Berita Terbaru :
Dua Paslon Kampanye, Calon Walikota Petahana Teno Bagi Masker, Gus Ipul Menyapa Warga Terdampak Banjir
Monumen Kresek Saksi Bisu Sejarah Kekejaman PKI di Madiun
Tren Naik Perkara Perceraian di Tengah Pandemi
Aliansi Cinta NKRI Dukung Polda Jatim Bubarkan Deklarasi KAMI
Tim Patroli Air Jatim Pantau Pembuangan Limbah Industri
Mayat Seorang Perempuan Ditemukan di Lahan Tebu Gegerkan Warga
Seni Lukis Gentong Bekas Jadi Karya Bernilai Tinggi
Ruko Jual Aneka Kerupuk di Area Pasar Baru Ludes Terbakar, Petugas Butuh 3 Jam Padamkan Api
Bawaslu Temukan Oknum ASN Beri Dukungan, Unggah Gambar Salah Satu Paslon Di Medsos
Tim Cyber Polres Blitar Kota Patroli Dunia Maya Temukan Indikasi Kampanye Hitam
Hipakad Jatim : Jika Aksi KAMI Adalah Makar , Maka Mestinya Diproses Hukum
Sampai Saat Ini Pemprov Jatim Belum Menyerahkan KUA PPAS Kepada DPRD Jatim
Lpg Melon Cepat Habis, Diduga Digunakan Untuk Pertanian
Hutan Pohon Pelangi, Spot Selfie Apik Bagi Pengunjung
Angka Pernikahan Dini di Kabupaten Madiun Meningkat 100 Persen
   

Proses Pencopotan Reklame Melibatkan Alat Berat
Metropolis  Selasa, 21-01-2020 | 11:04 wib
Reporter : Nanda Andrianta
Seperti inilah proses penertiban reklame raksasa berukuran 5 kali 10 meter, yang biasa terpampang di jalan Ahmad Yani, tepatnya di area kantor Suzuki UMC Surabaya. Foto: Nanda Andrianta
Berita Video : Proses Pencopotan Reklame Melibatkan Alat Berat
Surabaya pojokpitu.com, Reklame raksasa berukuran 5 kali 10 meter di jalan Ahmad Yani Surabaya, dini hari tadi dicopot petugas Satpol PP Kota Surabaya, lantaran tak memiliki surat izin penyelenggaraan reklame. Tak hanya dicopot, reklame tersebut bahkan dipotong petugas, proses itu pun melibatkan alat berat jenis crane.

Tak sekedar ditertibkan, reklame tersebut dicopot oleh petugas Satpol PP Kota Surabaya, dengan cara dipotong lantaran ketahuan tak mengantongi izin penyelenggaraan.

Dua jam proses pemotongan menggunakan blender las, akhirnya reklame milik PT MAS tersebut bisa diturunkan menggunakan bantuan crane.

Dwi Hargianto, Kepala Seksi Pelatihan Dasar Bidang Pengembangan Sumber Daya Satpol PP Kota Surabaya menjelaskan, pihaknya akhirnya melakukan eksekusi setelah menerima surat bantib, atau bantuan penertiban yang dilayangkan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Surabaya sebagai pihak pengkoordinir urusan reklame.

"Selanjutnya, reklame raksasa jenis bilboard tersebut dibawa ke kantor Satpol PP Kota Surabaya untuk dijadikan barang bukti, mengingat ukurannya yang raksasa, reklame tersebut bakal dipotong menjadi 4 bagian terlebih dahulu agar mudah dibawa.
" ujar Dwi Hargianto.

Sebelumnya, reklame raksasa yang saat itu mengiklankan unit perumahan sudah ditempel tanda silang sebagai tanda tak memiliki izin.
Namun karena tak mendapat respon, pihak Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang akhirnya mengeluarkan surat bantib ke Satpol PP Surabaya untuk dilakukan eksekusi. (yos/VD:YAN)

Berita Terkait

Proses Pencopotan Reklame Melibatkan Alat Berat

Puluhan Reklame Liar Diturunkan Paksa Dispenda dan Satpol PP

Sebuah Papan Reklame Viral Hebohkan Warga Sidoarjo

Revisi Perda Reklame Terus Digodok DPRD Surabaya
Berita Terpopuler
Hutan Pohon Pelangi, Spot Selfie Apik Bagi Pengunjung
Mlaku - Mlaku  11 jam

Tim Patroli Air Jatim Pantau Pembuangan Limbah Industri
Metropolis  1 jam

Monumen Kresek Saksi Bisu Sejarah Kekejaman PKI di Madiun
Tempo Doeloe  38 menit

Angka Pernikahan Dini di Kabupaten Madiun Meningkat 100 Persen
Peristiwa  12 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
Pojok Pitu

Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Pojok Pitu

Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas ...selanjutnya
Jatim Awan

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber