Berita Terbaru :
Lawan Covid-19, Komunitas Exodus Bagikan APD ke Puskesmas dan Ojol
Lawan Covid 19, Warga Perumahan di Mojokerto Bersama Berjemur Badan
Dampak Corona, Travel Umroh Dan Haji Alami Penurunan Omzet 75 Persen
Menyantap Gurihnya Lontong Pedal Khas Bojonegoro
Antisipasi Penyebaran Virus Covid 19, Muspika dan Pemdes Bagi Masker
Dirumahkan, Karyawan Homestay Produksi Masker
Selangkah Lagi Pasangan OK Kantongi Rekom Partai Golkar
Akibat Masker Mulai Langka, Warga Binaan Rutan Trenggalek Produksi Masker Sendiri
Bantuan 100 APD Hazmat Suit Berupa Baju Pelindung Untuk Tenaga Medis Bojonegoro
Pelaku Pembunuhan di Kebun Ternyata Suaminya Sendiri
Cerita Pengusaha Konveksi di Tengah Wabah Covid-19
Dampak Covid-19, Okupansi Hotel dan Restoran di Tulungagung Tinggal 8 Persen
Polisi Salurkan Bantuan Paket Sembako Untuk Warga Kurang Mampu
Calon Wisata Sumber Umis Dilirik Investor
Pencuri Spesialis Rumah Kosong Ditembak Polisi
   

Beralasan Sangat Menyukai, Oknum Guru Cabuli Muridnya
Tapal Kuda Dan Madura  Jum'at, 17-01-2020 | 17:33 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Berdalih sangat menyukai muridnya, oknum guru di Kabupaten Probolinggo, tega mencabuli muridnya yang masih duduk dibangku sekolah dasar. Tidak tanggung-tanggung korban menjadi budak seks oknum guru ini selama 2 tahun.

Adalah Arif Yunarko (35) oknum guru sekolah dasar di Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, terpaksa harus berurusan dengan anggota unit perlindungan perempuan dan anak, Satreskrim Polres Probolinggo,  pada Jumat (17/1) siang.

Tersangka terbukti telah melakukan tindak pencabulan terhadap Z usia 13 tahun yang tidak lain muridnya sendiri. Tidak tanggung-tanggung korban dicabuli sejak kelas 4 hingga kelas 6 sekolah dasar.

Dihadapan penyidik, tersangka yang merupakan guru honorer ini mengakui telah melakukan pencabulan. Alasanya karena suka sama suka.
Biasanya tersangka melakukan pencabulan pada jam-jam istirahat. Tidak hanya oral seks, mereka juga melakukan hubungan layaknya suami istri.

Menurut tersangka Arif Yunarko, dia nekat melakukan hubungan layaknya suami istri karena berdasar suka sama suka dan tidak ada paksaan.  Intinya dia dan siswanya saling jatuh cinta.


Sementara itu menurut Bripka Isyana Reni Antasari, Kanit Ppa Satreskrim Polres Probolinggo, dalam melakukan pencabulan, biasanya di ruang kelas pada saat sepi atau pada saat semua sudah pulang.

Terbongkarnya kasus ini, korban sering murung saat berada di sekolah, hingga akhirnya guru lain menanyakan ke korban. Korban akhirnya berterus terang telah menjadi budak seks.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat undang-undang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (yos)

Berita Terkait

Beralasan Sangat Menyukai, Oknum Guru Cabuli Muridnya

Alumni dan Komunitas Arek Kepanjen Beri Dukungan Moril pada Sekolah Tercemar Guru Cabul

Gandeng Psikolog Anak, Polisi Periksa 20 Saksi

Akhirnya 30 Siswa Buat Surat Pernyataan Terkait Perbuatan Cabul Guru Slamet
Berita Terpopuler
Keterlaluan, Bisnis Ganja di Tengah Wabah Corona
Hukum  10 jam

Isi Libur Sekolah, Siswi SMKN 1 Sidoarjo Membuat APD dan Masker
Pendidikan  8 jam

Cegah Corona, Puluhan Napi di Lapas Tuban Dibebaskan
Hukum  10 jam

Pemkab Ngawi Hentikan Sementara Kegiatan Dari Anggaran DAK
Politik  9 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber