Berita Terbaru :
Rumah Dinas Gubernur Dijadikan Posko Command Center
Begini Kata Para Ahli Terkait Pengunaan Bilik Disinfektan
   

Ratusan Mahasiswa PMII Gelar Demo Tolak Kenaikan Iuran BPJS
Pantura  Kamis, 16-01-2020 | 15:00 wib
Reporter : Zulkifli Zakaria dan Ahmad Zainuri
Sekitar 150 mahasiswa yang tergabung dalam pergerakan mahasiswa Islam Indonesiaa atau Pmii Lamongan, siang tadi menggelar aksi demo kenaikan iuran BPJS. Foto: Zulkifli Zakaria
Lamongan pojokpitu.com, Ratusan orang dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indoensia (PMII) Lamongan, Kamis (16/1) siang menggelar aksi menolak kenaikan iuran BPJS. Aksi demo digelar di depan Kantor Pemkab Lamongan dan dewan ini sempat panas, karena para mahasiswa meminta untuk bertemu dengan Bupati Lamongan, Fadeli. Namun saat itu Bupati sedang ada tugas di luar Kota.

Akhirnya massa ditemui oleh Nalikan asisten satu dan Sujito kepala Kesbang pol Lamongan. Mahasiswapun tetap ngotot untuk di temui oleh Bupati namun mahasiswa menolaknya untuk ditemui oleh Nalikan asisten satu dan Sujito kepala Kesbang pol.

Bahkan sujito kepala kesbang pol ini sempat sedikit emosi dan menjelaskan kalau saat ini bupati sedang ada tugas keluar kota dan tidak bisa menemui. Dengan membawah mega phone, Sujitopun meminta kepada para mahasiswa untuk bisa memakluminya.

Setelah menggelar aksi di depan kantor Pemkab, ratusan mahasiswa ini melanjutkan aksinya ke kantor gedung Dewan DPRD Lamongan. Dalam aksinya ini para mahasiswa di temui oleh Somad ketua Komisi D, dokter Anas direktur rumah sakit umum Sugiri Lamongan serta Deby Hermawani kepala bidang SDM dan komunikais publik BPJS Cabang Gresik.

Di depan gedung dewan ini, para mahasiswapun juga sempat bersitegang dengan pihak kemanan. Karena saat itu mahasiswa meminta agar semua para mahiasiwa di perbolehkan masuk ke dalam kantor gedung dewan. Namun tak lama ketegangan inipun redah setelahsemua para mahasiswa diperbolehkan untuk masuk kedalam gedung dewan.

Sementara itu menurut debby Hermawani kepala bidang SDM dan komunikasi BPJS Cabang Gresik, mengatakan bahwa pasca terjadi nya kenaikan iuran BPJS ini, diakui kalau ada para anggota yang terpaksa turun kelas, namun berapa jumlah nya dia sendiri kurang jelas. Dan terkait anggota BPJS yang mengundurkan diri juga ada.

Para mahasiswapun akhirnya membubarkan diri pasca dilakukan dialog dengan perwakilan dari anggota dewan, pihak rumah sakit umum dokter sugiri, dinas sosial dan BPJS. (yos)

Berita Terkait

Mahasiswa Sumenep Tuntut Tambak Udang Segera Ditindak

Ratusan Mahasiswa PMII Gelar Demo Tolak Kenaikan Iuran BPJS

Ratusan Mahasiswa Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Marak Calo SIM, Mahasiswa Demo Polres Tuban
Berita Terpopuler
Begini Kata Para Ahli Terkait Pengunaan Bilik Disinfektan
Life Style  2 jam

Rumah Dinas Gubernur Dijadikan Posko Command Center
Covid-19  1 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber