Berita Terbaru :
Tren Naik Perkara Perceraian di Tengah Pandemi
Aliansi Cinta NKRI Dukung Polda Jatim Bubarkan Deklarasi KAMI
Tim Patroli Air Jatim Pantau Pembuangan Limbah Industri
Mayat Seorang Perempuan Ditemukan di Lahan Tebu Gegerkan Warga
Seni Lukis Gentong Bekas Jadi Karya Bernilai Tinggi
Ruko Jual Aneka Kerupuk di Area Pasar Baru Ludes Terbakar, Petugas Butuh 3 Jam Padamkan Api
Bawaslu Temukan Oknum ASN Beri Dukungan, Unggah Gambar Salah Satu Paslon Di Medsos
Tim Cyber Polres Blitar Kota Patroli Dunia Maya Temukan Indikasi Kampanye Hitam
Hipakad Jatim : Jika Aksi KAMI Adalah Makar , Maka Mestinya Diproses Hukum
Sampai Saat Ini Pemprov Jatim Belum Menyerahkan KUA PPAS Kepada DPRD Jatim
Lpg Melon Cepat Habis, Diduga Digunakan Untuk Pertanian
Hutan Pohon Pelangi, Spot Selfie Apik Bagi Pengunjung
Angka Pernikahan Dini di Kabupaten Madiun Meningkat 100 Persen
Sutiaji: Tingkat Kedisiplinan Warga Untuk Pakai Masker Semakin Tinggi
   

Ibu Rumah Tangga Terlibat Jaringan Narkoba
Malang Raya  Minggu, 19-01-2020 | 23:10 wib
Reporter : Rohim Alfarizi
Inilah 11 tersangka kasus narkoba yang berhasil di amankan satreskoba polresta malang kota dan jajarannya, yang di gelar dari tanggal 6 hingga 16 Januari 2020. Foto: Rohim Alfarizi
Malang pojokpitu.com, Peredaran narkoba di wilayah hukum Polretas Malang Kota, masih cukup tinggi , buktinya di awal tahun 2020 ini. dari tanggal 6 hingga 16 Januari 2020, Satreskoba Polresta Malang Kota, berhasil meringkus 11 tersangka baik pengedar maupun pengguna. Ironisnya , 1 diantaranya adalah ibu rumah tangga.

Kombes Pol. Leonardus Simarmata, Kapolresta Malang Kota, mengatakan, Terungkapnya transaksi narkoba berkat laporan warga yang mengetahui sering dilakukan transaksi narkoba, di 3 kecamatan yakni Klojen, Kedungkandang, dan Kecamatan Lowokwaru.

Bermula polisi menangkap HS remaja asal jalan muharto, kota lama, Kecamatan Kedungkandang. Dari penangkapan tersebut, ditangkap satu tersangka ibu rumah tangga inisial S dan NUR yang tak lain tetangga HS.

"Dari tangan Suratin ditemukan sabu seberat 5,28 gram yang disembunyikan di plastik klip dan dimasukkan ke dalam mie instan, dirinya tergiur bisnis narkoba, karena mendapat komisi Rp 100 ribu," kata Kombes pol. Leonardus Simarmata.

Maraknya narkoba di wilayah Kota Malang, karena masuknya barang haram tersebut dengan menggunakan sistem ranjau, dengan sasaran pelajar dan mahasiswa.

Barang bukti yang berhasil diamankan berupa sabu seberat 40,18 gram, ganja seberat 295,94 gram, pil dobel l sebanyak 625 butir, jika dinominalkan senilai Rp 90 juta.

Perbuatan para tersangka ini, dijerat dengan pasal 114 dan 112 undang-undang nomer 35 tahun 2009, dengan ancaman hukumannya empat hingga 12 tahun penjara. (yos)


Berita Terkait

Pengedar Pil Koplo Jaringan Lapas Lowokwaru Dibekuk Reskrim Polsek Kepanjen

Penyelundupan 3 Kg Sabu Dari Malaysia Melalui Bandara Juanda Berhasil Digagalkan

Tersangka Terduga Pengedar Narkoba Ditangkap di Warung Kopi

24 Pengedar dan Kurir Narkoba Diringkus Polisi
Berita Terpopuler
Hutan Pohon Pelangi, Spot Selfie Apik Bagi Pengunjung
Mlaku - Mlaku  11 jam

Tim Patroli Air Jatim Pantau Pembuangan Limbah Industri
Metropolis  44 menit

Angka Pernikahan Dini di Kabupaten Madiun Meningkat 100 Persen
Peristiwa  11 jam

Sampai Saat Ini Pemprov Jatim Belum Menyerahkan KUA PPAS Kepada DPRD Jatim
Politik  9 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
Pojok Pitu

Satu Guru Terpapar Covid-19, SMKN 1 Bojonegoro Kembali Belajar Daring
Pojok Pitu

Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas ...selanjutnya
Jatim Awan

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber