Berita Terbaru :
Total 6 Orang Positif Covid-19 Asal Magetan Sembuh
Cegah Virus Corona, 1.262 Napi di Jatim Dibebaskan
Sudah Lebih dari Sejuta Orang di Dunia Terjangkiti Virus Corona
Warga Desa Ngablak Terapkan Karantina Wilayah Mandiri
Cegah Corona, Forkopimda Koordinasi Dengan Tokoh Agama dan Pengusaha Warkop
Kejaksaan Ngawi Pastikan Telah Ada Kerusakan di Jembatan Gempol Baru
Melihat Profesi Analis Kesehatan yang Rentan Tertular Virus Covid-19
Pemkab Malang Lakukan Physical Distancing
Bupati Bojonegoro Lantik Kades Terpilih Melalui Layar Video Teleconference
Bacabup Tuban Amir Burhanudin Sepakat Pilkada Ditunda
Puluhan Jurnalis Bagi-Bagi Vitamin C Gratis
Seluruh Penumpang di Terminal Arjosari Didata dan Diperiksa Polisi
Tim Satgas Corona Dirikan Posko Untuk Memonitor Pemudik Dadakan
   

Curi Ranmor, Satreskrim Beri Kenangan Preman Kampung
Malang Raya  Senin, 20-01-2020 | 00:17 wib
Reporter : Rafli Firmansyah
Tersangka Eko alias Max ditangkap oleh polres batu di tempat pelariannya saat bekerja di Perkebunan Sawit Kalimantan. Foto: Rafli Firmansyah
Malang pojokpitu.com, Jajaran Satreskrim Polres Batu berhasil meringkus seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor. Pelaku yang diketahui juga sebagai preman kampung tersebut tak berkutik, setelah dilumpuhkan timah panas tepat dikedua kakinya lantaran berusaha melawan saat hendak ditangkap.

Adalah Eko Wahyudi Nurohim (32) tahun, asal Duaun Binangsari, RT 8 RW 2 Desa Purworejo, Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang, yang berhasil diringkus jajaran Satreskrim Polres Batu, karena terbukti melakukan pencurian 2 kendaraan bermotor milik tetangganya.

Waka Polres Batu, Kompol Zein Mawardi, mengatakan, bahwa tersangka sudah lama menjadi DPO sejak bulan Mei 2019, yang pada saat itu tersangka dilaporkan karena pencurian sepeda motor yamaha vixion Nopol N 3369 IV dan 1 HP oppo di rumah salah satu warga.

"Kemudian tersangka sebelumnya juga melalukan pencurian kendaraan roda 2 juga di satu desa. Dari perbuatan tersangka itulah kemudian anggota polres batu melakukan pelacakan dan menemukan tersangka di Kalimantan," kata Kompol Zein Mawardi.

Setelah berhasil ditangkap ia langsung dibawa ke Tuban untuk mengambil barang bukti curiannya yang dijual di Tuban. Saat berada di Tuban, tersangka mencoba melarilan diri, pada akhirnya dua timah panas dihadiahkan kepada tersangka.

Sementara itu berdasarkan keterangan tersangka, pencurian tersebut dilakukan dengan dasar sakit hati. Eko mengungkapkan bahwa dirinya sakit hati dengan apa yang dilakukan oleh tetangganya, yakni mengolok-olok pelaku di media sosial facebook. Balas dendam tersebut dilampiaskan dengan cara mencuri motor tetangganya.

Untuk hasil curiannya, tersangka menjual ke penadah di daerah Tuban dengan harga Rp 1-3 juta.

Akibat dari perbuatannya, Eko dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman maksimal 7 tahun Kurungan penjara. (yos)

Berita Terkait

Dua Residivis Maling Motor dan Penadah Diringkus

Sepuluh Kali Beraksi Polisi Berhasil Menangkap Pelakunya

Tak Punya Uang Untuk Bayar Hutang, Kakek Nekat Curi Motor Tetangganya

Polsek Gubeng Bekuk Aksi Curanmor Bersenjata Pistol Airsoft Gun
Berita Terpopuler
Kejaksaan Ngawi Pastikan Telah Ada Kerusakan di Jembatan Gempol Baru
Peristiwa  4 jam

Cegah Virus Corona, 1.262 Napi di Jatim Dibebaskan
Hukum  39 menit

Total 6 Orang Positif Covid-19 Asal Magetan Sembuh
Kesehatan  35 menit

Tim Satgas Corona Dirikan Posko Untuk Memonitor Pemudik Dadakan
Peristiwa  12 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan

Empat Warga Nganjuk Positif Corona
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber