Berita Terbaru :
Rekam Cewek Sedang Mandi di Klub Kebugaran, Cleaning Service Mall Diamankan Polisi
Rekam Cewek Sedang Mandi di Klub Kebugaran, Cleaning Service Mall Diamankan Polisi
Untuk UMKM Sektor Usaha Mikro Rp 2.4 Triliun, Koperasi Rp 224.45 Milyar
Bupati Pacitan Imbau Waspadai Potensi Tsunami 20 Meter di Pesisir Selatan Jawa
Masa Pandemi Yang Berimbas Pada Ekonomi Menambah Angka Penyebab Penceraian
Antisipasi Gelombang Tsunami, Pemerintah Lumajang Pasang Lima Alat Pendeteksi Dini
Kantor KPID Jawa Timur Ditutup Pasca Salah Satu Komisioner Meninggal Karena Covid 19
Klarifikasi Kapolres Blitar Terkait Resignya Kasat Sabhara
Mantan Perangkat Desa Menggelar Aksi Di Depan DPRD
Polisi Perairan Fasilitasi Pembelajaran Daring Masyarakat Pesisir
Pengadaan Mobil Alphard Buat Bupati di Era Pandemi
Dilakukan Pencarian Selama 2 Hari, Korban Laka Air Remaja 14 Tahun Diketemukan
Pj Bupati Sidoarjo Akan Tancap Gas Dan Akan Menambah Jumlah Ruang Isolasi
Terpeleset Seorang Ibu Tewas Dilindas Truk Boks
1 ASN Meninggal Dunia Terpapar Covid-19
   

Sepuluh Ribu Blanko Diprediksi Hanya Bertahan Seminggu
Mataraman  Selasa, 21-01-2020 | 05:08 wib
Reporter : Ito Wahyu
Ngawi pojokpitu.com, Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Ngawi menerima 10 ribu blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau E-KTP dari Kementerian Dalam Negeri.

10 ribu blangko tersebut nantinya diprediksi hanya bertahan seminggu, mengingat untuk kebutuhan prioritas pencetakan sudah ada 6 ribu keping diserahkan kepada warga yang baru memiliki identitas kependudukan pertama.

Ratusan warga Ngawi setiap hari harus rela antri di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) setempat untuk melakukan pembuatan administrasi kependudukan. Seperti KTP, KK, Akte Kelahiran, dan Kartu Identitas Anak (Kia).

Untuk keberadaan stok blanko E-KTP sendiri sangat terbatas, sehingga sebagian besar warga hanya mendapat surat keterangan (Suket). Bahkan meski baru mendapat jatah 10 ribu blanko E-KTP, tapi jumlah tersebut diprediksi hanya bertahan hingga seminggu kedepan.

Kepala Dispendukcapil Ngawi, Sugeng, menjelaskan baru saja pihaknya menerima 10 ribu keping blanko E-KTP. Jumlah yang diterima tersebut sangat terbatas, karena jauh dari yang diusulkan yakni sekitar 30 ribu keping.

"Dispendukcapil memprioritaskan pada warga yang baru memiliki identitas kependudukan, atau diusia sekolah, terlebih selama kekosongan blanko mereka hanya memegang suket (surat keterangan) pengganti KTP," kata Sugeng.

Prioritas kedua penerima blangko e-ktp ditujukan kepada warga yang hendak pergi ke Luar Negeri. Entah bagi calon tenaga kerja Indonesia, hendak umrah maupun pergi haji. Sedangkan bagi warga yang memegang suket lantaran pergantian domisili maupun kehilangan KTP bukan menjadi prioritas.

Adanya prioritas maupun tidak merupakan dampak menipisnya stok blangko E-KTP di Dispendukcapil Kabupaten Ngawi. Kondisi ini juga berlaku secara nasional lantaran terbatasnya kiriman material identitas penduduk dari pemerintah pusat.

Kabupaten Ngawi sendiri mengalami kekurangan blangko E-KTP sekitar 36 ribu keping. Bulan depan pihak Dispendukcapil berencana mengajukan kembali permintaan blangko E-KTP, terlebih tahun ini juga ada pemilihan kepala daerah serentak. (yos)

Berita Terkait

Sepuluh Ribu Blanko Diprediksi Hanya Bertahan Seminggu

Blanko KTP Masih Tercetak 7 Ribu
Berita Terpopuler
Diduga Salahgunakan Kewenangan Untuk Kepentingan Paslon Nomer 1, KIPP Laporkan R...selanjutnya
Pilkada  8 jam

Laka Adu Jangkrik, Satu Tewas Empat Luka-Luka
Peristiwa  14 jam

Pengadaan Mobil Alphard Buat Bupati di Era Pandemi
Peristiwa  6 jam

Dilakukan Pencarian Selama 2 Hari, Korban Laka Air Remaja 14 Tahun Diketemukan
Malang Raya  6 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
Pojok Pitu

Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Pojok Pitu

Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas ...selanjutnya
Jatim Awan

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber