Berita Terbaru :
Wastafel Mobile Polres Bangkalan Siap Layani Masyarakat
Para Bakal Calon Berebut Suara Warga NU di Pilkada Sumenep
Musim Panen Harga Bawang Merah Anjlok Drastis
   

Salahi Aturan, APK Balon Bupati Dibredel Satpol PP
Peristiwa  Kamis, 16-01-2020 | 08:42 wib
Reporter : Edwin Adji
Pacitan pojokpitu.com, Kegiatan menggalang massa atau trik menambah popularitas dari masing-masing bakal calon bupati Pacitan tahun 2020 dibongkar paksa oleh Petugas Satuan Polisi Pamong Praja, Rabu pagi (15/1). Pembongkaran ini dilakukan karena adanya pelanggaran pemasangan aturan sesuai perda yakni seperti di jembatan dan tiang listrik .

Meski sudah mengantongi ijin, baliho masing-masing bacalon bupati pada Pilkada 2020 dicopot petugas Satuan Polisi Pamong Praja Pacitan, Rabu pagi (15/1) di jalur utama Pacitan Ponorogo, Kecamatan Arjosari. Hal ini ditengarahi dengan adanya pelanggaran pada penempatan pemasangan baliho, yang dinilai melanggar perda terkait peredaran dan keindahan fasilitas umum. Seperti pemasangan di tiang listrik, leneng jembatan, serta alat pemberi isyarat lalu lintas atau apil.

"Penertiban ini rencananya akan dilakukan secara bertahap di Kabupaten Pacitan. Baliho yang sudah dicopot nantinya akan dikumpulkan dan dibawa ke Kantor Satpol PP Pacitan," kata Tulus Wahyudi Saptono Putro, Kabid Penegakan Peraturan Perundangan-Undangan Daerah
 
Petugas juga mempersilahkan bagi tim sukses dari masing-masing bacalon untuk  mengambil kembali baliho yang sudah dicopot.
Meski sudah melanggar aturan, petugas tidak memberikan sanksi, hanya saja seluruh APK yang terpasang tidak sesuai aturan akan di bongkar secara paksa oleh petugas.(end)

Berita Terkait

Salahi Aturan, APK Balon Bupati Dibredel Satpol PP
Berita Terpopuler


Cuplikan Berita
Puluhan Peserta UTBK Rapid Test di Lokasi Ujian
Pojok Pitu

Gempar, Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga
Pojok Pitu

Diduga Bawa BBM, Sebuah Mobil Terbakar di Dekat SPBU Keting
Jatim Awan

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber