hukum  12 jam

Isi Libur Sekolah, Siswi SMKN 1 Sidoarjo Membuat APD dan Masker
Pendidikan  10 jam

Lawan Covid-19, Komunitas Exodus Bagikan APD ke Puskesmas dan Ojol
Metropolis  2 jam

Cegah Corona, Puluhan Napi di Lapas Tuban Dibebaskan
Hukum  12 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber