Berita Terbaru :
Menpora Usulkan Stadion GBT Menjadi Kandidat Pembukaan Piala Dunia U-20
Laka Truk Vs Truk Marinir, Sopir Truk Alami Cidera
Diduga Puluhan Santrinya Positif Covid 19, Pengurus Tutup Sementara Pondok Al-Mubtadiin
Terjaring Operasi Masker, Para Pelanggar Diberikan Pilihan Hukumannya Setelah Diceramahi Camat
Meski Panen Raya, Petani Garam Masih Merugi Karena Hujan yang Masih Turun
Kepala Pusjarah Polri Kunjungi Monument Brimob Bukti Menghalau Belanda Tahun 1949
Hari PMI, Sugiri Bagi Bagi Masker dan Susu Telor
Ipong Muchlissoni Temu Komunitas Pemuda Milenial
Limbah Masker Medis Berserakan di Samping Rumah Sakit Covid
Warga Digegerkan Penemuan Bayi Laki-Laki di Sawah Belakang Puskesmas
78 Bangunan Semi Permanen Tanpa Izin Dirubuhkan
Siswi Berhenti Sekolah Karena Tidak Punya HP
Tak Menguanakan Masker Dengan Benar, Puluhan Awak Bus Jalani Sanksi Sosial
Empat Pj Orkes Dangdut Viral Diberi Sanksi Berlapis
Ratusan Pelanggar Protokol Kesehatan Berhasil Diamanakan Oleh Tim Gabungan Covid Hunter
   

Harga Cabai Tembus Rp 70 Ribu Perkilo, Pedagang Kurangi Stok Penjualan
Ekonomi Dan Bisnis  Selasa, 21-01-2020 | 03:07 wib
Reporter : Abdul Majid
Sejumlah para pedagang sayur mayur di Pasar Tradisonal Bangil Pasuruan, yang mengurangi stok cabai kecil dan cabai besar, akibat cuaca buruk yang melanda petani cabai di berbagai daerah. Foto: Abdul Majid
Pasuruan pojokpitu.com, Harga cabai terus melambung tinggi hingga Rp 70 ribu di Pasar Tradisional Bangil Pasuruan, hal tersebut diakibat curah hujan tinggi membuat petani cabai gagal panen.

Selain itu, kondisi cabai gampang membusuk sehingga para pedagang mengurangi penimbunan cabai, sehingga peredaran komoditi cabai milai minim di pasaran.

Stok cabai di stand para pedagang terlihat minim sekali, hanya untuk dijual Senin (20/1) ini saja. Melihat kondisi cabai yang cepat membusuk, sehingga para pedagang tidak berani menimbun terlalu banyak.

Pedagang, Eko Jadmiko, mengatakan, rata-rata harga cabai sebulan ini sudah naik beberapa kali, sebelumnya harga cabai Rp 60 ribu sampai Rp 65 ribu perkilonya.

"Namun saat ini sudah diharga Rp 70 ribu perkilogramnya. Padahal sebelum musim penghujan tiba, harga normalnya di bawah Rp 30 ribu perkilogramnya," ujar Eko Jadmiko.

Dengan dampak cuaca buruk bagi petani cabai juga dirasakan bagi pedagang. Biasanya mereka bisa menjual puluhan kilo cabai segar, saat ini berkurang drastis akibat cabai yang cepat busuk dan ukuran mengecil. (yos)

Berita Terkait

Harga Cabai Murah, Petani Rugi Jutaan Rupiah

Dampak Korona Harga Cabe Mengalami Kenaikan

Harga Cabai Meroket Tembus Rp 80.000 Perkilogram

Pedagang Pasar Wonokromo Keluhkan Naiknya Harga Cabe
Berita Terpopuler
Pasutri di Ngawi Hidup Serba Keterbatasan
Peristiwa  9 jam

Diduga Rem Blong, Truk Tronton Sasak 4 Rumah di Jalur Wisata Bromo
Peristiwa  6 jam

Bencana Kekeringan Belum Bisa Diatasi, Terutama Daerah Kering Kritis
Metropolis  7 jam

Gudang Mesin Jahit Jalan Veteran Surabaya Ludes Dilalap Api
Metropolis  7 jam



Cuplikan Berita
Diduga Jaringan Internasional, Polisi Tembak Mati Gembong Narkoba
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Gudang Mebel dan Dua Rumah Hangus Terbakar
Pojok Pitu

Ratusan Driver Online Unjuk Rasa dan Sweping Rekan
Jatim Awan

KPU Surabaya Segera Publikasikan DPS Pada Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber