Berita Terbaru :
Bupati Pacitan Imbau Waspadai Potensi Tsunami 20 Meter di Pesisir Selatan Jawa
Masa Pandemi Yang Berimbas Pada Ekonomi Menambah Angka Penyebab Penceraian
Antisipasi Gelombang Tsunami, Pemerintah Lumajang Pasang Lima Alat Pendeteksi Dini
Kantor KPID Jawa Timur Ditutup Pasca Salah Satu Komisioner Meninggal Karena Covid 19
Klarifikasi Kapolres Blitar Terkait Resignya Kasat Sabhara
Mantan Perangkat Desa Menggelar Aksi Di Depan DPRD
Polisi Perairan Fasilitasi Pembelajaran Daring Masyarakat Pesisir
Pengadaan Mobil Alphard Buat Bupati di Era Pandemi
Dilakukan Pencarian Selama 2 Hari, Korban Laka Air Remaja 14 Tahun Diketemukan
Pj Bupati Sidoarjo Akan Tancap Gas Dan Akan Menambah Jumlah Ruang Isolasi
Terpeleset Seorang Ibu Tewas Dilindas Truk Boks
1 ASN Meninggal Dunia Terpapar Covid-19
Mantan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Zaenal Abidin Divonis 4 Tahun Penjara
Diduga Salahgunakan Kewenangan Untuk Kepentingan Paslon Nomer 1, KIPP Laporkan Risma Ke Bawaslu
Ratusan Pelanggar Protokol Kesehatan Disidangkan dan Dikenakan Denda Hanya Rp 50 Ribu
   

Cemburu, Suami Bayar Orang Keroyok Pria Selingkuhan Istri
Mataraman  Jum'at, 17-01-2020 | 18:57 wib
Reporter : Aminuddin Ilham
Mojokerto pojokpitu.com, Lima orang pelaku pengeroyokan terhadap seorang pria buruh pabrik hingga kritis dan menjalani perawatan di rumah sakit, diamankan anggota Resmob Polres Mojokerto. Aksi pengeroyokan orang suruhan ini dilakukan, lantaran salah satu pelaku ini cemburu terhadap korban yang kerap menggoda istrinya.

Ali Mustofa, otak pelaku pengeroyokan bersama 4 orang suruhannya yang melakukan penganiayaan terhadap salah seorang buruh pabrik, M. Sahrul Hafid, hingga kritis dan menjalani perawatan di rumah sakit, diamankan anggota Resmob Polres Mojokerto, Kamis malam.
                                                   
Para pelaku melakukan pengeroyokan terhadap korban, dengan menggunakan senjata tajam, sehingga korban, M. Sahrul Hafid, seorang buruh pabrik, mengalami luka sabetan di bagian muka yang cukup serius. 4 pelaku, Nur Hasan, Hamzah, Zainul Maarif, Wiwit Arianto, Fina Octavia Dewi, merupakan orang suruhan dari Ali Mustofa, otak pelaku pengeroyokan.
 
AKBP Feby Hutagalung, Kapolres Mojokerto, mengatakan, pengeroyokan terhadap korban ini dilakukan lantaran pelaku, Ali Mustofa, warga Pacet, yang merupakan pesuruh dari ke 4  pelaku, merasa sakit hati dan cemburu karena istrinya kerap digoda oleh korban. Pelaku menyuruh orang-orang bayaran dengan imbalan Rp 1 juta.
 
Akibat aksi pengeroyokan terhadap korban hingga kritis, otak pelaku dan 4 orang suruhannya, terpaksa harus mendekam di sel tahanan Polres Mojokerto, ke 5 pelaku ini dijerat dengan pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.(end)

Berita Terkait

Satu Ranjang Dengan Pria Lain, Istri Dokter Digrebek Warga

Hasil Supervisi Propam Mabes Polri, Polisi di Jatim Rawan Selingkuh

Suami Grebek Istri Yang Selingkuh di Rumah Kontrakan

Cemburu, Suami Bayar Orang Keroyok Pria Selingkuhan Istri
Berita Terpopuler
Diduga Salahgunakan Kewenangan Untuk Kepentingan Paslon Nomer 1, KIPP Laporkan R...selanjutnya
Pilkada  5 jam

Laka Adu Jangkrik, Satu Tewas Empat Luka-Luka
Peristiwa  12 jam

Pengadaan Mobil Alphard Buat Bupati di Era Pandemi
Peristiwa  4 jam

Dilakukan Pencarian Selama 2 Hari, Korban Laka Air Remaja 14 Tahun Diketemukan
Malang Raya  4 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
Pojok Pitu

Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Pojok Pitu

Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas ...selanjutnya
Jatim Awan

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber