Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Hukum 

Rabu (15/1) malam, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mojokerto, Zainal Abidin ditahan penyidik Komisi Pemberantaasan Korupsi. Foto: Iman Pujiono
Terus Dikembangkan, Kadis PUPR Mojokerto Ditahan KPK
Kamis, 16-01-2020 | 11:50 wib
Oleh : Iman Pujiono
Jakarta pojokpitu.com, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), resmi menahan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, PUPR, Pemkab Mojokerto, Zainal Abidin, pada Rabu (15/1) malam.

Penahanan tersangka Kadis PUPR Mojokerto tersebut, terkait kasus dugaan suap, dan penerimaan gratifikasi, sebesar Rp 82 miliar yang dilakukan tersangka, bersama-sama dengan bupati Mojokerto 2 periode, Mustafa Kamal Pasa.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), rupanya masih terus melakukan pengembangan, penyidikan terkait kasus sejumlah proyek, dan penerimaan gratifikasi, sejak 2010-2018, sebesar Rp 82 miliar, yang dilakukan bersama-sama dengan Bupati Mojokerto 2 periode, Mustafa Kamal Pasa.

Usai menjalani pemeriksaan selama 9 jam dan langsung dilakukan penahanan, Zainal enggan berkomentar kepada awak media yang mengkonfirmasinya.

Seperti diketahui, tersangka Kepala Dinas PUPR, Zainal Abidin, bersama-sama haji Mustofa Kamal Pasa, Bupati Mojokerto, 2 periode 2010-2015 dan tahun 2016-2021, diduga menerima gratifikasi yang berhubungan dengan jabatannya sebesar Rp 82 miliar, terkait proses izin pembangunan menara telekomunikasi di Kabupaten Mojokerto.

Akibat perbuatannya, tersangka Zainal Abidin dijerat dengan pasal 12 huruf B, Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Juncto pasal 55 ayat 1 ayat ke-1 KUH Pidana. (yos/VD:YAN)

Berita Terkait


Bupati Mojokerto Diperiksa Penyidik KPK

Walikota Mojokerto Diperiksa KPK Terkait Kasus TPPU

Keluarga Mantan Bupati Mojokerto Diperiksa KPK

Terus Dikembangkan, Kadis PUPR Mojokerto Ditahan KPK

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber